Soal Masjid Al Aqsa Sempat Dilarang di Instagram, Ini Penjelasannya

Reporter

Seorang anggota polisi Israel berlari di belakang seorang juru kamera selama bentrokan dengan warga Palestina di kompleks Masjid Al Aqsa, di Kota Tua Yerusalem, 10 Mei 2021. Bentrokan kembali pecah antara pasukan Israel dan warga Palestina di luar Masjid Al-Aqsa pada hari ini Senin, 10 Mei 2021. REUTERS/Ammar Awad

TEMPO.CO, Jakarta - Instagram mencabut dan membatasi seluruh unggahan berisi gambar dan video Masjid Al Aqsa di Yerusalem setelah moderatornya tak memilah nama itu dari kelompok yang dicap teroris. Dalam pesan yang beredar di internal Instagram, pimpinan tim kebijakan perihal Dangerous Organizations and Individuals menyebut pencabutan dan pembatasan unggahan tentang Masjid Al Aqsa tersebut sebagai 'enforcement errors' atau imbas kebijakan yang ada.

Facebook, pemilik Instagram, membagikan salinan dari unggahan internal itu, Kamis 13 Mei 2021. Di dalamnya tertulis klarifikasi bahwa sementara Al Aqsa (dalam bahasa Arab) merujuk kepada sebuah lokasi, kata yang sama juga sayangnya menunjuk nama-nama beberapa organisasi yang dibatasi di platform itu. "Bagaimanapun juga, kebijakan ini (mencabut dan membatasi unggahan tentang Majid Al Aqsa) tidak seharusnya dan bukanlah pelanggaran di platform kami," tertulis di sana.

BuzzFeed News melaporkan kalau benar ada satu kelompok bersenjata yang disebut Brigade Martir Al-Aqsa yang diberi label teroris oleh Amerika Srikat dan Uni Eropa. Sejumlah kelompok dengan nama mirip juga dianggap bagian dari jaringan pendukung organisasi itu.

Kebijakan pencabutan unggahan dibuat saat Masjid Al-Aqsa, satu dari situs suci bagi umat Islam, menjadi pusat lokasi bentrokan antara warga Palestina dan polisi Israel. Bentrokan yang merupakan bagian dari eskalasi kekerasan yang meluas di Gaza tersebut telah menyebabkan sedikitnya 72 orang tewas di Gaza, termasuk 16 anak-anak, dan tujuh orang di Israel.

Sejumlah media melaporkan, ketika mencoba membagikan rekaman video dan gambar kekerasan yang terjadi di masjid itu, pengguna Instagram menemukan unggahan mereka telah dibatasi. Foto dan video tidak bisa dilihat oleh pengguna lain, atau bahkan dicabut dari platform.

"Kami tegaskan - bukan Masjid Al-Aqsa yang ada dalam kebijakan kami perihal Organisasi Berbahaya, tapi lebih menunjuk ke sebuah kelompok dengan nama 'Al-Aqsa'," kata Facebook. "Pencabutan yang dialami unggahan dengan mention nama masjid adalah enforcement errors dan mereka tidak seharusnya terjadi dalam kebijakan kami."

Pesan itu dilanjutkan dengan Facebook menyatakan memiliki kewajiban legal untuk mencabut unggahan yang mendukung atau mewakili organisasi yang mendapat sanksi oleh Amerika Serikat itu. Meski, diakuinya, perlakuannya tidak sama untuk unggahan berisi berita atau yang bernada mengecam kelompok-kelompok itu.

Disebutkan pula Facebook telah memperbarui panduannya untuk para moderator, bahwa mereka telah mencabut kata atau istilah Al-Aqsa dari daftar moderasi Instagram. Kata istilah itu digantikan dengan deskripsi lebih detil dari organisasi yang mendapat sanksi. 

THE VERGE

Baca juga:
Teknik Fotografi Ini Ungkap Detil Batuan Hajar Aswad






Studi Arkeologi: Inikah Sebab Tambang Raja Salomo Telantar di Gurun Israel?

22 jam lalu

Studi Arkeologi: Inikah Sebab Tambang Raja Salomo Telantar di Gurun Israel?

Tambang tembaga di Gurun Negev Israel kemungkinan adalah situs kuno yang telah menginspirasi legenda tentang tambang emas Raja Salomo atau Sulaiman.


10 Twibbon HUT TNI ke-77, Silakan Downdload dan Unggah Link Ini

1 hari lalu

10 Twibbon HUT TNI ke-77, Silakan Downdload dan Unggah Link Ini

Berikut adalah beberapa link twibbon HUT TNI ke-77, berikut cara mengunduh dan mengunggahnya.


8 Cara Mengatasi Login Instagram yang Gagal Beserta Penyebabnya

1 hari lalu

8 Cara Mengatasi Login Instagram yang Gagal Beserta Penyebabnya

Ada beragam cara mengatasi login Instagram yang gagal, bisa cek koneksi internet, restart HP atau update versi terbaru


Kelompok HAM: Israel Menahan 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

2 hari lalu

Kelompok HAM: Israel Menahan 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Israel menahan hampir 800 warga Palestina tanpa pengadilan atau tuntutan, jumlah tertinggi sejak 2008, sebuah kelompok hak asasi Israel melaporkan


Dugaan Retas HP Menko Airlangga, Jubir: Tidak Ada Kiriman File Spyware

5 hari lalu

Dugaan Retas HP Menko Airlangga, Jubir: Tidak Ada Kiriman File Spyware

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Alia Karenina buka suara soal dugaan peretasan terhadap ponsel milik Menteri Airlangga Hartarto.


Dikejar Tentara Israel, Bocah Palestina Berusia 7 Tahun Tewas

5 hari lalu

Dikejar Tentara Israel, Bocah Palestina Berusia 7 Tahun Tewas

Seorang bocah Palestina berusia 7 tahun meninggal karena gagal jantung saat dikejar tentara Israel di Kota Bethlehem, Tepi Barat


Apple Hapus Facebook-nya Rusia dari App Store, Pasang Kembali Smart Voting?

6 hari lalu

Apple Hapus Facebook-nya Rusia dari App Store, Pasang Kembali Smart Voting?

Apple melanjutkan kebijakannya atas Rusia pascaperang yang terjadi di Ukraina.


Meta Ungkap Ganggu Operasi Terbesar dari Rusia sejak Perang Ukraina

6 hari lalu

Meta Ungkap Ganggu Operasi Terbesar dari Rusia sejak Perang Ukraina

Meta melaporkan lebih dari 60 situs web yang meniru organisasi berita Eropa, diperkuat oleh jaringan akun media sosial yang juga palsu.


Pasukan Israel Bunuh 4 Pria Bersenjata Palestina

6 hari lalu

Pasukan Israel Bunuh 4 Pria Bersenjata Palestina

Pasukan Israel membunuh empat pria bersenjata Palestina di sebuah kota yang menjadi titik fokus kampanye penggerebekan di Tepi Barat.


Bakal Fitur Baru Whatsapp Call Links, Simak Kegunaannya

8 hari lalu

Bakal Fitur Baru Whatsapp Call Links, Simak Kegunaannya

Fitur ini berfungsi untuk siapa saja di WhatsApp, bahkan jika mereka tidak ada dalam daftar kontak.