Top 3 Tekno Berita Kemarin: Sambiloto, Vaksin, dan UFO di Cina

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peneliti mengamati ekstrak bahan alam untuk imunomodulator (peningkat imun tubuh) bagi pasien COVID-19 di Laboratorium Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat 17 Juli 2020. LIPI bekerja sama dengan sejumlah instansi terkait saat ini sedang melakukan tahap uji klinik penggunaan imunomodulator berbahan herbal, seperti jahe merah, meniran, sambiloto, dan sembung pada pasien di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Jakarta dan ditargetkan selesai akhir Juli 2020. ANTARA FOTO/Aditya Pradana PutrA

    Peneliti mengamati ekstrak bahan alam untuk imunomodulator (peningkat imun tubuh) bagi pasien COVID-19 di Laboratorium Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat 17 Juli 2020. LIPI bekerja sama dengan sejumlah instansi terkait saat ini sedang melakukan tahap uji klinik penggunaan imunomodulator berbahan herbal, seperti jahe merah, meniran, sambiloto, dan sembung pada pasien di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Jakarta dan ditargetkan selesai akhir Juli 2020. ANTARA FOTO/Aditya Pradana PutrA

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno Berita Kemarin, Rabu 30 Juni 2021, dimulai dari kabar ekstrak sambiloto yang telah lebih dulu digunakan sebagai terapi komplementer untuk pasien Covid-19 di Thailand. Di Indonesia, hasil uji klinisnya masih tertahan di BPOM.

    Berikutnya adalah berita dari Cina bahwa PLA memiliki misi melihat lebih dekat mengenai apa yang digambarkan sebagai fenomena udara yang tak dikenal. Ini tampaknya merupakan versi Cina dari unidentified aerial phenomena (UAP) atau unidentified flying object (UFO) Amerika.

    Lalu, berita mengenai rencana Indonesia menggunakan vaksin Covid-19 Sinovac untuk anak di atas usia 12 tahun. Pakar di sejumlah universitas memberikan pandangannya adat rencana itu.

    Berikut Top 3 Tekno Berita Kemarin, Rabu 30 Juni 2021, selengkapnya,

    1. Perkuat Imun Hadapi Covid-19, Begini Sambiloto Teruji Klinis di Thailand

    Ekstrak sambiloto atau Andrographis paniculata kini telah digunakan sebagai terapi komplementer untuk pasien Covid-19 gejala ringan di lima rumah sakit milik pemerintah di Thailand. Sambiloto adalah termasuk herbal asli Indonesia yang telah lama diketahui memiliki khasiat sebagai imunomodulator (stimulasi imun sekaligus antiradang) dan antivirus.

    Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia, Inggrid Tania, mengungkap itu lewat keterangan tertulis yang dibagikannya kepada TEMPO.CO. "Pemerintah Thailand setuju penggunaan ekstrak sambiloto karena bermanfaat menurunkan tingkat keparahan wabah (Covid-19) dan memotong biaya pengobatan," katanya pada akhir pekan lalu .

    Menurut Inggrid, hasil-hasil penelitian praklinis dari sambiloto sejalan dengan uji klinis khasiat dan keamanannya yang telah dilakukan terhadap pasien Covid-19 gejala ringan tersebut. Uji klinis yang merupakan penelitian awal di Thailand disebutnya memberi bukti kalau sambiloto aman dikonsumsi dan efektif memperbaiki kondisi pasien yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 melalui uji PCR.

    2. Militer Cina Lacak UFO dengan Teknologi Kecerdasan Buatan

    Militer Cina atau PLA memiliki misi melihat lebih dekat mengenai apa yang digambarkan sebagai fenomena udara yang tak dikenal (unidentified air conditions). Ini tampaknya merupakan versi Cina dari unidentified aerial phenomena (UAP) atau unidentified flying object (UFO) Amerika.

    Peneliti dari Akademi Peringatan Dini Angkatan Udara Cina, Chen Li, dalam sebuah laporan tahun 2019 kepada para ilmuwan teknologi informasi menjelaskan, fenomena munculnya objek udara tak dikenal sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir. 

    “Ini membawa tantangan berat bagi keamanan pertahanan udara negara kita,” kata Chen Li, seperti dikutip Futurism, awal Juni 2021.

    3. Pendapat Pakar di Kampus Soal Vaksin Sinovac untuk Anak Indonesia 

    Indonesia bakal menggunakan vaksin Covid-19 Sinovac untuk anak di atas usia 12 tahun. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat atau EUA tepat saat penambahan kasus baru Covid-19 kembali menanjak di tanah air saat ini.

    Namun, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO melalui situs resminya per 22 Juni 2021 lalu, baru merekomendasikan Pfizer saja sebagai vaksin yang cocok digunakan untuk anak usia di atas 12 tahun.

    Menurut epidemiolog dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Tonang Dwi Ardyanto, penggunaan obat termasuk vaksin di suatu negara itu adalah hak negara itu sendiri, dan dijalankan oleh lembaga otoritatif yang ditunjuk.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.