Covid-19 Yogya Tembus 34 Ribu, Klaster Tilik dan Takziah Picu Peningkatan

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat hingga 3 April 2021 total 34.020 kasus terkonfirmasi Covid-19 di wilayahnya. "Hari ini masih terjadi penambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 118 kasus," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, Berty Murtiningsih, Sabtu 3 April 2021.

    Dari total kasus tersebut, mereka yang telah sembuh kembali sebanyak 28.182 orang dan meninggal bertambah 7 menjadi 824 kasus. Dalam sepekan terakhir, 28 Maret hingga 3 April, tambahan kasus baru di DIY sebanyak 1.209.

    Berty menerangkan, peningkatan kasus secara signifikan disumbang dari penularan sedikitya tiga aktivitas sosial kemasyarakatan yang membentuk klaster baru. Ketiganya adalah dua dari takziah dari Kabupaten Sleman dan satu klaster tilik atau menengok warga sakit di Kabupaten Bantul.

    Klaster takziah di Sleman terjadi pada Maret lalu setelah ada kegiatan warga melayat warga lain yang meninggal di Dusun Plalangan, Desa Pandowoharjo, dan Dusun Blekik, Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik. Dari kasus takziah di Sleman ini, Dinas Kesehatan Sleman mencatat ada 101 orang positif pascatracing terhadap lebih dari 300 orang di dua titik klaster takziah itu.

    Baru sedikit mereda kasus di Sleman, giliran Kabupaten Bantul mencatatkan munculnya klaster penularan Covid-19 yang berawal dari aktivitas tilik atau menengok orang sakit pada awal April ini. Klaster tilik di Bantul ini terjadi di Desa Jatimulyo Kecamatan Dlingo pascakegiatan sosial warga menjenguk tokoh masyarakat yang sakit pada pertengahan Maret 2021.

    "Dari klaster tilik di Bantul ini setidaknya ditemukan 28 orang terkonfirmasi positif Covid-19," kata Berty.

    Berty mengatakan, berdasar data 3 April 2021, distribusi kasus terkonfirmasi Covid-19 menurut domisili wilayah kabupaten dan kota di DIY tertinggi masih terjadi di Kabupaten Sleman dan Bantul. Dari 118 kasus baru yang ditemukan, urutannya dari Kabupaten Sleman ada tambahan 71 kasus, Kabupaten Bantul 35 kasus, Kota Yogyakarta 7 kasus, Kabupaten Kulon Progo 3 kasus dan Kabupaten Gunungkidul 2 kasus.

    Baca juga:
    Penularan Covid-19 Yogya Kembali Melonjak Meski Gencar Vaksinasi

    "Sedangkan 7 kasus terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal 5 dari Sleman, dan masing masing satu untuk Kota Yogya dan Kabupaten Gunungkidul," katanya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.