Bantul Siapkan Petani Muda untuk Magang ke Jepang

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petani anggur yang tergabung dalam Komunitas Anggur Kebun Imut Sinakal memeriksa buah anggur di Kebun Imut Sinakal, Kawasan Malakasari, Duren Sawit, Jakarta, Selasa, 23 Februari 2021. Kebun anggur yang dikelola secara swadaya oleh Komunitas Anggur Jakarta itu membudidayakan 90 jenis anggur menggunakan sistem grafting dengan pemanfaatan madu sebagai Zat Perangsang Tanaman (ZPT) pertumbuhan akar. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Petani anggur yang tergabung dalam Komunitas Anggur Kebun Imut Sinakal memeriksa buah anggur di Kebun Imut Sinakal, Kawasan Malakasari, Duren Sawit, Jakarta, Selasa, 23 Februari 2021. Kebun anggur yang dikelola secara swadaya oleh Komunitas Anggur Jakarta itu membudidayakan 90 jenis anggur menggunakan sistem grafting dengan pemanfaatan madu sebagai Zat Perangsang Tanaman (ZPT) pertumbuhan akar. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Bantul - Dinas Pertanian Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sedang menyiapkan petani muda daerah itu untuk dapat diikutkan program magang ke Jepang yang digelar Kementerian Pertanian.

    Baca:
    Ditemukan di Brasil, Dua Varian Virus Covid-19 Menginfeksi Orang yang Sama

    "Ada program pemerintah pusat agar di masing-masing daerah membangkitkan para pemuda yang bergerak atau berusaha di bidang pertanian, karena nanti akan dimagangkan ke Jepang," kata Kepala Dinas Pertanian Pangan, Kelautan dan Perikanan Bantul Yus Warseno di Bantul, Senin, 15 Maret 2021.

    Menurut dia, direncanakan akan ada 1.000 orang petani muda se-Indonesia yang akan diikutkan program Kementerian Pertanian untuk magang ke Jepang, guna meningkatkan kemampuan para petani milenial yang siap bersaing secara global.

    Dia mengatakan, secara pasti kapan program magang ke Jepang bagi petani muda belum diketahui waktunya, namun direncanakan tahun ini yang dilakukan bertahap, oleh karena itu pihaknya mulai mempersiapkan dengan membuka pendaftaran petani muda untuk diseleksi.

    "Bagi yang berminat bisa mendaftarkan ke instansi masing-masing untuk dites, jika lulus akan dimagangkan. Sudah ada beberapa yang daftar, saya sudah rekomendasi, tinggal menunggu selesainya," katanya.

    Dia mengatakan, dalam upaya menarik minat generasi muda Bantul guna menggeluti bidang pertanian, sudah dilakukan dengan membentuk taruna tani per kecamatan, yang kegiatan dapat difasilitasi pemerintah misalnya pengenalan budi daya pertanian, pemasaran hingga pengolahan.

    "Kita sebagai dinas sudah menginisiasi untuk mengkondisikan dengan dibentuk karang taruna yang bergerak di agrowisata, seperti di Nawungan Imogiri sudah ada petani milenial, malah dari pembibitan sampai pasca panen," katanya.

    Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian Pangan, Kelautan dan Perikanan Bantul Imawan Ekohandrianto mengatakan urgensi kaderisasi sumber daya manusia (SDM) pertanian memang segera dilakukan, agar dapat meneruskan kegiatan pertanian.

    "Nah kita berupaya supaya menarik anak-anak muda di bidang pertanian, kita perkenalkan mulai dari kegiatan pertanian tidak hanya budidaya sampai panen, namun pengolahan pemasaran dan agrowisata, karena biasanya kalau petani muda itu ada kreativitasnya," katanya.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H