Iklan Palsu Clubhouse Versi PC di Facebook Sebarkan Malware

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aplikasi Clubhouse. Kredit: YouTube/CNET

    Aplikasi Clubhouse. Kredit: YouTube/CNET

    TEMPO.CO, Jakarta - Aplikasi obrolan suara Clubehouse telah mengalami pertumbuhan pesat sejak diriis tahun lalu. Hal itu dimanfaatkan para peretas atau hacker untuk menyebarkan malware melalui iklan palsu Clubhouse versi PC.

    Dilaporkan Phone Arena, Selasa, 13 April 2021, bagi mereka yang tidak sadar, Clubhouse hanya tersedia di Apple iOS saat ini. Artinya, versi Android-nya masih beberapa bulan lagi.

    Tetapi karena aplikasinya cukup populer belakangan ini, iklan palsu dari versi yang tidak ada, yang diajukan dengan malware telah beredar secara online. 

    Bagi mereka yang tidak menyadarinya, ruang obrolan audio ini telah menjadi platform media sosial yang meningkat selama setahun. Namun, iklan Facebook tertentu telah menghubungkan pengguna ke halaman di situs media sosial yang meniru aplikasi tersebut.

    Jika orang mengklik iklan ini, mereka akan diarahkan ke situs PC Clubhouse palsu. Saat diketuk, tautan tersebut juga disertakan dengan malware, yang diunduh ke perangkat korban.

    Aplikasi ini mencari instruksi dari server command and control atau C&C tentang tindakan apa yang harus diambil selanjutnya. Beberapa orang yang mengklik iklan palsu itu. perangkatnya telah dimuat dengan ransomware.

    Artinya, korban harus membayar uang agar perangkat yang terinfeksi berfungsi normal kembali. Meskipun Facebook belum mengungkapkan jumlah pasti klik pada iklan palsu ini, sembilan dari Clubehouse iklan ini ditemukan di platform media sosial itu.

    PHONE ARENA | GIZMOCHINA

    Baca:
    Data 1,3 Juta Pengguna Clubhouse Bocor Secara Online


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.