Rusia Setujui Vaksin Covid-19 Ketiga, CoviVac

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Botol kecil berlabel stiker

    Botol kecil berlabel stiker "Vaccine COVID-19" dan jarum suntik medis dalam foto ilustrasi yang diambil pada 10 April 2020. [REUTERS / Dado Ruvi]

    TEMPO.CO, Moskow - Rusia telah menyetujui vaksin Covid-19 ketiganya, yakni CoviVac, menyusul Sputnik V dan EpiVacCorona, demikian diumumkan Perdana Menteri Mikhail Mishustin pada Sabtu, 20 Februari 2021.

    Baca:
    Kebijakan Baru WhatsApp Berlaku 15 Mei, Pemakai Tak Setuju Tak Bisa Kirim Pesan?

    Lini produksi skala industri vaksin CoviVac ini akan segera diluncurkan, dan 120.000 dosis pertama akan masuk ke pasar domestik pada pertengahan Maret mendatang, tutur Mishustin dalam rapat pemerintah terkait peredaran vaksin tersebut.

    "Kami terus meningkatkan laju produksi vaksin. Lebih dari 10 juta dosis vaksin Sputnik V dan sekitar 80.000 dosis EpiVacCorona telah diproduksi," ujarnya.

    Lebih dari 4.000 lokasi vaksinasi telah dibuka di seluruh Rusia, dan fasilitas vaksinasi keliling telah diatur di area-area terpencil, dengan transportasi khusus untuk membawa orang ke sana, imbuhnya.

    "Setiap wilayah harus sepenuhnya siap menerima, menyimpan, dan mendistribusikan vaksin agar warga yang ingin melakukan vaksinasi tidak mengalami kesulitan," kata Mishustin kepada para pejabat pemerintahan.

    Menurut data yang dirilis oleh pusat tanggap Covid-19 Rusia pada Sabtu, negara itu melaporkan 4.151.984 kasus Covid-19, dengan 82.876 kematian dan 3.697.433 kesembuhan.

    XINHUA | ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.