Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Mencari Penampakan Harimau Jawa, Covid-19

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas BKSDA saat memasang kamera cctv bersensor gerakan atau camera trap di batang pohon pinggiran hutan pinus di lereng Gunung Wilis, Desa Nyawangan, Tulungagung. Pemasangan menindaklanjuti laporan penampakan harimau loreng. (Ist/foto dok)

    Petugas BKSDA saat memasang kamera cctv bersensor gerakan atau camera trap di batang pohon pinggiran hutan pinus di lereng Gunung Wilis, Desa Nyawangan, Tulungagung. Pemasangan menindaklanjuti laporan penampakan harimau loreng. (Ist/foto dok)

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Blitar melepas tiga dari tujuh camera trap yang selama tiga bulan terakhir dipasang di sekitar lereng Gunung Wilis sisi wilayah Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Pemasangan kamera itu untuk mendeteksi dugaan keberadaan Harimau Jawa.

    Baca:
    Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Klaster Covid-19 Pesantren Klaten, Mutasi E484K

    Berita terpopuler selanjutnya tentang sebanyak 43 siswa Sekolah Pertanian di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlah itu mendominasi di antara 66 kasus baru yang terjaring dari tracing yang dilakukan Puskesmas Singkawang Selatan II, Rabu 7 April 2021.

    Selain itu, studi kelompok skala besar di kalangan tenaga profesional di bidang perawatan kesehatan di Swedia menemukan bahwa bahkan infeksi Covid-19 yang ringan pun kerap menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang.

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno:

    1. Cari Penampakan Harimau Jawa, 3 Camera Trap Gunung Wilis Diperiksa

    Petugas BKSDA saat memasang kamera cctv bersensor gerakan atau camera trap di batang pohon pinggiran hutan pinus di lereng Gunung Wilis, Desa Nyawangan, Tulungagung. Pemasangan menindaklanjuti laporan penampakan harimau loreng. (Ist/foto dok)

    Petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Blitar melepas tiga dari tujuh camera trap yang selama tiga bulan terakhir dipasang di sekitar lereng Gunung Wilis sisi wilayah Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Pemasangan kamera itu untuk mendeteksi dugaan keberadaan Harimau Jawa.

    "Kamera-kamera itu dilepas untuk diobservasi," kata Kepala BKSDA KRW 2 Blitar, Joko Dwiyono, saat dihubungi pada Rabu lalu, 7 April 2021.

    Dijelaskannya, ada tim khusus yang bertugas mengamati hasil tangkap gambar yang tersimpan di kamera CCTV bersensor gerak tersebut. Karena file diperkirakan berdurasi panjang, tim yang mengobservasi diyakini butuh waktu lama. "Tetapi apapun hasilnya nanti, akan kami sampaikan," kata Joko.

    Sejauh ini, BKSDA belum menerima lagi laporan penampakan harimau di lereng Gunung Wilis. Warga, disebutkan Joko, sudah tak lagi heboh. Suasana di sekitar areal Hutan Desa Nyawangan dan Nglurup pun lebih tenang ketimbang saat ramai isu penampakan harimau loreng hampir setinggi badan kuda. "Belum ada kabar lagi penampakan harimau dari warga," kata Joko.

    2. Covid-19 Menyebar di Sekolah Pertanian di Singkawang, 43 Siswa Ditemukan Positif

    Satgas Covid-19 bersiap melakukan penyemprotan disinfektan di Sekolah Pertanian Singkawang, Kamis 8 April 2021. Sebanyak lebih dari 40 siswa di sekolah itu ditemukan positif terinfeksi virus corona. (Rudi)

    Sebanyak 43 siswa Sekolah Pertanian di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlah itu mendominasi di antara 66 kasus baru yang terjaring dari tracing yang dilakukan Puskesmas Singkawang Selatan II, Rabu 7 April 2021.

    "Yang terkonfirmasi positif rata-rata orang tanpa gejala (OTG) sehingga para siswa itu disarankan menjalani isolasi mandiri dalam satu ruangan di ssrama," kata Camat Singkawang Selatan, Yulianus, Kamis April 2021.

    Aparat Kecamatan Singkawang bersama Satgas Covid-19 Kota Singkawang, Yulianus menambahkan, selanjutnya melakukan langkah-langkah pencegahan dengan melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar lingkungan sekolah.
    Ads by Kiosked

    Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Singkawang, Barita P. Ompusunggu, mengatakan, kasus Covid-19 di Kota Singkawang kembali meningkat tajam. Tambahan 66 kasu sepanjang Rabu menjadikan total kasus di kota itu saat ini sebanyak 218 orang.

    3. Studi: Infeksi Covid-19 Ringan Kerap Picu Masalah Kesehatan Jangka Panjang

    Kata "COVID-19" tercermin dalam setetes jarum suntik dalam ilustrasi yang diambil pada 9 November 2020. [REUTERS / Dado Ruvic / Ilustrasi]

    Studi kelompok skala besar di kalangan tenaga profesional di bidang perawatan kesehatan di Swedia menemukan bahwa bahkan infeksi Covid-19 yang ringan pun kerap menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang.

    Delapan bulan setelah mengalami infeksi, satu dari 10 orang mengalami masalah berkepanjangan dengan tingkat keparahan yang cukup untuk menimbulkan dampak sosial negatif, baik di tempat kerja maupun di rumah, demikian dilaporkan Swedish Television (SVT) pada Rabu, 7 April 2021. Gejala yang paling umum adalah hilangnya kemampuan indra penciuman dan perasa, kelelahan, dan kesulitan bernapas.

    Studi tersebut juga menemukan bahwa satu dari empat orang mengalami gejala yang bertahan selama lebih dari dua bulan. Simak Top 3 Tekno Berita Hari Ini lainnya di Tempo.co.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.