Covid-19 India: Sejuta Follower Tak Mampu Selamatkan Nyawa YouTuber Ini

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua pasien Covid-19 berbaring di satu ranjang saat dirawat di rumah sakit Lok Nayak Jai Prakash (LNJP), New Delhi, India, 15 April 2021. Dua pasien positif pun terpaksa berbagi ranjang karena ruang isolasi yang disediakan sudah penuh sejak kasus Covid-19 melonjak drastis pada Kamis (15/4). REUTERS/Danish Siddiqui

    Dua pasien Covid-19 berbaring di satu ranjang saat dirawat di rumah sakit Lok Nayak Jai Prakash (LNJP), New Delhi, India, 15 April 2021. Dua pasien positif pun terpaksa berbagi ranjang karena ruang isolasi yang disediakan sudah penuh sejak kasus Covid-19 melonjak drastis pada Kamis (15/4). REUTERS/Danish Siddiqui

    TEMPO.CO, Jakarta - Memiliki 1,2 juta follower di Facebook dan lebih dari seratus ribu subscriber di YouTube tak membuat Rahul Vohra, seorang content creator populer di India, mampu menyelamatkan nyawanya dari Covid-19. Akunnya telah berseru-seru meminta bantuan mendapatkan tempat perawatan di rumah sakit dengan ventilator yang memadai selama berhari-hari sebelumnya akhirnya dia meninggal Minggu 9 Mei 2021.

    Rahul, 35 tahun, termasuk di antara figur yang tergulung gelombang kedua wabah Covid-19 di negerinya saat ini. Setiap hari--selama empat hari berturut-turut--lebih dari 400 ribu kasus infeksi baru dilaporkan di India. Besarnya ledakan kasus tersebut menyebabkan ambruknya layanan kesehatan. Pasien tak kebagian ruang perawatan dan suplai oksigen di rumah sakit-rumah sakit merebak di seantero India. 

    Dalam unggahannya pada 4 Mei lalu, Rahul telah mengabarkan kepada para follower-nya kalau dia terinfeksi virus corona. Saat itu dia mengatakan kalau telah dibawa ke sebuah rumah sakit namun empat hari di sana tak mengalami tanda-tanda gejala yang membaik. Dia mengungkap kebutuhan mencari rumah sakit lain yang masih memiliki suplai oksigen untuknya. Rahul merasakan dadanya yang semakin sesak.

    "Tidak adakah yang merawat saya? Saya menulis ini karena benar-benar tak berdaya. Anggota keluarga saya juga tak mampu mengatasi situasi ini," katanya meratap.

    ADVERTISEMENT

    Sehari sebelum kematiannya, Rahul Vohra sempat menulis pesannya yang terakhir. Dia meyakinkan kalau seandainya bisa mendapat perawatan, dia akan bisa bertahan. Kali itu Rahul membagikan pula nama, usia, nama rumah sakit, kamar, dan lantai di mana dia sedang berada. Dia berharap pertolongan menghampirinya.

    “Saya akan reinkarnasi dan akan membuat karya besar. Sekarang, saya sudah tak bisa bertahan lagi," kata dia. Keesokan harinya, Rahul meninggal.

    Direktur Asmita Theatre Group, Arvind Gaur, menyebut Rahul sebagai satu di antara aktor berbakat yang pernah dimilikinya. "Maaf, kami tidak dapat menyelamatkanmu. Kami telah membunuhmu," katanya juga lewat unggahan di Facebook.

    Menurut Arvind, pada Sabtu malam, Rahul memang akhirnya dipindah rumah sakit tapi semuanya sudah terlambat. Covid-19 merenggut napas terakhirnya yang tersisa. Rahul sang YouTuber tercatat di antara 4.092 orang di India yang dilaporkan meninggal sepanjang hari itu sebab virus yang sama.

    OPINDIA | FINANCIAL EXPRESS

    Baca juga:
    Kalimantan Tengah Umumkan Temuan Varian Virus Covid-19 Mirip di India


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.