WhatsApp Peringatkan Keamanan Pesan yang Pengaruhi Jutaan Pengguna

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • WhatsApp uji pembaruan berupa fitur baru di antaranya nada dering baru di Grup dan pencarian atau search the web. (ANTARA/WhatsApp)

    WhatsApp uji pembaruan berupa fitur baru di antaranya nada dering baru di Grup dan pencarian atau search the web. (ANTARA/WhatsApp)

    Pada akhirnya, lagi-lagi efek jaringan yang melindungi WhatsApp dari iMessage. Messenger Apple memiliki arsitektur keamanan terbaik, tapi disebutnya terbatas pada penggunanya sendiri. Bagi yang lain, iMessage dianggap seperti SMS, dan itu dianggapnya bencana.

    Sementara, aplikasi lainnya, Telegram menjadi satu-satunya ancaman yang dapat dipercaya terhadap dominasi WhatsApp. Telegram sekarang memiliki lebih dari 500 juta pengguna. Seperti WhatsApp, Telegram masuk ke pasar dengan memproklamirkan kredensial keamanan dan privasinya.

    Telegram juga juga menawarkan akses multi-platform dan multi-device, perpesanan berbasis cloud tanpa batas dengan sejumlah fitur perpesanan lainnya. Telegram menargetkan pengguna WhatsApp yang tidak bahagia bahkan lebih terang-terangan daripada Signal, memperbarui platformnya untuk memungkinkan pengguna WhatsApp mentransfer seluruh riwayat obrolan mereka. 

    “Kami pernah mengalami lonjakan unduhan sebelumnya tapi kali ini berbeda,” kata pendiri Telegram Pavel Durov, saat dia menyambut 25 juta pengguna baru yang diminta untuk menginstal aplikasi setelah kebijakan baru WhatsApp diumumkan. 

    Satu hal, Telegram hanya menyediakan arsitektur cloud-centric, bukan enkripsi end-to-end. Semua pesan pengguna disimpan di cloud Telegram. Dengan pengecualian pesan rahasia terbatas antara dua individu hanya di satu perangkat masing-masing, Telegram memegang kunci deskripsi untuk semua konten itu.

    Untuk alasan ini, WhatsApp memperingatkan pengguna bahwa pindah ke Telegram karena masalah keamanan tidak masuk akal. Ditambah dengan gagasan pengguna bisa mentransfer riwayat pesan aman dari WhatsApp ke cloud Telegram, di bawah enkripsi Telegram yang memiliki kuncinya, adalah langkah yang dinilai berbahaya yang harus diambil.

    Baca juga:
    Kebijakan Baru WhatsApp, Siap-siap Ada Notifikasi lagi, tapi ...

    “Kami telah melihat beberapa pesaing kami mencoba melarikan diri dengan mengklaim bahwa mereka tidak dapat melihat pesan orang,” kata WhatsApp. “Jika aplikasi tidak menawarkan enkripsi end-to-end secara default, itu berarti mereka dapat membaca pesan Anda.”


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H