Setelah Bupati Sleman, Bupati Bantul Terpilih Umumkan Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Setelah Bupati Sleman Sri Purnomo pada Kamis lalu, Bupati Bantul terpilih Abdul Halim Muslih giliran mengumumkan dirinya terpapar Covid-19 pada hari ini Senin 25 Januari 2021. Tapi berbeda dari koleganya itu, Abdul Halim belum termasuk penerima dosis vaksin Sinovac.

    Abdul Halim mengaku sudah terkonfirmasi positif Covid-19 lewat rapid test antigen sejak Jumat 22 Januari 2021 lalu atau sehari setelah geger pengumuman Bupati Sleman. Namun ia baru mengumumkannya pada Senin ini. Alasannya, masih menunggu hasil swab PCR sembari menjalani isolasi di Rumah Sakit Panembahan Senopati. 

    “Jumat malam melalui swab antigen, saya terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa saya ketahui dari mana dan kapan virus itu menulari,” kata Abdul Halim melalui akun media sosial resminya.

    Pria yang masih menjalankan tugas sebagai Wakil Bupati Bantul dan rencananya baru akan dilantik sebagai bupati pada 17 Februari 2021 mendatang tersebut mengaku kondisinya baik-baik saja. “Tak ada demam, tak ada pusing, tak ada sesak nafas,” kata dia.

    Kecurigaannya muncul pada Jumat malam lalu saat ia menyemprot parfum di bajunya. “Tak ada semerbak bau wangi sama sekali," kata dia.  Lalu dia menuju dapur, cari gula dan garam. Saya cicipi keduanya. "Baru kali ini ada gula dan garam rasanya sama saja, sama-sama tak berasa,” ujar dia lagi.

    Setelah itu ia pun langsung melakukan swab antigen dan mendapati dirinya terkonfirmasi positif Covid-19. Sejak itu Abdul Halim menjalani isolasi dengan pemberian asupan beberapa vitamin disertai makan cukup.

    Kini, dia pun mengaku indera lidah dan hidung sudah mulai pulih. "Sudah bisa membedakan antara gula dan garam, antara parfum dan remason,” katanya.

    Halim berpesan jika masyarakat terpapar, kuncinya tetap tenang. “Tidak usah panik, makan banyak, istirahat, berjemur dan banyak gerakkan badan,” kata dia.

    Meski penanganannya seolah sederhana, namun Abdul Halim tetap meminta masyarakat jangan ambil resiko terpapar Covid-19. Dia menunjuk penggunaan masker, menjaga jarak, rajin cuci tangan, dan menghindari kontak fisik. 

    Baca juga:
    Pelacakan Kontak Dekat Bupati Sleman Jaring 8 Kasus Positif Covid-19

    Sementara itu, kondisi Bupati Sleman Sri Purnomo saat ini juga dilaporkan sudah membaik. Sri Purnomo pada Senin ini telah memimpin acara rapat musyawarah rencana pembangunan atau musrenbang melalui aplikasi daring dari rumah dinasnya karena masih menjalani isolasi Covid-19.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.