Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Booming Tanaman Porang, WhatsApp, Gempa

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tanaman Porang Foto Litbang Kementerian Pertanian

    Tanaman Porang Foto Litbang Kementerian Pertanian

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang Porang merupakan jenis umbi-umbian yang mulanya tidak populer, bahkan sebagaian masyarakat beranggapan bahwa tumbuhan ini hanya sekadar tanaman liar. Namun seiring berkembangnya pengetahuan juga pangsa pasar yang menjanjikan porang menjadi komoditi membantu ekonomi.

    Berita terpopuler selanjutnya tentang peneliti menemukan celah keamanan aplikasi obrolan populer, WhatsApp. Akun Anda ternyata bisa ditangguhkan oleh siapa saja dengan cara yang cukup mudah, hanya dengan memiliki nomor telepon Anda.

    Selain itu, gempa tektonik mengguncang wilayah Sukabumi dan sekitarnya hingga sampai ke Jakarta, Rabu siang, 14 April 2021. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat waktunya pukul 13.28.40 WIB. Kekuatan gempa hasil dari pemutakhiran data bermagnitudo 4,9 dari informasi awal 5,1.

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno:

    1. Lagi Booming di Pasar Mancanegara, Jangan Sampai Tidak Tahu Apa Itu Porang

    Tanaman Porang Foto Litbang Kementerian Pertanian

    Porang merupakan jenis umbi-umbian yang mulanya tidak populer, bahkan sebagaian masyarakat beranggapan bahwa tumbuhan ini hanya sekadar tanaman liar. Namun seiring berkembangnya pengetahuan juga pangsa pasar yang menjanjikan porang menjadi komoditi membantu ekonomi.

    Tumbuhan yang berasal dari famili Araceae memiliki nama latin Amorphophallus oncophyllus Prain, dapat tumbuh dinaungan bawah tegakan pohon jati, sonokeling, mahoni ataupun sengon dan memiliki tingkat toleransi yang baik dibandingkan dengan jenis tanaman lainnya. Namun biasanya para pembudidaya tanaman ini, menanamnya di atas kontur tanah yang agak kering.

    Diketahui porang merupakan tanaman penghasil gizi baik seperti karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin, dan serat pangan. Mulanya tanaman ini telah dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan bahan baku industri, hanya saja produksinya tidak masif seperti waktu sekarang ini.

    2. Peneliti: Akun WhatsApp Bisa Ditangguhkan Orang Lain dengan Mudah

    Logo WhatsApp. Kredit: Time

    Peneliti menemukan celah keamanan aplikasi obrolan populer, WhatsApp. Akun Anda ternyata bisa ditangguhkan oleh siapa saja dengan cara yang cukup mudah, hanya dengan memiliki nomor telepon Anda.

    Dikutip Android Police, Senin, 12 April 2021, cacat yang baru ditemukan peneliti itu menggunakan dua vektor terpisah. Penyerang menginstal WhatsApp di perangkat baru dan memasukkan nomor Anda untuk mengaktifkan layanan obrolan itu.

    Mereka tentu saja tidak dapat memverifikasinya, karena sistem otentikasi dua faktor mengirimkan perintah login ke ponsel Anda. Setelah beberapa kali percobaan berulang dan gagal, login Anda dikunci selama 12 jam.

    3. Gempa dari Laut Selatan Jawa Terasa Sampai Jakarta

    Ilustrasi gempa bumi

    Gempa tektonik mengguncang wilayah Sukabumi dan sekitarnya hingga sampai ke Jakarta, Rabu siang, 14 April 2021.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat waktunya pukul 13.28.40 WIB. Kekuatan gempa hasil dari pemutakhiran data bermagnitudo 4,9 dari informasi awal 5,1.

    Pusat atau episenter gempa terletak pada koordinat 7,4 LS dan 105,92 BT. "Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 83 kilometer arah barat daya Kota Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat," kata Bambang Setiyo Prayitno, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, lewat keterangan tertulis, Rabu, 14 April 2021. Simak Top 3 Tekno Berita Hari Ini lainnya di Tempo.co.

    Simak Top 3 Tekno Berita Hari Ini lainnya di Tempo.co.

    Baca:
    Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Dekan FKUI Tanggapi Peleburan Kemenristek, Samsung


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.