WHO: Varian Baru Virus Corona Ancam Fasilitas Kesehatan Eropa

Reporter

Editor

Erwin Prima

Staf di Rumah Sakit Queen Elizabeth bertepuk tangan untuk menunjukkan penghargaan mereka terhadap pekerja Layanan Kesehatan Nasional (NHS) di tengah wabah penyakit virus Corona (COVID-19), selama aksi mingguan "Clap for our Carers" di Glasgow, Inggris Kamis, 23 April 2020 [Jeff J Mitchell / Pool via REUTERS]

TEMPO.CO, Kopenhagen - Kantor Regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Eropa dalam sebuah rilis pers pada Jumat, 5 Februari 2021, memperingatkan bahwa peningkatan laporan varian baru virus corona pada 2021 kemungkinan akan berdampak buruk pada fasilitas kesehatan yang sudah berada di bawah tekanan.

Baca:
COVAX Alokasikan 337 Juta Dosis Vaksin Covid-19 untuk Negara Miskin

"Varian adalah fenomena yang umum dan pada dasarnya tidak berbahaya, namun bisa menjadi berbahaya jika mengubah perilaku virus; oleh karena itu kita perlu memantau perkembangan ini dengan saksama," kata Richard Pebody, yang memimpin respons epidemiologi dan pengawasan terhadap Covid-19 di WHO/Eropa, dalam rilis pers tersebut.

Peringatan ini muncul saat varian SARS-CoV-2 VOC 202012/01 yang sangat mudah menular, dan pertama kali ditemukan di Inggris, menyebar dengan cepat ke 30 negara di kawasan Eropa, dengan total 22.503 kasus dilaporkan per 22 Januari.

Menurut rilis pers tersebut, banyak dari 30 negara ini memproyeksikan varian VOC 202012/01 bisa menjadi dominan dalam beberapa pekan mendatang.

"Tingkat kemudahan penularan yang lebih tinggi bukan berarti suatu varian menular dengan cara yang berbeda, hanya saja kemampuan varian ini untuk menyebar memang lebih baik. Jika hal ini menyebabkan sistem perawatan kesehatan kita kewalahan dan kurang mampu mengatasinya, maka semakin banyak orang akan berisiko meninggal akibat virus ini," kata Catherine Smallwood, yang memimpin tim respons Covid-19 di Kantor WHO Eropa, dalam rilis pers tersebut.

WHO telah meminta negara-negara di Kawasan Eropa untuk menggandakan upaya mereka dan meningkatkan penelitian di laboratorium-laboratorium nasional sebagai respons terhadap bahaya yang mungkin akan ditimbulkan oleh varian virus, baik yang ada saat ini maupun yang akan muncul di masa mendatang.

"Negara-negara perlu meningkatkan pengurutan isolat virus SARS-CoV-2 dan melaporkannya. WHO juga mendesak untuk melanjutkan dan melipatgandakan semua upaya kesehatan masyarakat dan sosial dasar yang telah terbukti berhasil, seperti melakukan pengujian, mengisolasi dan merawat kasus, melacak kontak dekat, dan mengarantina kontak kasus," ujar siaran pers tersebut.

XINHUA | ANTARA






Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

6 jam lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

11 jam lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


4 Jenis Patogen Penyebab Penyakit

12 jam lalu

4 Jenis Patogen Penyebab Penyakit

Jenis patogen umum, yaitu virus, bakteri, jamur, dan parasit


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

19 jam lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Krisis Rusia Ukraina: Eropa Hadapi Ancaman Pemadaman Telepon Seluler

1 hari lalu

Krisis Rusia Ukraina: Eropa Hadapi Ancaman Pemadaman Telepon Seluler

Krisis Rusia Ukraina mencapai babak baru bagi Eropa, ancaman pemadaman jaringan telepon seluler pada musim dingin


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

1 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Hari Jantung Sedunia: Masih Jadi Pembunuh Nomor 1 dan Tema di 2022

1 hari lalu

Hari Jantung Sedunia: Masih Jadi Pembunuh Nomor 1 dan Tema di 2022

Setiap tanggal 29 September diperingati sebagai Hari Jantung Sedunia. Berikut ini kilas balik awal Hari Jantung Sedunia dan tema untuk 2022.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

1 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

1 hari lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.


Apa Itu Gangguan Tenggorokan Epiglotitis?

2 hari lalu

Apa Itu Gangguan Tenggorokan Epiglotitis?

Gejala epiglotitis biasanya muncul tiba-tiba, sakit tenggorokan dan nyeri saat menelan