Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Geger All England 2021 dan Vaksin AstraZeneca

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang perawat mengisi jarum suntik dengan vaksin Covid-19 AstraZeneca di pusat perawatan kesehatan di Seoul pada 26 Februari 2021, ketika Korea Selatan memulai program vaksinasi virus corona. [Jung Yeon-je / Pool melalui REUTERS]

    Seorang perawat mengisi jarum suntik dengan vaksin Covid-19 AstraZeneca di pusat perawatan kesehatan di Seoul pada 26 Februari 2021, ketika Korea Selatan memulai program vaksinasi virus corona. [Jung Yeon-je / Pool melalui REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno Berita Hari Ini seluruhnya terkait Covid-19. Dimulai dari aturan NHS Inggris yang 'memakan korban' tim Indonesia di arena All England 2021, keputusan Badan Pengawas Obat Eropa tentang penggunaan vaksin AstraZeneca, dan simulasi penerapan screening test dengan GeNose di Bandara Internasional Yogyakarta.

    Artikel yang pertama dari All England 2021 menggemparkan bangsa Indonesia dan sebagian mengecam serta menganggapnya tidak adil. Artikel kedua tentang vaksin AstraZeneca mengenai hubungannya yang masih misterius dengan sejumlah kecil kasus penggumpalan darah fatal. Sedang artikel yang ketiga mengungkap tahapan yang nantinya harus dijalani calon penumpang di bandara.

    Berikut Top 3 Tekno Berita Hari Ini, Jumat 19 Maret 2021, selengkapnya,

    1. Geger di All England 2021, Ini Aturan NHS Soal Isolasi Mandiri Covid-19

    Federasi Badminton Dunia (BWF) telah memberi klarifikasi atas gejolak yang dialami tim bulutangkis Indonesia di arena turnamen bergengsi All England 2021 di Birmingham, Inggris. BWF dan juga federasi badminton Inggris menegaskan kalau keputusan yang memaksa seluruh anggota tim Indonesia menjalani isolasi mandiri Covid-19 selama 10 hari--karenanya harus mundur dari turnamen--sepenuhnya berasal dari National Health Service (NHS).

    Bersama seluruh anggota tim Indonesia yang kecewa tersebut, instruksi yang sama menyusul diberikan kepada seorang pemain Turki, Neslihan Yigit. Pemain tunggal putri itu sebelumnya menumpang pesawat yang sama dengan tim Indonesia yang transit di Turki sebelum mendarat di Inggris.

    Baca juga:
    Inggris Perpanjang Isolasi Mandiri OTG Covid-19 dari Seminggu Jadi 10 Hari

    Menurut BWF, seorang penumpang di pesawat itu--yang tidak diumumkan identitasnya--telah terkonfirmasi positif Covid-19 oleh NHS. "Itu artinya seluruh pemain dan ofisial yang menumpang pesawat yang sama harus isolasi mandiri selama 10 hari, seperti yang diperintahkan NHS bagian uji dan lacak (test and trace)," bunyi pernyataan BWF.

    2. Keputusan Badan Pengawas Obat Eropa: Vaksin AstraZeneca Tetap Aman Meski ...

    Badan Pengawas Obat Uni Eropa (EMA) menyatakan masih yakin dengan manfaat vaksin Covid-19 AstraZeneca yang lebih besar daripada risiko yang mungkin dipicunya. Pernyataan disampaikan Kamis, 18 Maret 2021, menyusul investigasi terhadap sejumlah laporan munculnya kelainan pada darah peserta vaksinasi.

    Seperti diketahui, kemunculan kasus tersebut sekalipun dipandang terlalu kecil dibandingkan populasi yang sudah disuntikkan dengan dosis vaksin itu menyebabkan belasan negara menghentikan sementara penggunaan vaksin AstraZeneca. Dari 30 kasus kelainan darah itu, dua di antaranya bersifat fatal yakni di Denmark dan Norwegia.

    Adapun sikap EMA bergeming dengan sebelumnya yakni vaksin aman dan efektif. Itu sekalipun direktur jenderalnya, Emer Cooke, mengatakan kalau investigasi panel pakar di badan tersebut tidak dapat menghilangkan secara tegas adanya kaitan antara vaksin itu dengan sejumlah kecil kasus penggumpalan darah yang parah.

    3. Bandara Internasional Yogyakarta Mulai Simulasi Penggunaan GeNose

    Penggunaan GeNose C-19 disimulasikan di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kamis 18 Maret 2021. Dalam simulasi itu tidak melibatkan penumpang dan terkait penggunaannya secara resmi masih menunggu surat edaran dan arahan dari regulator terkait.

    "Simulasi penggunaan GeNose hanya melibatkan komunitas bandara seperti pegawai maskapai, pegawai bandara, dan pegawai ground handling," kata Pelaksana tugas General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Agus Pandu Purnama, dalam keterangannya, Kamis 18 Maret 2021.

    Pandu mengatakan simulasi menggunakan fasilitas dan peralatan yang disediakan yaitu 3 unit mesin GeNose, 300 kantong GeNose, 5 bilik pemeriksaan, ruang isolasi, 2 bilik pengambilan hasil, sejumlah tenaga medis, sejumlah tenaga administrasi, dan petugas umum yang bertugas mengatur antrean.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H