Indonesia Masuk Kulminasi Matahari, Catat Tanggal Hari Tanpa Bayangan di Kotamu

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Refleksi warga yang menyaksikan proses kerja alat deteksi Kulminasi Matahari, di Tugu Khatulistiwa, Pontianak. Terjadi dua kali dalam setahun, 21-23 Maret dan 21-23 September. ANTARA/Jessica Helena Wuysang/ss/nz/12.

    Refleksi warga yang menyaksikan proses kerja alat deteksi Kulminasi Matahari, di Tugu Khatulistiwa, Pontianak. Terjadi dua kali dalam setahun, 21-23 Maret dan 21-23 September. ANTARA/Jessica Helena Wuysang/ss/nz/12.

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geologi atau BMKG telah mencatat titik kulminasi atau hari tanpa bayangan yang disebutkan dalam pres rilisnya di laman bmkg.go.ig pada 24 Februari 2021.

    Hari tanpa bayangan atau kulminasi matahari merupakan fenomena ketika matahari tepat berada di atas tiik pengamatnya atau titik zenit. Hal ini mengakibatkan bayangan dari benda tegak yang berdiri akan terlihat menghilang karena ditutupi oleh benda itu sendiri.

    Mengingat posisi Indonesia yang terletak di garis khatulistiwa membuat kulminasi akan terjadi dua kali dalam setahun ini.

    Baca: Begini Proses Terjadinya Hari Tanpa Bayangan di Indonesia

    Menurut Rukman nugraha (Astronom BMKG), fenomena tersebut terjadi karena bidang edar bumi mengelilingi matahari tidak tepat dengan bidang ekuator bumi. “Tetapi membentuk sudut 23,5 derajat.”tambahnya.

    BMKG telah mencatat waktu kulminasi yang terjadi di setiap Ibu kota Provinsi di Indonesia terhitung sejak 22 Februari hingga 3 April 2021.

    Untuk waktu kulminasi di Ibu Kota Provinsi Sumatera seperti Banda Aceh akan terjadi pada 4 April, Medan 29 Maret, Padang 18 Maret, Pekanbaru 22 Maret, Bengkulu 11 Maret, Jambi 16 Maret, Tanjung Pinang 23 Maret, Palembang 13 Maret, Bandar Lampung 6 Maret, dan Pangkal Pinang 15 Maret.

    Sedangkan untuk Ibu kota Provinsi di Jawa seperti, Serang 5 Maret , Jakarta Pusat 4 Maret, Bandung 3 Maret, Semarang 2 Maret, Yogyakarta 28 Februari, dan Surabaya 1 Maret.

    Untuk ibu kota Provinsi Kalimantan dan Sulawesi seperti, Pontianak 20 Maret, Palangkaraya 15 Maret, Banjarmasin 12 Maret, Samarinda 19 Maret, Tanjung Selor 27 Maret, Mamuju 13 Maret, Makassar 7 Maret, Palu 18 Maret, Kendari 10 Maret, Gorontalo 22 Maret, dan Manado 24 Maret.

    Ibu kota Provinsi daerah Bali dan Nusa Tenggara berikut jadwal kulminasi yang dicatat BMKG, Denpasar 26 Februari, Mataram 26 Februari, dan Kupang 22 Februari.

    Sedangkan untuk daerah Maluku dan Papua ialah, Sofifi 22 Maret, Ambon 11 Maret, Manokwari 18 Maret, dan Jayapura 14 Maret. Untuk jadwal hari tanpa bayangan di kota-kota lainnya di Indonesia dapat dilihat di laman cdn.bmkg.go.id.

    GERIN RIO PRANATA 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.