Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Pacitan, Harimau di Mukomuko, Gunung Merapi

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peta pusat gempa bumi tektonik di wilayah Samudera Hindia di selatan Pulau Jawa pada Kamis 12 Maret 2020, pukul 15.03 WIB. Guncangannya dirasa hingga Yogyakarta. (BMKG)

    Peta pusat gempa bumi tektonik di wilayah Samudera Hindia di selatan Pulau Jawa pada Kamis 12 Maret 2020, pukul 15.03 WIB. Guncangannya dirasa hingga Yogyakarta. (BMKG)

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang gempa terjadi di Pacitan, Jawa Timur, pada pukul 04.07 WIB. Gempa dengan kekuatan 4 Magnitudo itu datang dari laut, 63 kilometer barat daya Pacitan. Kedalaman sumbernya atau hiposentrum terukur sejauh 41 kilometer.

    Baca:
    Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Tenaga Kesehatan Yogya Gagal Terima Vaksin Covid-19

    Berita terpopuler selanjutnya tentang harimau masuk dan berkeliaran di ladang sehingga membuat sebuah kampung mencekam kembali terjadi. Kali ini, perstiwa itu dilaporkan dari Mukomuko, Bengkulu.

    Selain itu, Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia wilayah Yogyakarta atau AirNav Yogyakarta memperingatkan para pilot maskapai menyusul aktivitas intens Gunung Merapi pada, Rabu 27 Januari 2021.

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno:

    1. Gempa Terkini Menggoyang Pacitan Pagi Ini, Cek Data BMKG

    Peta pusat gempa bumi tektonik di wilayah Samudera Hindia di selatan Pulau Jawa pada Kamis 12 Maret 2020, pukul 15.03 WIB. Guncangannya dirasa hingga Yogyakarta. (BMKG)

    Hampir dua hari sepi, Indonesia kembali digoyang gempa. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mencatat gempa terkini yang bisa dirasakan pada pagi ini, Rabu 27 Januari 2021.

    Gempa disebutkan terjadi di Pacitan, Jawa Timur, pada pukul 04.07 WIB. Gempa dengan kekuatan 4 Magnitudo itu datang dari laut, 63 kilometer barat daya Pacitan. Kedalaman sumbernya atau hiposentrum terukur sejauh 41 kilometer.

    Menurut info yang dibagikan BMKG di situs web resminya, gempa ini bisa dirasakan pada skala III MMI di Pacitan. Artinya, gempa terasa di dalam rumah seakan ada truk yang melintas.

    Pacitan tercatat kerap digoyang gempa. Terakhir sebelum peristiwa pagi ini, Pacitan juga ikut bergetar ketika gempa terjadi di laut, 116 kilometer barat daya Gunung Kidul, Yogyakarta. Saat itu gempa tercatat berkekuatan 5 Magnitudo.

    2. Harimau Masuk Ladang di Mukomuko, Camat: Ada Warga yang Sombong

    Personel polisi bersama petugas TNKS dan warga setmempat engecek lokasi tempat turunnya harimau di areal ladang warga di Desa Sungai Ipuh, Selagan Raya, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu. (Foto Dok Ist.)

    Harimau masuk dan berkeliaran di ladang sehingga membuat sebuah kampung mencekam kembali terjadi. Kali ini, perstiwa itu dilaporkan dari Mukomuko, Bengkulu.

    Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Taman Nasional Kerinci Seblat Bengkulu-Sumatera Selatan, Zainudin, mengungkap itu ketika dihubungi, Selasa 26 Januari 2021. Menurutnya, harimau masuk ke areal ladang warga Desa Sungai Ipuh, Kecamatan Selagan Raya, Kabupaten Mukomuko, itu berasal dari kawasan hutan lindung.

    “Itu sudah bisa kami pastikan tempat mencari makan sudah terganggu pembukaan lahan sehingga dia mencari makan ke luar dari habitatnya,” kata Zainudin.

    Selain itu, dia menambahkan, harimau tersebut masuk ke ladang dan permukiman warga juga dipengaruhi maraknya penjeratan satwa yang menjadi mangsa alaminya. Dia menunjuk, hewan seperti kijang dan babi.

    3. Gunung Merapi Erupsi, AirNav Yogyakarta Peringatkan Pilot Tiga Bandara

    Awan panas guguran Gunung Merapi terlihat dari KaliurangAwan panas guguran Gunung Merapi terlihat dari Kaliurang, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu 27 Januari 2021. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan pada tanggal 27 Januari 2021 telah terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimal 1200 meter ke arah hulu Sungai Krasak. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

    Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia wilayah Yogyakarta atau AirNav Yogyakarta memperingatkan para pilot maskapai menyusul aktivitas intens Gunung Merapi pada, Rabu 27 Januari 2021.

    Gunung Merapi dilaporkan menyemburkan awan panas lebih dari 20 kali sepanjang pagi hingga siang ini. AirNav Yogyakarta pun menerbitkan announcement to airmen atau Ashtam, yang berisi peringatan dini bagi pilot terhadap potensi abu vulkanik.

    "Terkait Gunung Merapi hari ini, kami telah menerbitkan astam untuk pilot, semacam peringatan buat seluruh penerbangan terhadap potensi abu vulkanik," ujar General Manager AirNav Yogyakarta, Ratna Mustikaningsih saat dihubungi, Rabu. Simak Top 3 Tekno Berita Hari Ini lainnya di Tempo.co.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.