Menkes: Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua Sasar 38 Juta Orang

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (tengah) meninjau layanan vaksinasi COVID-19 drive-thru di Nusa Dua, Bali, Ahad, 28 Februari 2021. Dalam sehari diharapkan mampu memberikan 840 suntikan dengan total 5.000 vaksinasi seminggu. Johannes P. Christo

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (tengah) meninjau layanan vaksinasi COVID-19 drive-thru di Nusa Dua, Bali, Ahad, 28 Februari 2021. Dalam sehari diharapkan mampu memberikan 840 suntikan dengan total 5.000 vaksinasi seminggu. Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pada vaksinasi Covid-19 tahap kedua total ada 38 juta sasaran yang disuntik dengan dua kali suntik sehingga membutuhkan sekitar 76 juta.

    Baca:
    Setahun Covid-19: Ini Inovasi Ilmuwan Indonesia untuk Tangani Pandemi 

    “Sebanyak 38 juta sasaran vaksinasi Covid-19 tahap kedua di antaranya 16,9 juta tenaga publik dan paling banyak dari kelompok lanjut usia (lansia) mencapai 21,6 juta,” kata dia.

    Budi manargetkan vaksinasi tahap kedua ini bisa selesai sampai Juni 2021. “Kita mulai Maret ini tahap kedua untuk lansia dan tenaga publik. Contoh tenaga publik adalah pedagang pasar karena kerja mereka sehari-hari bertemu banyak orang,” kata Budi di sela memantau vaksinasi massal bersama Presiden Joko Widodo di Kota Yogyakarta, Senin, 1 Maret 2021.

    Vaksinasi massal itu menyasar sekitar 19.900 pekerja publik seperti pedagang dan para pelaku ekonomi di Pasar Beringharjo dan kawasan Malioboro.

    Budi mengatakan, sebelumnya vaksinasi massal pedagang pasar sudah dilakukan di Pasar Tanah Abang Jakarta kemudian berikutnya di Pasar Beringharjo Yogyakarta. “Nantinya juga dilakukan di pasar-pasar lain agar kegiatan ekonomi aktif kembali. Pedagang kembali berdagang dan membuat tenang para pembeli di pasar,” kata Budi.

    Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan vaksinasi massal untuk 19.980 pedagang dan pelaku ekonomi Pasar Beringharjo dan Malioboro dilaksanakan selama enam hari secara bertahap.

    Pada Senin dilakukan penyuntikan vaksin untuk sekitar 3.200 pedagang dan pelaku ekonomi Pasar Beringharjo dan Malioboro. Dalam sehari vaksinasi massal itu melibatkan sekitar 280 tenaga medis.

    Haryadi mengatakan vaksinasi ini penting untuk melindungi diri sendiri dan melindungi orang lain. Pihaknya pun kini sudah mencanangkan vaksinasi bagi lansia.  “Ketersediaan vaksin dan minat masyarakat kejar-kejaran. Tapi tidak serta merta divaksin karena harus memenuhi kriteria kesehatan,” ujarnya.

    Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara massal bagi tenaga publik di Kota Yogyakarta pada Senin. Vaksinasi massal itu menyasar sekitar 19.900 pekerja publik seperti pedagang dan para pelaku ekonomi di Pasar Beringharjo dan kawasan Malioboro.

    Presiden memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pasar Beringharjo dari pemeriksaan awal, penyuntikan hingga di ruang tunggu observasi pasca-vaksin. “Saya melihat proses vaksinasi, yang dilakukan untuk para pedagang di Pasar Beringharjo berjalan lancar,” kata Jokowi.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.