Indonesia Berlimpah Batuan Alam, Tertua Umur 865 Juta Tahun

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan duduk di antara tumpukan batuan granit di kawasan situs geologi Alif Stone Park di Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis 12 November 2020. Keberadaan sejumlah situs geologi, seperti 'Alif Stone Park', Senubing, Pantai Bamak, Tanjung Datuk, Batu Kasah, dan sejumlah situs lainnya membuat Natuna saat ini Geopark Nasional oleh Komite Nasional Geopark Indonesia (ADHOC) dan diusulkan untuk masuk ke dalam 'Global Geopark Network' (GGN) UNESCO. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Sejumlah wisatawan duduk di antara tumpukan batuan granit di kawasan situs geologi Alif Stone Park di Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis 12 November 2020. Keberadaan sejumlah situs geologi, seperti 'Alif Stone Park', Senubing, Pantai Bamak, Tanjung Datuk, Batu Kasah, dan sejumlah situs lainnya membuat Natuna saat ini Geopark Nasional oleh Komite Nasional Geopark Indonesia (ADHOC) dan diusulkan untuk masuk ke dalam 'Global Geopark Network' (GGN) UNESCO. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Balai Informasi dan Konservasi Kebumian, Lembaga Ilmu Pengetahun Indonesia, Indra Riswadinata, mengungkap kekayaan batuan alam yang ada di Indonesia. Kekayaan yang melimpah ini dibentuk oleh kondisi tektonik regional yang dihasilkan dari pertemuan 3 lempeng Bumi: Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik.

    Indra mengambil contoh sumber-sumber bahan tambang yang kini dinikmati. “Bisa berupa bahan tambang logam, non logam, batuan dan kelompok batu bara, minyak dan gas, serta mineral radioaktif,” ujarnya dalam acara virtual Talk to Scientists Spesial Hari Pendidikan Nasional 2021 yang diselenggarakan oleh LIPI, Selasa 4 Mei 2021.

    Kekayaan batuan alam juga tercermin di Geopark Karangsambung, Kebumen, Jawa Tengah. Satu di antara Kampus Lapangan Geologi di Indonesia ini menyimpan berbagai jenis batuan. "Luasnya hanya 2.150 meter persegi tapi ada aneka batuan unik dan langka konsep plate tectonic yang terjadi 120 juta tahun lalu,” kata Indra lagi.

    Dihubungi terpisah Peneliti Pertama di Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Eko Puswanto, mengatakan ada perbedaan karakter batuan yang cukup kompleks di Indonesia dibandingkan negara lain. Karakternya dibedakan melalui penyebaran, umur, tipe dan jenis batuan yang dikontrol oleh kondisi tektonik regional, proses dan sejarah geologinya.

    Eko menerangkan bahwa umur Bumi diduga sudah 4 miliar tahun. Adapun batuan tertua di Indonesia seumur zaman Kambrium. Rujukan Eko adalah temuan pada jalur plutonit pra-Kambrium yang tersingkap di Pulau Anambas, Natuna. "Umurnya 865 juta tahun,” kata dia.

    Melihat Laboratorium Batuan Alam Karangsambung

    Beragam unsur batuan yang terhimpun di suatu formasi geologi, Eko menambahkan, mempunyai cerita yang membahas tatanan tektonik dan sejarah geologi Indonesia yang dinamis dan kompleks. “Sangat menarik, dan ini tidak tersingkap di negara lain.”

    Peneliti Utama Geoteknologi LIPI Chusni Ansori menerangkan bahwa secara umum jenis-jenis batuan yang ada di Indonesia komplet dan representatif mewakili tiga kelompok besar jenis batuan beku, sedimen, dan metamorf. Jika mau diklasifikasi lebih detil, jenis-jenis batuan di Indonesia disebutnya sangat beragam.

    "Batuan alam yang ada bisa terdiri dari ratusan lebih kelompok batuan beku, sedimen, dan metamorf,” ujar Chusni menambahkan.

    Baca juga:
    Teknik Fotografi Ini Ungkap Detil Batuan Hajar Aswad


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.