Dirjen Malaysia: Jalur Udara, Varian Delta Menginfeksi dalam 15 Detik

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Kota Bharu Mengibarkan bendera putih selama lockdown nasional untuk mengendalikan wabah Covid-19 di Malaysia.[The Star/Bernama]

    Warga Kota Bharu Mengibarkan bendera putih selama lockdown nasional untuk mengendalikan wabah Covid-19 di Malaysia.[The Star/Bernama]

    TEMPO.CO, Putrajaya - Dengan adanya varian baru Covid-19, termasuk varian Delta, infeksi dapat menyebar dengan sangat cepat hanya dalam waktu 15 detik melalui jalur udara (airborne), kata Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah, baru-baru ini.

    Dia mengatakan infeksi yang ditularkan melalui udara itu akan menaikkan tingkat infektivitas (R-naught atau Rt) di masyarakat, yang kemudian menghasilkan lonjakan kasus harian.

    “Peningkatan kasus tidak hanya terjadi di negara kita tetapi seluruh dunia, dipengaruhi oleh varian Delta yang lebih dominan, termasuk negara tetangga kita dan Inggris. Kita bisa melihat lonjakan kasus sejak 26 Juni. Peningkatan ini karena Rt varian Delta yang tinggi."

    “Rt virus normal adalah antara 2,5 dan 3, tetapi varian Delta dan varian lain yang kami identifikasi adalah antara 5 dan 8. Artinya, jika 100 orang terinfeksi, virus itu dapat menyebar ke 500 hingga 800 orang dalam waktu yang singkat,” katanya.

    Sementara itu, Dr Noor Hisham mengatakan pelaksanaan pengendalian pergerakan di bawah Rencana Pemulihan Nasional pada 1 Juni telah memberi ruang dan waktu kepada Kementerian Kesehatan untuk mengelola peningkatan jumlah tempat tidur, peralatan, dan obat-obatan yang dibutuhkan di rumah sakit nasional.

    Hal itu, kata dia, dapat dilihat dari kemampuan Kementerian dalam menyediakan total 4.300 tempat tidur saat ini, dengan 3.600 tempat tidur di Malaysia Agro Exposition Park Serdang (MAEPS) Pusat Karantina dan Perawatan Terpadu Covid-19 dan 700 tempat tidur di tiga rumah sakit, termasuk di RSUD Serdang.

    “Ini waktu yang kami gunakan untuk melakukan pembelian dan memberikan waktu bagi fasilitas kesehatan ini untuk menampung pasien,” katanya.

    BERNAMA

    Baca:
    Pasien Covid-19 Ringan Jangan Sembarang Konsumsi Obat, Ahli: Butuh Makan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.