Telegram Rilis Pembaruan untuk Perbaiki Keamanan Aplikasi

Ilustrasi Telegram. Lifewire.com

TEMPO.CO, Jakarta - Aplikasi pesan Telegram telah meluncurkan pembaruan untuk menambal kerentanan keamanan pada protokol MTProto perusahaan. Para peneliti dari Royal Holloway, University of London, Inggris menganalisis protokol enkripsi yang digunakan oleh Telegram tersebut dan menyoroti kelemahan dalam metode obrolan cloud yang digunakan.

Protokol MTProto digunakan ketika pengguna tidak ikut serta sistem enkripsi end-to-end (E2EE). Telegram mengatakan telah meluncurkan pembaruan untuk aplikasinya itu dan, "sudah berisi perubahan yang membuat empat pengamatan yang dilakukan oleh para peneliti tidak lagi relevan.” 

Dalam posting blog terbarunya, Telegram mengakui kerentanan yang disorot oleh para peneliti dan mengatakan bahwa versi terbaru dari aplikasinya dilengkapi perbaikan untuk semua kekurangan yang disebutkan. Tapi, Telegram juga menambahkan, "Tidak ada perubahan yang kritis, karena tidak ada cara untuk menguraikan atau merusak pesan yang ditemukan." 

E2EE adalah metode yang paling disukai untuk mengamankan obrolan. Telegram juga menggunakan protokol MTProto untuk mengamankan obrolan cloud-nya. Ini adalah versi transport layer security (TLS) perusahaan—standar kriptografi populer yang dimaksudkan untuk memastikan keamanan data saat transit. 

TLS melindungi pengguna Telegram dari serangan man-in-the-middle (MITM) sampai batas tertentu, tapi tidak menghentikan server dari membaca teks sepenuhnya. Salah satu kelemahan tersebut termasuk kemampuan untuk memesan ulang pesan dan penyerang dapat menggunakan kerentanan ini untuk memanipulasi bot Telegram. 

Para peneliti juga menemukan kelemahan yang memungkinkan peretas mengekstrak teks biasa dari pesan terenkripsi. Cacat ini ditemukan di Telegram versi Android, iOS, dan desktop.

Telegram menjawab bahwa mengekstraksi teks melalui cacat yang disebutkan akan membutuhkan banyak pekerjaan oleh peretas. Namun Telegram menyatakan, semua kekurangan yang disebutkan oleh para peneliti telah diperbaiki dengan pembaruan terbaru.

Jika Anda menggunakan Telegram, pastikan menggunakan versi terbaru dengan masuk ke toko aplikasi perangkat dan menginstal pembaruan terbaru.

GADGETS NDTV | THE VERGE

Baca juga:
Malah Bertambah, Guru Besar UI Koreksi Penurunan Covid-19 yang Diklaim Jokowi






Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Aplikasi Diagnosis Autisme Telkom University, Meta

14 jam lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Aplikasi Diagnosis Autisme Telkom University, Meta

Topik tentang tim Telkom University mengembangkan aplikasi pencegah disabilitas autisme menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Intel Umumkan Unison, Aplikasi Baru Sambungkan PC dengan 4 Fitur Ponsel

1 hari lalu

Intel Umumkan Unison, Aplikasi Baru Sambungkan PC dengan 4 Fitur Ponsel

Pemilik PC akhirnya bisa mendapatkan pesan notifikasi ataupun teks yang datang ke ponsel. Rilis terbatas di laptop Intel Evo milik Acer, HP, Lenovo.


Lewat Aplikasi Khusus, Yogyakarta Genjot Sertifikasi Pramuwisata

1 hari lalu

Lewat Aplikasi Khusus, Yogyakarta Genjot Sertifikasi Pramuwisata

Kepiawaian pramuwisata memegang peran terhadap kehadiran dari para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.


Tim Telkom University Kembangkan Aplikasi Diagnosis Dini Autisme

1 hari lalu

Tim Telkom University Kembangkan Aplikasi Diagnosis Dini Autisme

Pembuatan aplikasi itu melibatkan anggota tim dari mahasiswa Telkom University.


Koinworks Resmi Luncurkan KoinLearn sebagai Platform Belajar Gratis untuk UMKM

1 hari lalu

Koinworks Resmi Luncurkan KoinLearn sebagai Platform Belajar Gratis untuk UMKM

KoinWorks kini menghadirkan KoinLearn, yakni suatu platform edukasi yang menyediakan konten video pembelajaran untuk para pelaku UMKM.


Apa Saja Keunggulan Truecaller dan GetContact, Si Pelacak Nomor Telepon?

1 hari lalu

Apa Saja Keunggulan Truecaller dan GetContact, Si Pelacak Nomor Telepon?

Apakah itu aplikasi Truecaller dan GetContact? Apa kelebihan keduanya dalam melacak nomor telepon yang dianggap spam?


Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

1 hari lalu

Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

AppStore milik Apple memutuskan memblokir hampir semua aplikasi yang diterbitkan Russian VK ecosystrm.


Dirut Bank Mandiri: Aplikasi Livin Bisa Digunakan di Luar Negeri Mulai Oktober 2022

1 hari lalu

Dirut Bank Mandiri: Aplikasi Livin Bisa Digunakan di Luar Negeri Mulai Oktober 2022

Livin' by Mandiri bisa digunakan oleh IMEI base di luar negeri dengan sim card luar negeri sepanjang WNI memiliki NIK.


Kaesang, Youtuber Kevin Hendrawan dan Samuel Sekuritas Luncurkan Saham Rakyat Pro

2 hari lalu

Kaesang, Youtuber Kevin Hendrawan dan Samuel Sekuritas Luncurkan Saham Rakyat Pro

Kaesang Pangarep, Youtuber Kevin Hendrawan dan PT Samuel Sekuritas meluncurkan aplikasi Saham Rakyat versi pro.


Cara Merekam Audio di MacBook tanpa Aplikasi Pihak Ketiga

2 hari lalu

Cara Merekam Audio di MacBook tanpa Aplikasi Pihak Ketiga

Ada sejumlah cara untuk pengguna MacBook jika ingin merekam audio pada perangkat.