Terpaksa Restart di Waktu yang Salah, Begini Cara Mematikan Update Windows 10

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Windows 10 s. (extremetech,com)

    Windows 10 s. (extremetech,com)

    TEMPO.CO, Jakarta -Sistem operasi perangkat lunak yang terpasang di gadget memang disetting untuk melakukan pembaruan otomatis update version. Salah satunya adalah update otomatis windows 10. Tapi sering kali, update otomatis membikin kerja kita kerap terganggu karena harus menunggu proses update tuntas. Adakah cara mematikan update windows 10?  

    Baik Personal Computer (PC) maupun mobile, perangkat lunak yang ada di dalamnya harus dilakukan pembaruan versi atau update version. Salah satu perangkat lunak yang acap kali melakukan update version yaitu Windows 10. Pembaruan tersebut digunakan untuk memperbaiki bug dalam kode, memperbaiki masalah keamanan, atau menambahkan fungsi atau fitur yang sebelumnya tidak termasuk dalam perangkat lunak.

    Pembaruan Windows 10 memungkinkan penggunanya mengunduh dan menginstal pembaruan yang disarankan secara otomatis tanpa pergi ke situs website resmi pembaruan Windows. Hal inilah yang terkadang membuat pengguna Windows berang, sebab, mereka akan dipaksa untuk me-restart komputer pada saat yang tidak tepat.

    Update version Windows 10 versi 20H2 yang sudah berlaku sejak Oktober 2020 ini, selain kerap melakukan pembaruan di waktu yang tidak tepat, terkadang juga memakan kuota internet yang cukup banyak—bagi komputer yang terkoneksi dengan tethering smartphone. Namun, pengguna Windows tidak perlu khawatir menghadapi masalah tersebut, karena banyak berbagai macam cara mematikan update windows 10, berrikut langkah-langkahnya.

    Langkah pertama yang dapat dilakukan yaitu melalui menu Pengaturan yang terdapat di komputer. Langkah pertama adalah membuka menu Settings dan pilih Update & Security. Lalu, tekan Windows Update dan tekan Advance Options. Pada bagian Pause update pilih Select date untuk menentukan berapa lama mematikan update Windows 10.

    Setelah menyelesaikan langkah-langkah tersebut, Windows akan dinonaktifkan dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Maksimal waktu yang ditentukan ialah 35 hari setelah melakukan langkah-langkah tersebut.

    Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan yaitu dengan Fitur Group Policy yang tersedia pada Windows 10 Professional, Enterprise, dan Education. Langkah pertama, tekan tombol logo Windows dan R pada keyboard, lalu ketik gpedit.msc dan klik OK. Buka "Computer Configuration" > "Administrative Templates" > "Windows Component" > "Windows Update".

    Setelah melakukan rangkaian tersebut, lalu klik dua kali pada "Configure Automatic Updates". Dalam tampilan ini pilih opsi “Disable” di pojok kiri halaman, lalu tekan Apply dan OK untuk menonaktifkan fitur update otomatis Windows.

    Langkah terakhir yang sering dilakukan yaitu melalui koneksi internet. Hal ini dikarenakan Windows 10 menawarkan fitur untuk mengatur penggunaan koneksi internet sehingga akan secara otomatis meng-install program yang diprioritaskan saja. Adapun langkah yang dilakukan yaitu, buka aplikasi Settings atau dengan menekan kombinasi tombol Windows dan I pada keyboard. Buka bagian Network & Internet. Buka Wi-Fi dan klik Advance Options, lalu Alihkan Set as metered connection ke opsi 'On'. Semoga setelah ini Anda tidak harus dibikin ribet oleh update windows 10, karena sudah tahu cara mematikan update windows 10.

    GERIN RIO PRANATA

    Baca juga: Pembaruan Windows 10 Akan Hapus Flash untuk Selamanya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.