Top 3 Tekno Berita Kemarin: dari Terusan Suez Sampai Tanah Kuburan

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pekerja terlihat di samping kapal kontainer yang diterjang angin kencang dan kandas di Terusan Suez, Mesir 24 Maret 2021. Pelabuhan Alexandria dan Dekheila Mesir, yang keduanya terletak di sepanjang Mediterania, ditutup pada Rabu karena kondisi cuaca buruk, kata Otoritas Pelabuhan Alexandria. [Otoritas Terusan Suez / Selebaran melalui REUTERS]

    Para pekerja terlihat di samping kapal kontainer yang diterjang angin kencang dan kandas di Terusan Suez, Mesir 24 Maret 2021. Pelabuhan Alexandria dan Dekheila Mesir, yang keduanya terletak di sepanjang Mediterania, ditutup pada Rabu karena kondisi cuaca buruk, kata Otoritas Pelabuhan Alexandria. [Otoritas Terusan Suez / Selebaran melalui REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno Berita Kemarin dipuncaki oleh artikel berisi perkembangan dari Terusan Suez, Mesir. Otoritas setempat masih berusaha mengevakuasi kapal kargo raksasa Ever Given yang tersangkut di tepi kanan hingga Sabtu 27 Maret 2021 atau hari kelima. Amerika pun cemas dan angkat bicara.

    Artikel berikutnya masing-masing berasal dari Yogya dan Sumatera Barat. Yang pertama mengungkap lonjakan kasus Covid-19 di tengah vaksinasi yang dilakukan secara gencar. Yang kedua berisi penjelasan ahli pergerakan tanah di LIPI mengenai fenomena viral di media sosial, yakni tanah kuburan terangkat.

    Berikut Top 3 Tekno Berita Kemarin, Sabtu 27 Maret 2021, selengkapnya,

    1. Terusan Suez Macet Hari ke-5, Teknologi Amerika Siap Turun Tangan

    Pemerintah Amerika Serikat menawarkan bantuan teknologinya untuk membebaskan kapal kargo raksasa, Ever Given, yang tersangkut di tepian kanal Terusan Suez. Gedung Putih disebutkan ikut memantau situasi di jalur pelayaran yang termasuk tersibuk di dunia itu.

    "Sebagai bagian dari dialog diplomatik aktif kami dengan Pemerintah Mesir, kami telah menawarkan bantuan kepada otoritas setempat untuk membantu membuka kembali kanal itu," kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki, Jumat 26 Maret 2021.

    Sebuah kapal kontainer yang terkena angin kencang dan kandas di Terusan Suez, Mesir 24 Maret 2021. SUEZ CANAL AUTHORITY/Handout via REUTERS

    Psaki mengaku dialog telah terjalin tentang bagaimana Amerika bisa memberi bantuan terbaiknya. Dia berharap proses terus berjalan hingga bantuan bisa direalisasikan karena hingga hari kelima hari ini, Sabtu 27 Maret 2021, lalu lintas kapal belum juga dipulihkan.

    2. Penularan Covid-19 Yogya Kembali Melonjak Meski Gencar Vaksinasi

    Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tak menampik bahwa di tengah gencarnya vaksinasi Covid-19 yang dilakukan ternyata kasus baru kembali melonjak beberapa hari terakhir. Sepanjang 22-26 Maret, jumlah kasus baru per hari di atas 200 kasus setelah sebelumnya justru sempat ditekan di bawah 100. 

    Total kasus Covid-19 di Yogya per 26 Maret 2021 sebanyak 32.544 dengan 777 kasus kematian. Yang sudah sembuh kembali sebanyak 26.486 kasus.

    "Kenaikan kembali jumlah kasus baru ini karena dalam masyarakat masih ada pemikiran kalau sudah divaksin penularannya terhenti, lalu mereka tidak patuh protokol kesehatan lagi," ujar Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie, Jumat 26 Maret 2021.

    3. Viral Tanah Kuburan Terangkat Misterius, Ini Kata Peneliti di LIPI

    Video fenomena tanah kuburan terangkat viral di media sosial YouTube. Pengunggah video itu menerangkan fenomena itu terjadi di sebuah taman pemakaman umum di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Diunggah pada Kamis 25 Maret 2021, pada Jumat malam, video telah tersebar 1300-an kali.

    Video amatir viral di media sosial menunjukkan fenomena tanah terangkat di sebuah taman pemakaman umum di Padang Pariaman, Sumatera Barat. Istimewa

    Video menunjukkan orang berkerumun di sekitar makam yang tanahnya terangkat bersama batu nisannya. “Viral…kuburan tiba-tiba tinggi dengan sendirinya,” tulis pengunggah videonya. Lokasinya tepatnya ditulis TPU Sei Asam Sicincin Kabupaten Padang Pariaman.

    Adrin Tohari, ahli pergerakan tanah dari Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), mengatakan perlu penelitian untuk bisa mengetahui sebab pasti fenomena itu. Adrin menyatakan perlu memastikan apakah kejadian itu fenomena alam atau bukan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.