Apple Hadapi Gugatan Pelanggaran Paten Chip 5G pada iPhone 12

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO Apple Tim Cook berpose dengan iPhone 12 Pro baru di Apple Park di Cupertino, California, AS dalam foto yang dirilis 13 Oktober 2020. Apple resmi memperkenalkan generasi iPhone terbarunya, iPhone 12 pro dan iPhone 12 Pro Max dalam acara bertajuk Hi Speed yang digelar virtual, Rabu dinihari waktu Indonesia, 14 Oktober 2020. Brooks Kraft/Apple Inc./Handout via REUTERS

    CEO Apple Tim Cook berpose dengan iPhone 12 Pro baru di Apple Park di Cupertino, California, AS dalam foto yang dirilis 13 Oktober 2020. Apple resmi memperkenalkan generasi iPhone terbarunya, iPhone 12 pro dan iPhone 12 Pro Max dalam acara bertajuk Hi Speed yang digelar virtual, Rabu dinihari waktu Indonesia, 14 Oktober 2020. Brooks Kraft/Apple Inc./Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Apple dan Qualcomm menghadapi gugatan atas tuduhan pelanggaran paten. Gugatan menyoal teknologi 5G tertentu yang digunakan oleh kedua perusahaan, yang dituding melanggar paten kalibrasi RF. 

    Dikutip dari Apple Insider, Senin 12 April 2021, gugatan telah diajukan ke Pengadilan Distrik Barat Texas, Amerika Serikat, pada pekan lalu. Apple dan Qualcomm dituduh melanggar paten pembuat chip transceiver nirkabel 5G. 

    Disebutkan bahwa pelanggaran itu ada pada teknologi transceiver yang ada pada seri iPhone 12. Lebih spesifik, gugatan tersebut menarget chip SMR526, SDR865, dan SDX55M besutan Qualcomm. Penggugat adalah Red Rock, yang mengklaim lebih dulu mematenkan teknologi itu.

    Menurut isi gugatan, Apple dan Qualcomm sudah tahu adanya paten itu. Red Rock menyatakan Qualcomm telah setidaknya menerima pemberitahuan tentang keberadaan paten tersebut tiga kali antara 2008-2011. 

    Lebih lanjut, gugatan menyatakan bahwa tindakan yang diambil oleh pembuat iPhone dan Qualcomm, “Telah, dan terus, dilakukan dengan sengaja, dan cara yang mengerikan serta merupakan pelanggaran yang disengaja atas kekayaan intelektual.”

    Gugatan dijadwalkan segera disidangkan. Gugatan didaftarkan untuk melarang Apple dan Qualcomm melanggar paten, bersama dengan tuntutan pembayaran royalti dan bahkan menutupi ongkos kerusakan.

    GIZMOCHINA | APPLE INSIDER

    Baca juga:
    Ponsel iPhone 11 Pro Cacat Logo Disebut Laku Dijual Lebih Mahal, Rp 39,5 Juta


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.