Tak Biasa, Guguran Lava Pijar Gunung Merapi Terjang Dua Arah

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Guguran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Jumat, 5 Maret 2021. Menurut data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan Kamis hingga Jumat Gunung Merapi mengalami 81 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.200 m ke arah barat daya. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

    Guguran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Jumat, 5 Maret 2021. Menurut data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan Kamis hingga Jumat Gunung Merapi mengalami 81 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.200 m ke arah barat daya. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Gunung Merapi mengeluarkan aktivitas vulkanik yang tak biasa Kamis petang, 25 Maret 2021.

    Baca:
    Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Nyaris 2 Kilometer dalam 2 Jam

    Untuk kali pertama kali, sejak gunung yang dikelilingi empat kabupaten di  Yogyakarta-Jawa Tengah itu erupsi awal tahun ini, terpantau mengeluarkan guguran lava pijar ke dua arah. Tak hanya ke arah barat daya seperti biasanya, namun juga ke arah tenggara.

    "Pada Kamis, 25 Maret 2021, pukul 17.40 WIB dan 23.16 WIB teramati dua kali guguran lava pijar Merapi dengan jarak luncur maksimum 400 meter ke arah barat daya dan tenggara," kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Hanik Humaida.

    BPPTKG membeberkan guguran lava pijar kali ini tak hanya dihasilkan dari satu kubah lava Merapi bagian barat daya, namun juga kubah lava Merapi bagian tengah kawah. Merapi diketahui memiliki dua kubah lava pada fase erupsi kali ini.

    "Sumber guguran lava pijar ke tenggara asalnya dari kubah lava yang berada di tengah kawah," kata dia.

    Berdasar pantauan Kamis petang 18.00-24.00 WIB, selain meluncurkan guguran ke dua arah, saat itu asap kawah Merapi juga teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 400 meter di atas puncak kawah.

    Namun dalam periode pengamatan 6 jam selanjutnya, mulai pukul 00.00-06.00 WIB pada Jumat 26 Maret 2021, guguran lava pijar Merapi sudah kembali ke satu arah, yakni barat daya.

    "Pada Jumat pagi ini teramati 4 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 900 meter ke arah barat daya," kata Hanik.

    Asap kawah Merapi juga teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 200 meter di atas puncak kawah. "Tingkat aktivitas Gunung Merapi tetap di level III atau Siaga," kata Hanik.

    Potensi bahaya tak berubah, yakni berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.

    Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak Gunung Merapi.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.