Aplikasi Google Plus Hanya Bertahan 8 Tahun, Mengapa?

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Google Plus. AP/Paul Sakuma

    Google Plus. AP/Paul Sakuma

    TEMPO.CO, JakartaGoogle Plus resmi diluncurkan pada 28 Juni 2011 lalu. Aplikasi ini bertujuan untuk menentang jejaring sosial yang ada pada saat itu, aplikasi ini juga bertujuan untuk menghubungkan Google Drive, Youtube, hingga Blogger.

    Google Plus juga menjadi perusahaan keempat setelah Google Buzz (2010-2011), Google Friend Connect (2008-2012), dan Orkut yang sudah ada sejak 2004 dan dioperasikan sepenuhnya oleh Google Brazil pada 2013 hingga September 2014.

    Google Plus yang digunakan sebagai media dalam melakukan aktivitas melalui jejaring sosial dan memungkinkan para pengguna dan peminat saling mengenal dengan memberikan identitasnya. Tidak butuh waktu 1 tahun pengguna Google Plus sudah mencapai 10 juta.

    Walaupun pengguna yang banyak, rata-rata pemakaian aplikasi tidak sebanding dengan banyaknya pengguna. Hal ini dikarenakan para pengguna mendaftar akun Google Plus untuk menggunakan fitur-fitur Google lainnya.

    Peningkatan-peningkatan tersebut terus terjadi hingga 2013 penggunanya sudah mencapai 540 juta penggun aktif.

    Adapun fitur yang ditawarkan adalah Circles. Fitur ini memungkinkan orang untuk mengatur kontak menjadi kelompok untuk berbagi. Dalam fitur ini kebijakan privasi juga menjadi hal yang cukup diperhatikan. Oleh karena itu, pengguna yang dapat melihat daftar orang-orang dalam kelompok, namun tidak dapat melihat nama-nama mereka.

    Baca: Google Plus Akan Ditutup Setelah Informasi 500.000 Pengguna Bocor

    Yang cukup sering digunakan adalah fitur Messenger dan Hangout. Fitur ini seperti fitur-fitur yang ada di media sosial seperti Whatsapp ataupun Line. Fitur ini digunakan untuk mengirim pesan dan melakukan obrolon video dengan kapasitas mencapai 10 orang.

    Selain itu ada fitur Instant Upload, Sparks, Streams, hingga Games. Adapun fungsi dari fitur-fitur ini seperti, menyimpan foto dan video, mencari topik yang sefrekuensi dalam fitur Circles, membaca berita layaknya news feed yang ada di Facebook, hingga hiburan seperti Games.

    Pada 2018, Google resmi mengumumkan untuk menutup aplikasi Google Plus ini karena rendahnya pengguna dan tantangan dalam mempertahankan produksi sesuai ekspektasi konsumen. Penutupan ini dilakukan pada 2 April 2019.

    GERIN RIO PRANATA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.