Top 3 Tekno Berita Kemarin: Hari Tanpa Bayangan dan Vaksin untuk Ridwan Kamil

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hari tanpa bayangan. ANTARA

    Hari tanpa bayangan. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno Berita Kemarin, Kamis 4 Maret 2021, dipuncaki oleh artikel tentang fenomena Hari Tanpa Bayangan di Jakarta. Fenomena yang dikenal di dunia astronomi sebagai Kulminasi Utama itu terjadi tepat pukul 12.04 WIB.

    Setelahnya adalah artikel berita dari Bandung. Tim riset uji klinis vaksin Sinovac tahap akhir dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) menjawab klaim Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kalau dirinya sudah divaksin dari uji klinis itu.

    Berita yang ketiga tentang penghentian uji coba plasma konvalesen dalam pengobatan pasien Covid-19 bergejala ringan hingga sedang di Amerika Serikat. Sebabnya, pengobatan tersebut, sekalipun aman, dipandang tidak memberikan khasiat pada kelompok pasien ini.

    Berikut Top 3 Tekno Berita Kemarin, Kamis 4 Maret 2021, selengkapnya,

    1. Terjadi Tengah Hari Ini di Jakarta, Ini Penjelasan Fenomena Hari Tanpa Bayangan

    Fenomena Hari Tanpa Bayangan akan terjadi di Jakarta pada tengah hari ini, Kamis 4 Maret 2021, tepat pukul 12.04 WIB. Saat itu bayangan benda-benda tegak akan hilang sesaat. Sebabnya, Matahari menyinari tepat diatas kepala pengamat atau titik zenit yang sedang berada di Jakarta.

    Dalam dunia astronomi, fenomena itu dikenal sebagai Kulminasi Utama. Mengingat posisinya yang berada di sekitar ekuator, Kulminasi Utama di wilayah Indonesia bisa terjadi dua kali dalam setahun dan waktunya tidak jauh dari saat Matahari berada di khatulistiwa.

    Untuk Jakarta, misalnya, Hari Tanpa Bayangan juga akan terjadi pada 9 Oktober mendatang. Saat itu Kulminasi Utama terjadi pada pukul 11.40 WIB.

    2. Ketua Tim Riset Unpad Bantah Pengakuan Ridwan Kamil Sudah Divaksin

    Ketua tim riset uji klinis vaksin Sinovac tahap akhir dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) Kusnandi Rusmil membantah pengakuan Ridwan Kamil telah disuntik vaksin Covid-19. Gubernur Jawa Barat itu merupakan relawan peserta uji vaksin Sinovac.

    “Belum, belum dapat. Jumat besok dibuka datanya dan baru tahu apakah dapat vaksin atau plasebo,” kata Kusnandi yang dihubungi Kamis, 4 Maret 2021.

    Tim riset Unpad berencana membuka data uji klinis di Bandung pada Jumat, 5 Maret 2021. Tujuannya, kata Kusnandi Rusmil, untuk mengetahui mana saja relawan yang telah mendapat cairan vaksin dalam uji klinis vaksin Sinovac, dan siapa saja yang mendapat suntikan berisi air dari plasebo. “Seandainya nanti Gubernur dapat plasebo, dia akan divaksin,” ujar Kusnandi menegaskan.

    3. Tak Dapat Hasil Efektif, Amerika Stop Uji Plasma Konvalesen Covid-19

    Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat (NIH) telah menghentikan uji coba plasma konvalesen dalam pengobatan pasien Covid-19 bergejala ringan hingga sedang. Sebabnya, pengobatan tersebut dipandang tidak memberikan khasiat pada kelompok pasien ini.

    Petugas memasukkan kantong yang berisi plasma konvalesen ke kotak penyimpanan di Kantor PMI DKI Jakarta, Senin, 15 Februari 2021. Ajakan berdonor bagi penyintas Covid-19 semakin digencarkan menyusul besarnya kebutuhan pasien COVID-19 yang sedang berjuang untuk sembuh. TEMPO/Muhammad Hidayat

    NIH mengumumkan keputusan itu berdasarkan pada temuan dewan pemantau data independen, Selasa 2 Maret 2021. Dewan itu bertemu untuk kedua kalinya membahas data yang ada pada 25 Februari lalu dan menyimpulkan, sekalipun pemberian plasma darah aman dilakukan tapi tidak memberi keuntungan bagi para pasien. 

    Baca juga:
    Studi Temukan Antibodi Drop Begitu Pasien Covid-19 Sembuh

    Langkah NIH dilakukan kurang dari dua bulan setelah uji coba internasional plasma konvalesen juga dihentikan lantaran tidak adanya khasiat yang ditemukan. Riset lainnya yang dilakukan di India dan Argentina juga tidak mendapati manfaat yang jelas bagi pasien Covid-19 parah.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.