Taman Biodiversitas Berupaya Kembalikan Anggrek Alam Spesies Meratus

Reporter

Editor

Erwin Prima

Biodiversitas Indonesia membangun Taman Biodiversitas di Lembah Bukit Manjai, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Kredit: ANTARA/Ferry

TEMPO.CO, Banjarmasin - Taman Biodiversitas yang didirikan Lembaga Pusat Studi dan Konservasi Keanekaragaman Hayati Indonesia (Biodiversitas Indonesia) berupaya mengembalikan anggrek alam spesies meratus di Lembah Bukit Manjai, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Baca:
Peneliti Buktikan Tokek Bali Spesies Baru di Indonesia

"Kawasan hutan hujan tropis tempat tumbuhnya tanaman anggrek spesies meratus keberadaannya semakin terancam," kata Ferry F. Hoesain selaku Founder Biodiversitas Indonesia di Banjarmasin, Senin, 1 Maret 2021.

Terancamnya keberadaan tanaman anggrek tersebut, ungkap dia, akibat alih fungsi lahan dan perambahan anggrek itu sendiri oleh pemburu anggrek alam.

Untuk itu, Biodiversitas Indonesia berupaya mengembalikan anggrek alam ke habitatnya. Ferry juga berharap ke depan, Taman Biodiversitas bisa menjadi tempat riset dan konservasi anggrek alam asli Kalimantan.

Taman Biodiversitas hutan hujan tropis yang didirikan pada 5 November 2020 atau bertepatan dengan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional itu, kini sering dikunjungi mahasiswa untuk melakukan penelitian tentang ekosistem hutan hujan tropis.

Selain di Kabupaten Banjar, Biodiversitas Indonesia yang memiliki program utama "buy back land" atau beli kembali lahan juga membangun sarana edukasi dan riset Taman Biodiversitas Lahan Basah di Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala.

Di taman ini banyak ditumbuhi pohon buah lokal yang cukup langka, seperti kasturi, hambawang, kuweni, kecapi, jengkol, gayam, petai, sukun, nangka, cempedak, jambu bol, jambu air, balangkasua dan rambai.

Biodiversitas Indonesia terus mendukung program pemerintah untuk melestarikan keragaman hayati Indonesia di luar kawasan konservasi dan memperluas ruang terbuka hijau dengan mendirikan beberapa Taman Biodiversitas.

Adapun manfaat taman biodiversitas antara lain sebagai sumber genetik tumbuhan dan tanaman lokal, juga sebagai sarana pengembangan ilmu pengetahuan serta ekowisata, sekaligus ruang terbuka hijau dan penambahan tutupan vegetasi.

"Jadi kawasan yang telah dibebaskan dijadikan kawasan penyangga atau green belt habitat satwa liar maupun tumbuhannya, dan dalam pengelolaannya didirikan sebagai Taman Biodiversitas," timpal Ferry.

ANTARA






3 Destinasi Wisata Ghana

12 hari lalu

3 Destinasi Wisata Ghana

Kain tenun kente secara turun-temurun yang dikenal pula sebagai produk untuk wisata Ghana


Ragam Program Antam Lestarikan Keanekaragaman Hayati

27 hari lalu

Ragam Program Antam Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Antam memiliki berbagai program pelestarian di lingkungan operasinya. Dana sebesar Rp 102,8 miliar sudah dikucurkan untuk program tersebut hingga 2021.


Mengenal Karbon Biru, Ekosistem Penyerap Karbon Selain Hutan

41 hari lalu

Mengenal Karbon Biru, Ekosistem Penyerap Karbon Selain Hutan

Karbon biru merupakan ekosistem penyerap karbon alternatif yang keberadaannya semakin langka.


Indonesia Dorong G20 Deklarasi Soal Biodiversitas dan Ekonomi Hijau-Biru

45 hari lalu

Indonesia Dorong G20 Deklarasi Soal Biodiversitas dan Ekonomi Hijau-Biru

Presidensi Indonesia di G20 pada 2022 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk meninggikan posisinya. Kenapa soal biodiversitas?


Dubes Uni Eropa: Pemanfaatan Hutan Bisa Capai Emisi Nol Bersih

1 Oktober 2022

Dubes Uni Eropa: Pemanfaatan Hutan Bisa Capai Emisi Nol Bersih

Kekayaan hutan di Indonesia dapat mengendalikan perubahan iklim, dan hutan menjadi faktor penting untuk mencapai emisi nol bersih.


Tips Memangkas Anggrek agar Tumbuh Sehat dan Selalu Berbunga

5 September 2022

Tips Memangkas Anggrek agar Tumbuh Sehat dan Selalu Berbunga

Pakar tanaman mengatakan ada waktu penting untuk memangkas anggrek agar tidak merusaknya.


Gerakan Sains Warga: Gotong Rotong Mendata Keanekaragaman Hayati di Sekitar Kita

29 Agustus 2022

Gerakan Sains Warga: Gotong Rotong Mendata Keanekaragaman Hayati di Sekitar Kita

Data-data dari survei lapang secara klasik ini lalu digunakan untuk memahami kondisi konservasi global


Suara Burung Ini Sangat Keras, Apa Itu White Bellbird?

11 Agustus 2022

Suara Burung Ini Sangat Keras, Apa Itu White Bellbird?

Suara burung white bellbird tiga kali lipat lebih keras daripada screaming piha (Lipaugus vociferans).


BRIN Kembangkan Kecerdasan Buatan untuk Koleksi Data Genomik Biodiversitas

11 Agustus 2022

BRIN Kembangkan Kecerdasan Buatan untuk Koleksi Data Genomik Biodiversitas

Jumlah data yang besar, pola tersembunyi yang perlu diungkapkan pada bidang genomik merupakan permasalahan yang dapat ditangani oleh kecerdasan buatan


Studi Baru Temukan Luas Hutan Global Menurun Lebih dari 60 Persen

1 Agustus 2022

Studi Baru Temukan Luas Hutan Global Menurun Lebih dari 60 Persen

Studi itu mengungkap bahwa selama 60 tahun terakhir kawasan hutan global telah menurun sebesar 81,7 juta hektare.