Sekolah Tatap Muka Juli 2021, Yogya Tunggu Perkembangan Covid-19

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Guru membagikan buku pelajaran kepada pelajar pada hari pertama sekolah tatap muka di SD Negeri 42, Banda Aceh, Aceh, Senin, 4 Januari 2021. Mayoritas lembaga pendidikan tingkat SD, SMP dan SMA di provinsi Aceh mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan sistim bergiliran dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penularan COVID-19. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

    Guru membagikan buku pelajaran kepada pelajar pada hari pertama sekolah tatap muka di SD Negeri 42, Banda Aceh, Aceh, Senin, 4 Januari 2021. Mayoritas lembaga pendidikan tingkat SD, SMP dan SMA di provinsi Aceh mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan sistim bergiliran dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penularan COVID-19. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah bersiap menggelar sekolah tatap muka pada bulan Juli 2021 sesuai target pemerintah pusat. Namun, di tingkat kabupaten/kota target itu masih jadi pertimbangan.

    Baca:
    Dokter Paru: Penderita Covid-19 Harus Banyak Minum Air Putih 

    "Ya kami tetap melihat perkembangan kasus Covid-19 dulu saat bulan Juli itu nanti seperti apa," ujar Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 yang juga Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi kepada Tempo, Minggu, 28 Februari 2021.

    Kota Yogyakarta selama ini menjadi daerah di DIY yang cukup alot soal pemberian izin sekolah tatap muka dibanding kabupaten lain di DIY.

    Berulangkali rencana tatap muka sekolah yang diagendakan sebelum-sebelumnya, Kota Yogyakarta hanya memberikan izin jika sekolah tatap muka itu mendapat izin dulu dari para orang tua siswa. "Jadi kalau kondisi sudah kondusif bisa dilakukan pembelajaran tatap muka, tapi secara terbatas dulu," ujar Heroe.

    Heroe menuturkan sebenarnya pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dan sekolah sudah menyiapkan pembelajaran tatap muka sejak November-Desember 2020 lalu untuk persiapan pelaksanaan di tahun 2021. Semua fasilitas untuk protokol kesehatan dan infrastruktur sekolah sudah disiapkan seluruhnya.

    Mekanisme dan tatacara sekolah-sekolah yang bisa menyelenggarakan pembelajaran tatap muka juga sudah ditentukan persyaratannya dengan seksama, termasuk mendata sekolah mana yang fasilitas dan sarana prasarananya perlu diperbaiki protokol kesehatannya.

    Selain itu, menggunakan sekolah tertentu sebagai pilot project pemodelan tatap muka. "Secara teknis kami sudah mempersiapkan diri sejak akhir tahun lalu untuk tatap muka ini," ujarnya.

    Dengan adanya rencana vaksinasi untuk kalangan guru, Heroe mengakui pemerintah mulai bersemangat menggelar sekolah tatap muka Juni nanti. "Saat ini guru-guru akan menjadi kluster prioritas vaksinasi tahap kedua, sehingga Juni-Juli mendatang diharapkan bisa lebih siap untuk pembelajaran tatap muka itu," kata Heroe.

    Meski demikian, Heroe mengatakan sekolah tatap muka tergantung pula bagaimana seluruh warga saat ini membuat perkembangan sebaran Covid bisa ditekan serendah mungkin.

    Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olaharaga DIY, Didik Wardaya, kepada Tempo mengatakan sejauh ini bisa dikatakan seluruh guru di DIY mendukung dan siap jika sekolah tatap muka digelar Juli 2021 nanti. "Tidak ada penolakan dari kalangan guru karena mereka juga sudah kangen sekolah atap muka sebenarnya," kata Didik.

    Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kadarmanta Baskara Aji mengatakan setelah urung menggelar sekolah tatap muka penuh pada Februari 2021 karena masih tingginya kasus Covid-19, DIY optimistis hal itu dapat dilakukan bulan Juli 2021 mendatang meski pelaksanaannya tetap bertahap.

    "Untuk pembelajaran tatap muka memungkinkan Juli saat tahun ajaran baru, dengan pertimbangan guru-guru sekolah sudah divaksin dan peserta didik telah terbiasa menerapkan protokol kesehatan," kata Aji.

    Aji memberi gambaran pelaksanaan sekolah tatap muka penuh dilakukan setelah dari jenjang mahasiswa yang sebelumnya terbatas kemudian tatap muka penuh.

    Lalu berlanjut ke jenjang SMA secara terbatas dulu kemudian lanjut tatap muka penuh. Selanjutnya baru SMP secara terbatas kemudian tatap muka penuh dan sekolah dasar melakukan langkah serupa. “Saat ini DIY kan ditahap tatap muka jenjang SMA secara terbatas atau hanya untuk pelajaran praktikum," kata Aji.

    Untuk memantapkan rencana sekolah tatap muka itu, Pemerintah DIY pun akan menggenjot vaksinasi Covid-19 tahap kedua ini yang menyasar salah satunya guru, yang pendataannya ditarget selesai akhir Februari ini.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.