Samsung Rilis Sensor Kamera 50 MP ISOCELL GN2, Simak Kelebihannya

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Samsung telah mengumumkan sensor kamera 50 MP baru yang dijuluki ISOCELL GN2. Kredit: Gizmochina

    Samsung telah mengumumkan sensor kamera 50 MP baru yang dijuluki ISOCELL GN2. Kredit: Gizmochina

    TEMPO.CO, Jakarta - Raksasa teknologi Samsung telah mengumumkan sensor kamera 50 MP baru yang dijuluki ISOCELL GN2. Sensor ini adalah peningkatan model tahun lalu ISOCELL GN1 yang diumumkan dengan fokus otomatis yang lebih cepat.

    Baca:
    Tenaga Kesehatan Wafat Setelah Vaksinasi, Ketua Tim Riset Duga Akibat Penyakit

    Mengutip Gizmochina, Selasa, 23 Februari 2021, meskipun ISOCELL GN2 masih mempertahankan ukuran sensor 50 MP, sensor ini menampilkan piksel yang lebih besar serta konsumsi energi yang lebih baik. Sensor ini juga dilengkapi Phase Detection Autofocus (PDAF) baru yang disebut Dual Pixel Pro.

    ISOCELL GN2 memiliki ukuran piksel 1.4μm sedangkan sensornya 1/1.12 inci. Ini terbesar yang dapat ditemukan di smartphone. Samsung mengklaim ukuran piksel 1,4μm yang besar mampu menangkap gambar yang detail dalam pengaturan biasa.

    Selain itu, sensor ini juga menerapkan teknologi binning empat piksel untuk mencapai ukuran piksel 2,8μm. Teknologi ini mampu menghasilkan gambar berkualitas di lingkungan dengan pencahayaan rendah. 

    Lebih lanjut, sensor Samsung yang baru mampu menangkap foto 100 MP dengan mengatur ulang piksel warna. Samsung menyebutnya sebagai algoritma mosaik ulang yang cerdas.

    Cara kerjanya, sensor menangkap tiga lapisan 50 MP dalam warna hijau, biru, dan merah. Kemudian dilapiskan, ditingkatkan skalanya, dan digabungkan untuk menghasilkan foto resolusi tinggi. 

    Sorotan utama lainnya dari ISOCELL GN2 adalah fitur Phase Detection Auto-Focus (PDAF) yang disebut Dual Pixel Pro. Ini adalah sensor pertama dengan fitur ini yang dikatakan sebagai solusi PDAF tercanggih dari Samsung.

    Teknologi ini melibatkan pemisahan piksel hijau secara diagonal daripada memisahkan piksel merah, hijau, dan biru secara vertikal. Ini memungkinkan bagian atas dan bawah membaca perbedaan fase selain sisi kiri dan kanan.

    Dengan cara ini, fokus otomatisnya cepat dan presisi, bahkan dalam kondisi buruk seperti lingkungan dengan cahaya redup atau objek yang bergerak cepat. 

    Sensor juga akan menampilkan Smart ISO Pro yang membuat gambar HDR instan dengan artefak gerak yang lebih sedikit dan mendukung perekaman video 1080p @ 480 fps atau 4K @ 120 fps. Samsung mengatakan sensor kameranya sudah diproduksi secara massal. Namun, tidak ada indikasi sensor dipasang pada smartphone baru model tertentu.

    GIZMOCHINA | GSM ARENA     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.