40 Siswa Madrasah Borong Medali di Olimpiade Matematika Internasional

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo melakukan swafoto dengan para siswa seusai peresmian Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Pekanbaru yang telah selesai direhabilitasi dan direnovasi di Provinsi Riau, Jumat, 21 Februari 2020. ANTARA

    Presiden Joko Widodo melakukan swafoto dengan para siswa seusai peresmian Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Pekanbaru yang telah selesai direhabilitasi dan direnovasi di Provinsi Riau, Jumat, 21 Februari 2020. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Siswa madrasah tak hanya unggul dalam soal agama dan mengaji, tapi kini mereka juga unggul dalam sains, ilmu-ilmu alam dan matematika. Hal ini ditunjukkan oleh 40 siswa madrasah dari berbagai daerah yang mampu menunjukkan kemampuan dia ajang olimpiade matematika internasional.    

    Sebanyak 40 siswa madrasah berhasil merebut medali dari ajang Hongkong International Mathematical Olympiad (HKIMO) 2021. Medali yang didapat berupa 2 medali emas, 14 medali perak, dan 24 medali  perunggu.                           

    HKIMO adalah Olimpiade Matematika Internasional Hongkong yang dibuat oleh Wong Tin Chun sekali mantan Ketua Olimpiade Matematika Hongkong. Olimpiade yang diikuti ribuan siswa dari 18 negara ini bertujuan mempromosikan olimpiade matematika ke seluruh dunia.

    Soal ujian yang diberikan di olimpiade ini terdiri dari lima topik utama, yaitu berpikir logis, aritmatika atau aljabar, teori bilangan, geometri, dan kombinatorik.  

    “Syukur Alhamdulillah. Saya bangga dengan prestasi siswa-siswa madrasah di dunia internasional,” ujar Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Muh Ishom seperti dikutip Tempo dari laman Kementerian Agama, Rabu 23 Juni 2021. 

    Ihsom menjelaskan di tengah pandemi, siswa madrasah mampu menunjukkan taringnya dengan menyapu gelar juara lomba matematika tingkat internasional. Madrasah mampu menetaskan bibit-bibit unggul yang akan menjadi penerus generasi Indonesia. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa madrasah lain di seluruh penjuru Indonesia.

    Berikut nama 40 siswa madrasah Indonesia yang berhasil menyabet medali di HKIMO 2021:

    Medali Emas:
    1.Muhammad Thariq Aulia Rahman Lubis (MA Darul Mursyid),

    2. Naila Farikha (MTs N 1 Jepara)

    Medali Perak:
    1.Nararya Raid Arkana (MIN 1 Kota Malang)
    2.Muhammad Syawal (MAN IC Lampung Timur)
    3.Nika Widyaningrum (MAS Abadiyah)
    4.Fina Sekarsari (MAS Abadiyah)
    5.Dimas Yudha Saputra (MAN 1 Jepara) 

    6.Nashwa Carista (MAN Ic Lampung Timur)
    7.Zahra Aulia Ramadhani (MAN 1 Jepara)
    8.Muhammad Nafis Khilmi Kafa (MAN 1 Jepara)
    9.Amalyah Rizky Khairunnisa Sutarto (MAN Ic Kendari)
    10.Azfa Riziq Ritonga (MA Darul Mursyid)

    11.Habib Akhmad Alfarisi (MAN 2 Cilacap)
    12.Khoirina Afrilia (MAN 1 Jepara)
    13.Rizkia Zahwa Nurainisa (MTS Abadiyah)
    14.Muhammad Syarif Hidayatullah (MTSN 4 Demak) 

    Medali Perunggu:
    1.Raditya Satrio Wicaksono (MI Al Fitrah Surabaya)
    2.Azmi Charissa Al Maida (MI Assalafiyah Kediri)
    3.Zafira Salsabila Husna (MI Hasyim Asy'ari Bangsri Jepara)
    4.Mushthofa Kamal Siroj (MI Unggulan Sabilillah Lamongan)
    5.Shafda 'Alam Dzikry Vijayana (MBI Amanatul Ummah Pecat Mojokerto)

    6.Farhan Fiddaroini (MBI Amanatul Ummah Pecat Mojokerto)
    7.Muhammad Rafsya Sefyuan Al Fathan (MAN 1 Bandar Lampung)
    8.Nadia Ersa Yuniar (MAS Al Hikmah 2)
    9.Sakinatul Mufadah (MAN 1 Jepara )
    10.Adhifa Pramaswari (MBI Amanatul Ummah Pecat Mojokerto)

    11.Alfan Fauzan Ridlo (MAN 2 Cilacap)
    12.Sulthon Akbar Robbani (MBI Amanatul Ummah Pecat Mojokerto)
    13.Muhammad Fadhil Haroon Diputra (MBI Amanatul Ummah Pecat Mojokerto)
    14.Gading Al-Baa'its Husaini (MAS Al Hikmah 2)
    15.Indah Nurul Janah (MAN 1 Jepara)

    16.Dimas Wahyu Saputra (MAS Al Hikmah 2)
    17.Muhammad Rizky Faizullah Sudibyo (MAN 2 Kota Semarang)
    18.Putri Lestari Widya Santi (MAN Demak)
    19.Suprehatiningsih (MTSN 4 Demak)
    20.Riza Roudlotur Rizkiyana (MTSN 4 Demak)

    21.Muhammad Rais Ajbar Kaisan (MTS Pesri Kendari)
    22.Daffa Atha Arkana (MTSN 1 Kota Malang)
    23.Javier Fawwaz Hibatullah (MTSN 1 Kota Malang)
    24.Dwi Putri Arifin (MTS Zainul Hasan Genggong Probolinggo)

    Ihsom melanjutkan bahwa prestasi yang telah diraih siswa madrasah dapat membuktikan bahwa madrasah sudah siap dan dapat bersaing di kancah internasional.  

    MAGHVIRA ARZAQ KARIMA

    Baca juga: Listyo Sigit Prabowo Siap Terima Lulusan Madrasah Jadi Anggota Polri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.