Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Biden Sebut Jakarta Akan Tenggelam, Pakar ITB Ungkap Fakta Lain

Reporter

Editor

Erwin Prima

image-gnews
Warga menggunakan perahu untuk melintasi banjir rob di Kompleks Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta, Minggu, 7 Juni 2020. Banjir di kawasan tersebut diduga akibat adanya tanggul yang jebol saat naiknya permukaan air laut di pesisir utara Jakarta. ANTARA
Warga menggunakan perahu untuk melintasi banjir rob di Kompleks Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta, Minggu, 7 Juni 2020. Banjir di kawasan tersebut diduga akibat adanya tanggul yang jebol saat naiknya permukaan air laut di pesisir utara Jakarta. ANTARA
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -Baru-baru ini Presiden Amerika Serikat Joe Biden dalam pidato kenegaraannya menyinggung potensi Jakarta tenggelam akibat dampak perubahan iklim. Dengan naiknya permukaan air laut maka topografi pesisir Jakarta yang saat ini sebagian sudah di bawah permukaan laut, Biden mengatakan dalam 10 tahun ke depan kemungkinan tenggelam secara permanen itu bukan isapan jempol, terlebih saat ini wilayah Jakarta juga tanahnya terus mengalami penurunan tanah atau land subsidence.

Potensi Jakarta tenggelam memang sudah menjadi isu dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa hasil penelitian menyimpulkan potensi tenggelam itu memang ada. Data-data Global Positioning System (GPS), Interferometric Synthetic Aperture RADAR (InSAR) dan data LiDAR (Light Detection and Ranging) menunjukkan penurunan tanah di Jakarta dapat mencapai 10 sentimeter per tahun, sementara itu lebih dari 20 persen wilayah Jakarta sudah berada di bawah laut, sehingga memang rentan untuk tenggelam.

Namun demikian, Lembaga Riset Kebencanaan Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) menemukan fakta menarik bahwa saat ini terjadi perlambatan laju atau kecepatan penurunan tanah di Jakarta yang menjadi kabar baik bagi upaya mencegah Jakarta untuk tenggelam. Pembangunan tanggul dan penataan pesisir juga merupakan upaya untuk mencegah Jakarta tenggelam.

Heri Andreas, Ketua Lembaga Riset Kebencanaan IA ITB, yang juga Ketua Laboratorium Geodesi ITB, justru lebih fokus dengan potensi tenggelamnya wilayah Kota Pekalongan, Semarang dan wilayah Pesisir Demak. Saat ini laju penurunan tanah di wilayah-wilayah ini lebih besar dari Jakarta. Area-area yang berada di bawah laut lebih luas dari Jakarta. Dalam 10 tahun ke depan jika tidak ada upaya manajemen risiko yang baik, maka prediksi tenggelamnya wilayah-wilayah ini akan lebih pasti dibandingkan Jakarta.

Heri mengatakan di Indonesia saat ini terdapat 112 kabupaten/kota yang mempunyai risiko untuk tenggelam. Potensinya sudah jelas dari data-data pengukuran. "Mudah-mudahan Pemerintah mulai sadar akan hal ini," ujarnya dalam keterangan, Sabtu, 31 Juli 2021.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Lembaga Riset Kebencanaan IA ITB juga memprioritaskan risetnya untuk wilayah-wilayah yang berpotensi tenggelam tersebut dan belum terlambat untuk mencegah tenggelamnya wilayah-wilayah ini termasuk Jakarta.

Ketua Umum IA ITB Gembong Primadjaja menambahkan para alumni ITB siap untuk berkontribusi membantu permasalahan yang berkaitan dengan isu manajemen kebencanaan di Indonesia melalui Badan Riset Kebencanaan IA ITB ini. Di masa mendatang diharapkan adanya ikatan kerja sama lembaga ini dengan pihak pemerintah dan swasta untuk mendukung kelangsungan riset yang hasilnya dapat berguna untuk menyiagakan masyarakat dalam menghadapi bencana di daerahnya masing-masing. 

Baca:
Biden Sebut Jakarta Akan Tenggelam, Ahli: 95 Persen di Utara Terendam pada 2050

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Banjir di Alaska Catat Rekor, Warga Diminta Evakuasi setelah Bangunan Hancur

17 jam lalu

Foto udara kawasan pemukiman terendam banjir setelah hujan lebat di Chehalis, Washington, AS, 7 Januari 2022. REUTERS/Nathan Howard
Banjir di Alaska Catat Rekor, Warga Diminta Evakuasi setelah Bangunan Hancur

Cuaca ekstrem seperti banjir, diperkirakan akan meningkat sebagai dampak dari perubahan iklim yang disebabkan ulah manusia.


Komentar Walhi dan Greenpeace saat Pemerintah Tolak UU Anti Deforestasi Uni Eropa

23 jam lalu

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan membuka acara FoodAgri Insight On Location dengan tema
Komentar Walhi dan Greenpeace saat Pemerintah Tolak UU Anti Deforestasi Uni Eropa

Walhi dan Greenpeace buka suara soal pernyataan pemerintah yang menolak UU Anti Deforestasi dan menyebutnya diskriminatif.


Tim Pelajar Papua Barat Raih Prestasi WICO 2023 di Korea, Teliti Soal Sarang Semut

1 hari lalu

Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw (kiri) memberikan bonus Rp100 juta untuk empat pelajar SMA di Manokwari yang berhasil meraih medali emas dan grand price WICO 2023 Korea Selatan, Jumat. (ANTARA/Fransiskus Salu Weking)
Tim Pelajar Papua Barat Raih Prestasi WICO 2023 di Korea, Teliti Soal Sarang Semut

Pada ajang itu, tim pelajar dari Papua Barat melakukan penelitian terhadap sarang semut.


Greenpeace Dorong KPU Angkat Isu Krisis Iklim di Pemilu 2024

3 hari lalu

Direktur Eksekutif Kemitraan Monica Tanuhandaru, Direktur Eksekutif Nasional Walhi Nur Hidayati, Kepala Greenpeace Indonesia Leonard Simanjuntak, Strategic Engagement Director Yayasan Madani Berkelanjutan Nadia Hadad, serta Koordinator Golongan Hutan Edo Rakhman mendesak presiden untuk mempertegas  komitmennya dalam melindungi kawasan hutan Indonesia di Kantor Walhi, Jakarta, Jumat 18 Oktober 2019. TEMPO/ Galuh Putri Riyanto
Greenpeace Dorong KPU Angkat Isu Krisis Iklim di Pemilu 2024

Greenpeace Indonesia menyampaikan empat usulan terkait isu krisis iklim di Pemilu 2024 kepada Komisioner KPU.


Penjelasan Polri Soal Layanan SIM di Jakarta Down Hari Ini

3 hari lalu

Peserta mengikuti ujian teori Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Daan Mogot, Jakarta, Selasa 2 Juni 2020. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali membuka layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sebelumnya dihentikan akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Penjelasan Polri Soal Layanan SIM di Jakarta Down Hari Ini

Korlantas Polri buka suara soal layanan SIM (surat izin mengemudi) di Jakarta yang mengalami masalah pada hari ini, Jumat, 4 Agustus 2023.


Didakwa Bersekongkol Batalkan Hasil Pilpres 2020, Donald Trump: Saya Tak Bersalah!

3 hari lalu

Mantan Presiden AS dan calon presiden dari Partai Republik Donald Trump berbicara di konvensi Partai Republik Carolina Utara di Greensboro, Carolina Utara, AS 10 Juni 2023. REUTERS/Jonathan Drake
Didakwa Bersekongkol Batalkan Hasil Pilpres 2020, Donald Trump: Saya Tak Bersalah!

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis mengaku tidak bersalah atas sejumlah dakwaan untuk bersekongkol membatalkan hasil pilpres 2020


Jakarta Investment Forum 2023, Sekda DKI: Proyeksi Sebagai Kota Bisnis Berskala Global

4 hari lalu

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Joko Agus Setyono memberikan keterangan pers usai membuka kegiatan Jakarta Investment Forum (JIF) di Hotel St. Regis, Jakarta Selatan, Kamis, 3 Agustus 2023. Tempo/Mutia Yuantisya
Jakarta Investment Forum 2023, Sekda DKI: Proyeksi Sebagai Kota Bisnis Berskala Global

Jakarta Investment Forum 2023 mengusung tema Global City And Beyond, sejalan dengan proyeksi Jakarta sebagai pusat ekonomi dan bisnis berskala global.


Dua Peneliti Indonesia Duduki Posisi Penting di IPCC, Dorong Aksi Iklim yang Konkret

4 hari lalu

Delegasi Indonesia di pertemuan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) Ke-59 di Nairobi, Kenya. Dokumentasi: Kementerian Luar Negeri.
Dua Peneliti Indonesia Duduki Posisi Penting di IPCC, Dorong Aksi Iklim yang Konkret

Dua peneliti Indonesia yang menduduki posisi penting di panel IPCC mengharapkan aksi iklim yang lebih cepat dan konkret.


Semakin Banyak Didakwa, Popularitas Trump sebagai Bakal Calon Presiden Tambah Tinggi

5 hari lalu

Mantan Presiden AS dan calon presiden dari Partai Republik Donald Trump berbicara di konvensi Partai Republik Carolina Utara di Greensboro, Carolina Utara, AS 10 Juni 2023. REUTERS/Jonathan Drake
Semakin Banyak Didakwa, Popularitas Trump sebagai Bakal Calon Presiden Tambah Tinggi

Popularitas Donald Trump di mata pendukung Partai Republik semakin naik ketika dakwaan hukum terhadap mantan presiden ini terus bertambah.


Tak Lagi Sandang Status Ibu Kota Negara, Heru Budi Sebut Jakarta Jadi Kota Inisiator di MGMAC

5 hari lalu

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bersama para Gubernur Negara ASEAN meresmikan Taman ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu, 2 Agustus 2023. Tempo/Mutia Yuantisya
Tak Lagi Sandang Status Ibu Kota Negara, Heru Budi Sebut Jakarta Jadi Kota Inisiator di MGMAC

Pada hari kedua pertemuan di Jakarta, para Gubernur dan Wali Kota Negara ASEAN kali ini menghasilkan naskah Deklarasi Bersama (Joint Declaration).