Berdamai di Kasus Antitrust di Korea, Apple Rogoh Rp 1,2 Triliun

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Lee Jin-man

    AP/Lee Jin-man

    TEMPO.CO, Jakarta - Mundur ke 2016, Apple menjadi tertuduh dalam kasus penyalahgunaan posisi pasarnya yang dominan di Korea Selatan. Rabu lalu, setelah hampir lima tahun berlalu, Apple Korea dan pemerintahan setempat telah mencapai perdamaian.

    Dalam perdamaian itu Apple diharuskan mengeluarkan 100 miliar Won Korea (Rp 1,2 triliun). Dana akan diarahkan untuk membantu usaha kecil menengah (UKM), pendidikan dan konsumen di negara itu.

    Dalam kasus gugatan antitrust tersebut, Apple didapati bersalah memaksakan distributor untuk membeli sejumlah minimum perangkat, berbagi biaya layanan dengan Apple dan bahkan membayar iklan iPhone di televisi.

    Baca juga:
    Gugatan Skandal Baterai Lagi untuk Apple, Kali Ini dari Italia dan Portugal

    Kini, perusahaan itu ganti akan berinvestasi, di antaranya, 40 miliar won untuk membangun pusat riset dan pengembangan untuk UKM lokal. Selain Apple juga akan mengeluarkan 25 miliar won dalam investasi pusat pendidikan untuk para pengembang ICT, dan 10 miliar won lagi dalam sistem pendidikan.

    GSM ARENA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.