Antisipasi Hipoglikemia, Yogya Gelar Vaksinasi Covid-19 Pagi Hari Saat Ramadan

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden RI Joko Widodo (kanan) berdialog dengan seniman saat meninjau vaksinasi untuk seniman di Padepokan Seni Bagong Kussudihardjo, Bantul, Rabu 10 Maret 2021. Dalam kunjungan itu Presiden Joko Widodo menyaksikan secara langsung proses vaksinasi COVID-19 bagi seniman di Yogyakarta. ANTARA FOTO/Diaz Firmansyah

    Presiden RI Joko Widodo (kanan) berdialog dengan seniman saat meninjau vaksinasi untuk seniman di Padepokan Seni Bagong Kussudihardjo, Bantul, Rabu 10 Maret 2021. Dalam kunjungan itu Presiden Joko Widodo menyaksikan secara langsung proses vaksinasi COVID-19 bagi seniman di Yogyakarta. ANTARA FOTO/Diaz Firmansyah

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Vaksinasi Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipastikan tetap berlangsung selama bulan Ramadan atau bulan puasa yang jatuh pada April.

    Baca:
    Redmi Note 10 Rilis Besok di Indonesia, Ini Harga Globalnya

    Hanya saja, pihak Dinas Kesehatan DIY menyatakan vaksinasi akan diprioritaskan digelar saat pagi hari menimbang masa Ramadan banyak masyarakat menjalankan ibadah puasa.

    “Kami akan lakukan vaksinasi di bulan Ramadan saat pagi hari, karena momentum pagi hari itu lebih baik dari pada siang untuk mengantisipasi hipoglikemia atau gula darah rendah,” kata  Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie Senin 29 Maret 2021.

    Pembajun menuturkan, jika penerima vaksin mengalami hipoglikemia saat proses vaksinasi, yang dikhawatirkan yang bersangkutan akan mudah pingsan.

    Dengan pelaksanaan vaksinasi hanya pagi hari, maka kegiatan vaksinasi di DIY setelah siang hari atau dzuhur pun rencananya tidak akan ada lagi.

    Meski demikian, Dinas Kesehatan DIY tetap tidak menutup kemungkinan jika vaksinasi juga akan dijadwalkan pada malam hari atau setelah waktu berbuka puasa. Namun soal ini akan melihat kondisi tenaga kesehatan dan vaksinator yang bertugas.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.