Komputer Dell di Balik Heboh Pengacara Texas Jadi Kucing di Zoom

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengacara Rod Ponton muncul dengan filter anak kucing dihidupkan selama sidang virtual di Pengadilan Distrik ke-394 Texas, AS, 9 Februari 2021 dalam gambar diam yang diambil dari video ini. [Hakim Roy Ferguson melalui REUTERS]

    Pengacara Rod Ponton muncul dengan filter anak kucing dihidupkan selama sidang virtual di Pengadilan Distrik ke-394 Texas, AS, 9 Februari 2021 dalam gambar diam yang diambil dari video ini. [Hakim Roy Ferguson melalui REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Momen lucu Rod Ponton, pengacara di Texas, Amerika Serikat, menjadi seekor anak kucing di layar aplikasi video conference Zoom viral pada Selasa lalu. Saat itu sang jaksa sedang di tengah sidang hearing virtual dipimpin oleh hakim Roy B. Ferguson.

    Sang hakim yang pertama mengatakan kepada Ponton tentang situasi tersebut. "Sepertinya Anda telah mengaktifkan filter kucing dalam setting video," kata Ferguson.

    Gambar kucing dengan mata menangis yang tampil menggantikan wajah Ponton itu membuka mulutnya tapi tak mengatakan apa-apa seiring dengan bola matanya yang bergerak-gerak menjelajah layar. "Apakah pak hakim bisa mendengar saya?" kata Ponton masih dengan wajah rupa kucing. "Saya di sini, siaran langsung, saya bukan kucing," katanya kemudian.

    Situasi itu tak sampai semenit hingga filter berhasil nonaktif dan Ponton kembali ke bentuk aslinya. Jagat media sosial pun tergelak saat momen sidang virtual itu diunggah di akun YouTube. Tapi, apa yang sebenarnya terjadi dengan Ponton? Dan di mana pengguna Zoom bisa mendapatkan filter wajah kucing sedih yang menggemaskan itu?

    Ponton, kepada CNN Business, mengaku tak tahu itu bisa terjadi pada dirinya atau apa yang sudah dilakukannya. Sesaat sebelum sidang dimulai dia memastikan wajahnya di Zoom masih normal, seperti yang juga bisa dilihatnya di layar monitor komputer yang digunakannya.

    "Entah bagaimana, ketika saya dipanggil ke dalam sidang, saya dengan ajaibnya berubah menjadi kucing," kata dia yang juga mengaku tak tahu bagaimana semua kembali normal setelah sekitar 42 detik yang disebutnya, 'terasa sangat panjang', itu.

    Yang jelas, filter kucing itu tidak ada dalam Zoom. Dicari di Snap Camera (lenses) juga tidak akan ada. Dugaannya, filter wajah kucing itu datang dari teknologi yang lebih tua: sebuah tool yang dikenal sebagai Live! Cam Avatar yang pernah digunakan software webcam Dell dulu kala yang disebut Dell Webcam Manager.

    Gambar kucing yang sama juga bisa ditemukan dalam buku panduan Dell 2007 di website Dell untuk produk monitor komputer dengan webcam terintegrasi . "Dengan Live! Cam Avatar ini pengguna bisa berpura-pura menjadi bintang film yang diidolakan, teman berbulu (kucing), atau karakter hewan apapun yang diinginkan selama video chatting," bunyi iklannya.

    Dell menambahkan menggunakan apa yang disebutnya "intelligent face tracking" untuk bisa mengikuti gerakan kepala pengguna dan gerakan mulut (lip sync) untuk segala ucapannya.

    Sebuah video YouTube dari 2010 membuat lebih mudah memahami bagaimana itu bisa terjadi saat momen seperti sidang virtual Selasa lalu. Terlebih ketika seorang pengguna Twitter mengunggah cerita 'bencana dengan kucing yang sama' terjadi kepadanya saat wawancara pekerjaan via Skype beberapa tahun lalu.

    Baca juga:
    Facebook Bikin Smartwatch, Dikabarkan Debut 2023

    Semakin masuk akal dalam kasus Ponton karena dia menggunakan komputer desktop Dell berusia 10 tahun milik sekretarisnya. Komputer itu dilengkapi monitor dengan webcam yang built-in. "Laptop saya waktu itu sedang digunakan untuk yang lain," kata sang pengacara yang mengaku tak bisa menemukan lagi filter wajah anak kucing itu.

    CNN | YOUTUBE | REUTERS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.