Pasien Covid-19 Meningkat, Kepri Curiga Akibat Varian Baru B1525

Reporter

Editor

Erwin Prima

Ratusan eks TKI dari Malaysia diperiksa oleh tenaga kesehatan di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang. Kredit: Antara/Nikolas Panama

TEMPO.CO, Tanjungpinang - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Bisri, mencurigai peningkatan jumlah pasien pada April 2021 disebabkan varian baru Covid-19, yakni B1525, yang pernah ditemukan pada Februari 2021 di Batam.

"Satu kasus pada Februari 2021 ditemukan varian baru Covid-19 di Batam, yang menginfeksi salah seorang pekerja migran Indonesia dari Malaysia. Kemungkinan ini menyebar saat proses pemulangan pekerja itu," katanya di Tanjungpinang, Minggu, 2 Mei 2021.

Menurut analisisnya, potensi varian baru Covid-19 masuk ke Kepri cukup besar, karena eks pekerja migran Indonesia masuk ke Tanah Air melalui Batam dan Tanjungpinang.

Karena itu, Dinkes Kepri telah melayangkan surat permohonan kepada Kemenkes untuk meneliti lebih mendalam jenis Covid-19 yang menular kepada warga.

"Penelitian itu membutuhkan waktu. Kami curiga karena penularannya begitu cepat. Kami berharap penularan varian baru Covid-19 tidak terjadi," katanya.

Selain itu, Bisri mengatakan penularan Covid-19 yang begitu cepat di Kepri tidak terlepas dari kelalaian masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas.

Kelalaian itu, menurut dugaannya disebabkan sejak Januari-Maret 2021 kasus aktif Covid-19 semakin sedikit.

"Karena kasus Covid-19 semakin sedikit, ada banyak orang yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Kerumunan terjadi, banyak orang yang tidak menggunakan masker," kata Bisri.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kepri mencatat jumlah warga di wilayah itu yang terinfeksi Covid-19 bertambah 145 orang sehingga menjadi 11.499 orang.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, Tengku Said Arif Fadillah, mengatakan penambahan pasien Covid-19 di wilayah itu terjadi di Batam 27 orang, Tanjungpinang 32 orang, Bintan sembilan orang, Karimun 52 orang, dan Kepulauan Anambas 25 orang.

"Natuna dan Lingga hari ini tidak terjadi penambahan kasus baru Covid-19," kata Sekda Kepri itu.

Arif mengemukakan total jumlah pasien Covid-19 sejak pandemi sampai sekarang di Kepri mencapai 11.499 orang, tersebar di Batam sebanyak 7.370 orang, Tanjungpinang 2.192 orang, Bintan 982 orang, Karimun 566 orang, Lingga 71 orang, Natuna 113 orang, dan Anambas 205 orang.

Jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 bertambah 94 orang hari ini 9.912 orang. Sebanyak 94 pasien yang sembuh tersebut, tersebar di Batam 47 orang, Tanjungpinang 12 orang, Bintan delapan orang, Karimun dua orang, Lingga satu orang, dan Anambas 24 orang.

Jumlah pasien yang meninggal dunia bertambah lima orang sehingga menjadi 268 orang.

Sedangkan jumlah kasus aktif di Kepri mencapai 1.319 orang, yang tersebar di Batam 681 orang, Tanjungpinang 294 orang, Bintan 149 orang, Karimun 115 orang, Lingga sembilan orang, Natuna tiga orang, dan Anambas 68 orang.

"Bintan, Kota Batam dan Tanjungpinang ditetaokan sebagai Zona Oranye atau risiko sedang penularan Covid-19, sedangkan Karimun, Lingga, Natuna dan Anambas sebagai Zona Kuning atau resiko penularan rendah," demikian Tengku Said Arif Fadillah.

ANTARA

Baca:
Roket 21 Ton Cina Bakal Jatuh ke Bumi dengan Tidak Terkendali






Nestapa Keluarga Korban Gagal Ginjal Akut

11 jam lalu

Nestapa Keluarga Korban Gagal Ginjal Akut

Rama, bocah 4 tahun hanya bisa terkapar di ruang PICU RSCM setelah dokter menyatakan ia terkena penyakit gagal ginjal akut.


8 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1-4 di DKI Jakarta Selama Desember 2022

12 jam lalu

8 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1-4 di DKI Jakarta Selama Desember 2022

Berikut daftar lokasi vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta. Melayani vaksin dosis pertama hingga dosis keempat, khsusu tenaga kesahatan.


KEK Nongsa Batam Resmi Beroperasi, Pengelola Bisa Undang Investor Masuk

17 jam lalu

KEK Nongsa Batam Resmi Beroperasi, Pengelola Bisa Undang Investor Masuk

Pengelola KEK Nongsa Batam sudah bisa mengundang investor untuk masuk dan mengembangkan kegiatan yang ada di dalamnya.


Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

22 jam lalu

Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

Grand Prix Formula 1 Cina dipastikan tidak akan masuk dalam agenda F1 2023. Apa penyebabnya? Simak selengkapnya di artikel ini!


WHO: Kesenjangan Strategi Atasi Covid-19 Lahirkan Varian Baru

1 hari lalu

WHO: Kesenjangan Strategi Atasi Covid-19 Lahirkan Varian Baru

Kesenjangan dalam strategi mengatasi Covid-19 tahun ini terus menciptakan kondisi sempurna bagi munculnya varian baru yang mematikan


Kemenkes Ungkap Tren Kematian Covid-19 Masih Naik, Vaksinasi Terus Digenjot

1 hari lalu

Kemenkes Ungkap Tren Kematian Covid-19 Masih Naik, Vaksinasi Terus Digenjot

Juru Bicara Kemenkes Muhammad Syahril mengungkapkan Indonesia masih berada di Level 1 transmisi Komunitas Covid-19.


WNA Tidak Bayar Denda Tilang Elektronik, Polda Kepri Punya Penangkalnya

1 hari lalu

WNA Tidak Bayar Denda Tilang Elektronik, Polda Kepri Punya Penangkalnya

Integrasi data Polri dan Imigrasi dapat mencegah WNA yang kena tilang elektronik tapi mangkir dari kewajiban membayar denda.


Kemenkes Sebut Capaian Imunisasi Kejar di Luar Jawa-Bali Masih Rendah

1 hari lalu

Kemenkes Sebut Capaian Imunisasi Kejar di Luar Jawa-Bali Masih Rendah

Berdasarkan temuan, Provinsi di luar Jawa-Bali memiliki capaian imunisasi kejar yang lebih rendah dibandingkan dengan wilayah regional Jawa Bali.


Antisipasi Lonjakan Kasus XBB Jelang Liburan Natal, Kemenkes Ingatkan Warga Patuhi Prokes

1 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Kasus XBB Jelang Liburan Natal, Kemenkes Ingatkan Warga Patuhi Prokes

Pengendalian varian XBB dilakukan melalui disiplinnya protokol kesehatan dan juga dengan vaksinasi lengkap


Aliansi Untuk Mengakhiri AIDS pada Anak di Indonesia Resmi Dibentuk!

2 hari lalu

Aliansi Untuk Mengakhiri AIDS pada Anak di Indonesia Resmi Dibentuk!

Di Indonesia, hanya 25% dari anak-anak yang hidup dengan HIV menjalani pengobatan ARV yang menyelamatkan jiwa. UNAIDS Indonesia, Jaringan Indonesia Positif, Ikatan Perempuan Positif Indonesia, Lentera Anak Pelangi, dan Yayasan Pelita Ilmu menginisiasi aliansi baru untuk memperbaiki salah satu masalah yang paling mencolok dalam respon penanggulangan AIDS.