Tim SAR Evakuasi Remaja yang Terjatuh di Gunung Marapi

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proses evakuasi pendaki Gunung Marapi yang jatuh di cadas. Kredit: Antara/Istimewa

    Proses evakuasi pendaki Gunung Marapi yang jatuh di cadas. Kredit: Antara/Istimewa

    TEMPO.CO, Padang - Tim SAR gabungan hingga pukul 22.00 WIB masih melakukan evakuasi terhadap seorang remaja, Ramzi (14), yang terjatuh ketika mendaki Gunung Marapi, Minggu, 28 Februari 2021.

    Baca:
    FDA Sahkan Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson, Cukup 1 Suntikan

    "Saat ini tim masih dalam proses evakuasi korban dari atas Marapi ke bawah menggunakan tandu," kata Kepala Pos Basarnas 50 Kota Robi Saputra dihubungi dari Padang, Minggu malam.

    Ia mengatakan cuaca setempat yang diguyur hujan mengakibatkan jalan licin sehingga menjadi salah satu kendala proses evakuasi.

    Diperkirakan perjalanan tim gabungan menandu korban ke bawah Marapi akan memakan waktu enam jam perjalanan. "Jika telah sampai korban akan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis," katanya.

    Hal itu karena saat tergelincir dan jatuh korban mengalami luka memar di kepala bagian belakang, serta luka terbuka di kaki sebelah kanan. "Namun demikian kondisi korban saat ini dalam keadaan sadar," jelasnya.

    Personil gabungan yang turun untuk proses evakuasi terdiri dari Basarnas Limapuluh Kota, Pramuka Peduli Padang Panjang, BRT, Orari dan pemuda Batu Palano.

    Tim gabungan awalnya menerima laporan ada pendaki yang terjatuh di cadas Gunung Marapi pada sekitar pukul 11.30 WIB, kemudian pihaknya menurunkan tim untuk melakukan pencarian.

    Enam jam lebih melakukan pencarian akhirnya korban yang berasal dari Padang, Sumbar, itu akhirnya ditemukan pada sekitar pukul 19.09 WIB.

    Ia diketahui memulai pendakian Gunung Marapi dari Koto Baru pada Jumat bersama tiga temannya. "Untuk teman-teman korban kondisinya baik-baik saja," katanya.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.