Ponsel Kolaborasi Vivo X60 dan ZEISS Akan Rilis di Indonesia 8 April

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • vivo ekspansi bisnis ke 6 negara Eropa.

    vivo ekspansi bisnis ke 6 negara Eropa.

    TEMPO.CO, Jakarta - Vivo Indonesia mengumumkan ponsel Vivo X60 Series yang berkolaborasi dengan ZEISS akan dirilis pada 8 April 2021. Smartphone itu dilengkapi Gimbal Stabilization 2.0, Extreme Night Vision 2.0 dan teknologi 5G.

    Baca:
    Pendaftaran Dibuka April, Lakukan 6 Hal Ini Sebelum Memilih Sekolah Kedinasan

    Senior Brand Director Vivo Indonesia Edy Kusuma mengkonfirmasi secara resmi Vivo X60 Series akan hadir di pasar Indonesia. “Seri ini mengusung teknologi dan fitur yang sama dengan versi global,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Kamis, 25 Maret 2021.

    Inovasi pada lensa kamera Vivo X60 Series adalah hasil dari kemitraan jangka panjang dengan ZEISS yang fokus pada optik dan opto-elektronik serta pelopor. Teknologinya memberikan peningkatan pada ketajaman dan kejernihan gambar untuk hasil warna foto maupun video.

    Menurut Edy, dalam pengembangannya, Vivo mengadopsi teknologi optik dari ZEISS dengan membawa lensa dengan standar kualitas proses optik ZEISS. “Teknologi ini akan memberikan peningkatan pada ketajaman dan kejernihan setiap gambar yang diabadikan,” kata dia.

    Selain itu, Vivo X60 Series juga hadir sebagai ponsel masa depan yang siap menyambut 5G network. Sehingga memungkinkan konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan aman ketika jaringan 5G telah tersedia.

    Edy menambahkan, Vivo X60 series juga akan dibalut dengan desain estetik yang memberikan kesan eksklusif, modern, dan premium. “Detail mengenai spesifikasi dan peluncuran X60 Series, bisa memantau langsung di media sosial vivo Indonesia,” tutur Edy.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.