Cara Menggunakan Humidifier, Si Pelembap Ruangan

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Humidifier. Pixabay

    Ilustrasi Humidifier. Pixabay

    TEMPO.CO, Jakarta - Ruang di dalam rumah dalam kondisi kering dan pengap kerap timbulkan rasa kurang nyaman untuk ditinggali, penggunaan humidifier dapat membantu mengatasi hal tersebut. Alat ini punya manfaat melembapkan kondisi ruangan.

    Humidfier ini akrab sekali dengan rumah sakit, di mana di tempatkan pada Ventilator medis yang tak lain lagi untuk  meningkatkan kenyamanan pasien. Namun kini Humidifier terdapat di berbagai lini besar dalam konteks komersial dengan sistem HVAC di kelembagaan, atau industri.

    Penggunaan pendingin ruang sering menjadi solusi untuk kondisi ruang yang kurang sirkulasi udaranya atau bahkan suhu ruang yang tidak mendukung, namun ternyata penggunaan pendingin ruanga menimbulkan situasi seperti kulit kering, hidung perih, tenggorokan kering juga risiko asma kambuh jika dalam waktu yang lama, maka bisa dibantu dengan menyertakan Humidfier di ruangan tersebut.

    Mengapa benda yang berkaitan dengan udara memiliki nilai penting, menurut Jurnal Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia menjelaskan hampir 90 persen hidup manusia berada dalam ruangan dan kualitas udara dalam ruang sangat mempengaruhi kesehatan manusia.

    Negara maju sebanyak 67 persen angka kematian pertahun terjadi di perdesaan karena pencemaran udara dalam ruang rumah, sedangkan di perkotaan sebesar 23 pesen, lalu bagi negara berkembang angka kematian terkait pencemaran udara dalam ruang rumah sebesar 9 persen di daerah perkotaan sedangkan  di daerah pedesaan sebesar 1 persen, dari total kematian.

    Ada beberapa fungsi humidfier, mengutip dari laman rumah.com yakni Steam Vaporizer, uap hangat yang dihasilkan berefek membunuh bakteri di udara, walaupun efektif membunuh bakteri penggunaan daya listrik humidifier ini relatif tinggi, baiknya dijauhkan dari jangkaun anak-anak sebab jenis ini mudah menghantarkan panas. Selanjutnya Ultrasonic Humidifier, jenis ini cukup menghemat listrik, hanya saja harus disertai fungsi sterilisasi untuk hambat bakteri bisa berkembang dalam air.

    Paket kumplit, Central Humidifier yakni kombinasi pendingin ruangan seperti AC  dan humidifier  dalam rumah atau kantor untuk menambah kelembapan ke seluruh ruangan. Selanjutnya ada Impeller Humidifier, jenis ini sangat ramah anak sebab tidak menggunakan panas untuk menguapkan air melainkan pakai alat yang berputar. Evaporator  humidifier dengan harga ekonomis, jenis ini memakai kipas dan filter untuk melembapkan udara.

    Cara menggunakan humidifier

    1. Bilas reservoir air.

    Lakukan pembilasan dengan air dan sabun ringan yang berguna untuk memastikan tidak ada residu di dalam reservoir air.

    1. Tambahkan air ke reservoir.

    Di dalam reservoir air humidfier terdapat batas ukuran air, masukkan sesuai dengan garis, ada beberapa humidfier yang bisa diisi dengan air biasa, namun beberapa harus dengan air steril. Maka hal ini harus diperhatikan dengan membaca kertas ketentuan produk yang digunakan.

    1. Posisi  humidifier.

    Supaya fungsinya optimal tempatkan humidfier di permukaan benda rata dengan minimal 30 cm dari dinding, posisi peletakkan dengan sirkulasi udara juga baik untuk membantu menyebarkan uap humidfier. Sebagai catatan, sebab humidfier mengelurkan upa yang sifatnya basah, maka jangan letak di bawah rak buku, kertaa atau karpet karena dapat sebebkan kelembaban.

    1. Atur setelan.

    Kadar kelembaban yang direkomendasikan berada di kisaran 30 sampai 50 persen, bisa menambahkan oil essensial, namun tergantung ketentuan produk. Untuk bisa mengaktifkan humidfier memiliki tombol kenop. 

    1. Jaga kebersihan humidfier

    Dalam rentan waktu seminggu, baiknya humidifier dibersihkan sebanyak tiga kali untuk mencegah pertumbuhan bakteri dalam perangkat dan airnya. Bisa gunakan air dan sabun.

    TIKA AYU

    Baca: Selain pakai Diffuser, Ada 6 cara Menggunakan Minyak Esensial


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.