Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Alasan Xiaomi Masuk Daftar Hitam AS, Covid-19

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saat meluncurkan Xiaomi Black Shark 13 April 2018, CEO Lei Jun terlihat mengenakan Mi Band 3. Kredit: Mydrivers.com

    Saat meluncurkan Xiaomi Black Shark 13 April 2018, CEO Lei Jun terlihat mengenakan Mi Band 3. Kredit: Mydrivers.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang pada bulan Januari, tepat sebelum pemerintahan baru pindah ke Gedung Putih, pabrikan Cina di AS, Xiaomi, masuk daftar hitam. Hari Jumat, Wall Street Journal mengutip pengajuan hukum yang dibuat Departemen Pertahanan AS untuk menjalankan laporan yang mengklaim mengungkapkan alasan sebenarnya dari daftar hitam Xiaomi itu.

    Baca:
    Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Tesla Pilih Nikel Kaledonia Baru untuk Baterai

    Berita terpopuler selanjutnya tentang Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta mengumumkan kasus baru Covid-19 pada Sabtu, 6 Maret 2021, tak lebih dari 100 kasus.

    Selain itu, dokter Rizqoni Imam Noor (40) yang menjabat kepala Puskesmas Muara Rapak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, meninggal dunia Sabtu, 6 Maret 2021, setelah terpapar Covid-19, dengan meninggalkan seorang istri dan empat orang anak.

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno:

    1. Xiaomi Masuk Daftar Hitam AS Sejak Januari, Terungkap Penyebabnya

    Saat meluncurkan Xiaomi Black Shark 13 April 2018, CEO Lei Jun terlihat mengenakan Mi Band 3. Kredit: Mydrivers.com

    Pada bulan Januari, tepat sebelum pemerintahan baru pindah ke Gedung Putih, pabrikan Cina di AS, Xiaomi, masuk daftar hitam. Perusahaan itu sedang panas-panasnya dan sekarang menjadi produsen smartphone terbesar ketiga di dunia, memanfaatkan kejatuhan Huawei.

    Investor AS kini dilarang berinvestasi di perusahaan itu dan mereka yang sudah memiliki investasi di Xiaomi harus melepaskan diri dari kepemilikan tersebut selambat-lambatnya 11 November.

    Saham Xiaomi diperdagangkan melalui Over The Counter Pink Sheets dalam bentuk American Depository Receipts (ADR). Saham itu ditutup Jumat, 5 Maret 2021, pada US$ 15,34 per saham, turun 25 persen sejak daftar hitam diumumkan.

    2. Kasus Baru Covid-19 Yogyakarta di Bawah 100, Pertama Kali Setelah 3 Bulan

    Polisi berjaga menjelang pergantian tahun di Tugu Pal Putih Yogyakarta pada Kamis, 31 Desember 2020. Pemda D.I Yogyakarta menutup destinasi wisata di empat kabupaten pada malam Tahun Baru 2021 untuk mencegah kerumunan massa yang dapat menjadi media penularan Covid-19. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta mengumumkan kasus baru Covid-19 pada Sabtu, 6 Maret 2021, tak lebih dari 100 kasus.

    Ini menjadi rekor baru penambahan kasus Covid-19 terendah di Yogyakarta setelah tiga bulan terakhir atau sejak Desember 2020. Selama kurun waktu tersebut, angka kasus baru fluktuatif direntang 150-300 kasus per harinya.

    "Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 pada hari ini di DIY sebanyak 89 kasus, sehingga total terkonfirmasi menjadi 28.838 kasus," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Yogyakarta Berty Murtiningsih, Sabtu, 6 Maret 2021.

    3. Terpapar Covid-19, Dokter Kepala Puskesmas di Balikpapan Meninggal

    Keluarga, istri dan anak mendiang dr Rizqan. Untuk bisa ikut ke pemakaman juga harus mengenakan baju hazmat. Kredit: Novi Abdi/Antara

    Dokter Rizqoni Imam Noor (40) yang menjabat kepala Puskesmas Muara Rapak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, meninggal dunia Sabtu, 6 Maret 2021, setelah terpapar Covid-19, dengan meninggalkan seorang istri dan empat orang anak.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dr Andi Sri Juliarty pekan lalu saat mengumumkan tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 mengatakan dokter Rizqoni menjalani perawatan di RS Kanujoso Djatiwibowo selama lebih dari sepekan akibat terpapar Covid-19.

    “Kebetulan beliau belum divaksin, sebab antara lain tensi darahnya tinggi,” kata dr Juliarty saat itu. Soal kondisi tekanan darah tinggi ini juga yang menjadi komorbid yang bersangkutan.

    Sumber lain menyebutkan bahwa saat akan dicoba terapi transfusi plasma darah konvalesen, mendiang ternyata memiliki golongan darah dengan Rhesus negatif yang langka. Simak Top 3 Tekno Berita Hari Ini lainnya di Tempo.co.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.