Penyu Belimbing Raksasa Diselamatkan di Minahasa, Dijaga di Raja Ampat

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penggiat lingkungan dan warga Minahasa, Sulawesi Utara, saat menyelamatkan seekor penyu belimbing raksasa yang terperangkap di rawa di Pantai Oping, Sabtu 12 Juni 2021. (ANTARA)

    Penggiat lingkungan dan warga Minahasa, Sulawesi Utara, saat menyelamatkan seekor penyu belimbing raksasa yang terperangkap di rawa di Pantai Oping, Sabtu 12 Juni 2021. (ANTARA)

    TEMPO.CO, Minahasa - Seekor penyu belimbing raksasa berhasil diselamatkan setelah sempat terperangkap di rawa di Pantai Oping, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Sabtu 12 Juni 2021. Perlu belasan orang untuk menggiring dan melepas penyu itu ke laut.

    "Kami menemukan penyu yang terperangkap di daerah rawa air tawar yang ada di sekitar pantai sehingga dengan cepat kami keluarkan," kata Ronald Kumendong, penggiat lingkungan di Minahasa.

    Ia mengungkapkan, penyelamatan dilakukan bersama para pemuda Desa Paslaten, Kecamatan Kakas, yang saat bersamaan sedang berada di Pantai Oping. Dia menambahkan, penyu belimbing baru kali ini ditemukan singgah atau tersesat di kawasan pantai itu.

    "Kemungkinan bertelur tapi sebelumnya tidak pernah ditemui penyu di kawasan ini," kata Ronald.

    Dia pun berharap semua pihak memberikan perhatian terhadap pelestarian lingkungan, khususnya perlindungan terhadap hewan dilindungi seperti penyu belimbing. Penyelamatan, dia menambahkan, menjadi bentuk kesadaran dan kado untuk momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang baru lalu.

    Berbeda dari yang terjadi di Pantai Oping, sebanyak lima ekor penyu belimbing diketahui telah berhasil mendarat dan bertelur di Pantai Warebar, Kampung Yenbekaki, Raja Ampat, Papua Barat, sejak bulan lalu. Lima sarang berisi telur-telur penyu itu kini masih dijaga masyarakat Kelompok Penggiat Konservasi Penyu Kampung Yenbekaki agar terhindar dari serangan predator hewan seperti biawak, ular, babi hutan, dan anjing liar.

    "Sarang telur juga dijaga dari predator utama manusia, para pemburu penyu dan telurnya untuk diperjualbelikan demi keuntungan pribadi," kata Ketua Kelompok Penggiat Konservasi Penyu Kampung Yenbekaki, Yusuf Mayor, di Waisai, Minggu 6 Juni 2021.

    Dia menjelaskan sarang dijaga sampai telur penyu menetas menjadi tukik dan kemudian dilakukan penangkaran selama satu minggu sebelum dilepas ke laut. Diperkirakan, jika menetas nanti akan terlahir sekitar 500 tukik sebab satu ekor penyu belimbing mampu bertelur 90-125 butir.

    Baca juga:
    Kamera Jebak Ungkap Dua Anggota Terbaru Populasi Badak Jawa di Ujung Kulon


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.