Pengembang Pokemon Go Bikin Game AR Baru Transformers: Heavy Metal

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Transformers: Heavy Metal

    Transformers: Heavy Metal

    TEMPO.CO, Jakarta- Pengembang game Niantic mengumumkan proyek barunya, membuat Transformers: Heavy Metal, game augmented reality (AR) berbasis lokasi. Game ini diharapkan akan diluncurkan secara global tahun ini, dengan peluncuran lunak segera di negara-negara tertentu. 

    “Kami telah bermitra dengan studio Very Very Spaceship yang berbasis di Seattle, yang akan memimpin pengembangannya,” ujar Niantic, seperti dikutip The Verge, Senin 14 Juni 2021.

    Niantic merupakan perusahaan asal San Francisco, Amerika Serikat, yang berdiri pada 2010. Perusahaan sebelumnya telah mengembangkan game Pokemon Go yang rilis 2016 dan mendapatkan respon yang cukup baik dari pecinta game.

    Niantic terkenal karena kesuksesan Pokemon Go yang berkelanjutan. Ini karena perusahaan juga telah berkembang dengan mencoba membawa dunia fiksi lain ke video game. Yang pertama adalah dunia Harry Potter, dengan Wizards Unite. Baru-baru ini, Niantic mengumumkan kemitraan dengan Nintendo yang akan menyertakan game Pikmin.

    Dalam game AR terbaru, Transformers: Heavy Metal, pemain akan bergabung dengan Guardian Network, sekelompok manusia yang bersatu dengan Autobots dalam perang melawan Decepticons. Sebagai Guardian, pemain akan menemukan daerah tersembunyi di seluruh Bumi untuk menemukan sumber daya dan melawan Decepticons dalam pertempuran giliran, baik solo atau dengan teman. 

    THE VERGE | TECH CRUNCH

    Baca juga:
    Euro 2020, Tim Peneliti Sebut Peluang Juara Prancis yang Terbesar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.