Gunung Merapi Muntahkan 3 Awan Panas dan 17 Lava Pijar dalam 6 Jam

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Guguran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Ahad, 28 Maret 2021. Hingga saat ini status Gunung Merapi Level III atau Siaga. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    Guguran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Ahad, 28 Maret 2021. Hingga saat ini status Gunung Merapi Level III atau Siaga. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Mengawali Ramadan pada Selasa, 13 April 2021, aktivitas Gunung Merapi belum juga menunjukkan tanda-tanda penurunan.

    Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mencatat, hanya dalam waktu enam jam mulai pukul 00.00-06.00 WIB aktivitas vulkanik Merapi masih sangat intens.

    "Selama enam jam pagi ini teramati tiga kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal 1.800 meter ke arah barat daya," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida.

    Awan panas guguran Merapi awalnya terjadi dini hari sekitar pukul 02.35 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 31 milimeter dan durasi 92 detik. Jarak luncur awan panas pertama ini 1.300 meter ke arah barat daya.

    Lalu awan panas guguran Merapi terjadi lagi pada 04.47 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 46 milimeter dengan durasi 112 detik dan jarak luncur memanjang jadi 1.800 meter ke arah barat daya.

    Hanik mengatakan, tak hanya awan panas, selama enam jam itu Merapi juga memuntahkan 15 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter ke arah barat daya. Lalu 2 kali lava pijar dengan jarak luncur maksimal 400 meter ke arah tenggara.

    Gunung Merapi pagi ini terlihat cukup jelas. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah. "Status masih tetap Siaga," kata Hanik.

    Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal kilometer dan pada sektor tenggara, yaitu sungai Gendol sejauh 3 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

    Baca:
    Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi Melambat Sepekan Ini


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.