Hari Ini Hari Bekantan, Peneliti: Harapan Spesies Kunci Tak Punah

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Monyet Bekantan berhidung besar yang merupakan maskot fauna provinsi Kalimantan Selatan ini pernah dijuluki sebagai bianatang terjelek di dunia. dailymail.co.uk

    Monyet Bekantan berhidung besar yang merupakan maskot fauna provinsi Kalimantan Selatan ini pernah dijuluki sebagai bianatang terjelek di dunia. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Banjarmasin - Pendiri Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia, Amalia Rezeki, mengungkap hari ini, Minggu 28 Maret 2021, sebagai Hari Bekantan. Deklarasi 28 Maret sebagai Hari Bekantan dilaksanakan di kawasan Taman Wisata Alam Pulau Bakut, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, pada 28 Maret 2015.

    Tanggal 28 Maret, menurut Amalia, ditetapkan sebagai Hari Bekantan karena pada hari itu DPRD menetapkan bekantan (Nasalis larvatus) sebagai maskot Provinsi Kalimantan Selatan. Penetapan ditujukan untuk menggalang kepedulian terhadap upaya konservasi monyet berhidung panjang dengan rambut berwarna cokelat kemerahan tersebut.

    "Hari Bekantan ini diharapkan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap satwa ikon kebanggaan Provinsi Kalimantan Selatan yang merupakan primata endemik serta spesies kunci yang keberadaannya terancam punah," kata peneliti bekantan dari Universitas Lambung Mangkurat tersebut. 

    Foto karya Dhemas Reviyanto yang berhasil meraih Juara 1 APFI 2018 dalam kategori Foto Single Environtment/Nature yang menggambarkan kehidupan Kera hidung panjang, Bekantan (Nasalis Larvatus) di Kawasan Ekowisata Bekantan di Desa Lok Buntar Kecamatan Tapin Selatan, Kalimantan Selatan, 10 Januari 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Di Kota Banjarmasin, Amalia mengatakan, peringatan Hari Bekantan merupakan bagian dari gerakan moral untuk membangun kepedulian terhadap pelestarian bekantan. Jenis primata itu sudah masuk daftar merah spesies terancam punah International Union for Conservation of Nature (IUCN).

    Baca juga:
    Keluarga Harimau Terjebak Kamera di Taman Nasional Bukit Tigapuluh

    Dia mengemukakan, peringatan Hari Bekantan juga mendapat perhatian dari peneliti luar negeri, termasuk dari Australia, Singapura, Selandia Baru, dan Finlandia. Peneliti pemerhati bekantan dari luar negeri berharap populasi bekantan bisa terus lestari.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.