Sistem Kepatuhan Ditolak, Boeing Kembali Hentikan Pengiriman Jet 787

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pesawat Boeing 787-10 Dreamliner melakukan uji coba terbang pertama di Bandara Internasional Charleston di South Carolina, 1 April 2017.  Boeing telah menerima pesanan 149 pesawat 787-10 Dreamliner dari sembilan pembeli. AP/Mic Smith

    Pesawat Boeing 787-10 Dreamliner melakukan uji coba terbang pertama di Bandara Internasional Charleston di South Carolina, 1 April 2017. Boeing telah menerima pesanan 149 pesawat 787-10 Dreamliner dari sembilan pembeli. AP/Mic Smith

    TEMPO.CO, San Francisco - Boeing kembali menghentikan pengiriman pesawat jet 787 setelah regulator federal Amerika Serikat (AS) meminta tambahan informasi tentang sejumlah cacat produksinya, menurut pernyataan yang dirilis oleh perusahaan pada Jumat, 28 Mei 2021.

    Boeing bekerja sama dengan Administrasi Penerbangan Federal (FAA) AS untuk memberikan lebih banyak informasi tentang analisis dan dokumentasi pengerjaan pesawat jet 787 baru perusahaan itu, tutur Boeing.

    Lebih lanjut perusahaan menambahkan bahwa penundaan itu berdampak pada pengiriman jangka pendek, tetapi tidak akan berdampak pada pesawat jet 787 yang sudah dikirim ke pelanggan.

    "Boeing masih harus menunjukkan bahwa metode inspeksi yang diusulkannya akan memenuhi peraturan keselamatan federal FAA," kata pihak regulator.

    Menurut laporan Bloomberg, perusahaan itu mengatakan memilih untuk menangguhkan pengiriman pesawat tersebut, karena FAA belum menyetujui sistem kepatuhan yang diusulkannya.

    Pengiriman pesawat Boeing 787 sebelumnya dihentikan selama lima bulan hingga Maret tahun ini karena cacat pada badan pesawat dan sejumlah masalah lainnya.

    XINHUA | ANTARA

    Baca:
    Matahari Buatan Cina Pecahkan Rekor Dunia Baru


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.