Mengenal Kejahatan Siber SIM Swap

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kejahatan siber. (Antara/Pixabay)

    Ilustrasi kejahatan siber. (Antara/Pixabay)

    TEMPO.CO, Jakarta - Modus kejahatan SIM Swap seringkali menjadi momok yang menakutkan. Dengan modus ini, seseorang bisa menguasai akun media sosial seseorang, seperi Instagram, Twitter, hingga WhatsApp dan terkadang SIM Swap juga dilakukan untuk membobol rekening seseorang.

    “Salah satu kejahatan siber yang perlu sobatkom ketahui namanya SIM swap. Tujuannya untuk mengakses akun perbankan,” bunyi unggahan akun Instagram resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kamis, 29 Juli 2021.

    SIM Swap merupakan sebuah operasi kejahatan yang dilakukan dengan cara mengambil alih SIM Card korban oleh pelaku kejahatan. Korban yang terjebak dalam operasi ini tidak memiliki akses agi terhadap nomor yang dimilikinya karena sudah diambil alih.

    Oleh pelaku kejatan, nomor yang sudah didapatkan akan dipakai utnuk menguasai atau membajak akun-akun yang terhubung dengan nomor tersebut, seperti Twitter, Instagram, WhatsApp, Rekening, hingga E-Wallet.

    Modus Sim Swap biasanya dilakukan dalam beberapa langkah, antara lain:

    1. Pelaku akan mencari informasi mengenai korban sebanyak-banyaknya.
    2. Selanjutnya, pelaku akan melakukan pergantian SIM Card melalui gerai operator atau melalui SMS.
    3. Kemudian, pelaku akan menyelesaikan proses verifikasi dan kartu SIM yang baru akan aktif sebagai pengganti kartu SIM lama yang dimiliki oleh korban.
    4. Operator seluler akan menonaktifkan SIM Card lama pada korban dan mengaktifkan SIM Card baru pada pelaku kejahatan,
    5. Setelah aktif, pelaku bisa menguasai akun-akun korban yang terhubung dengan nomor tersebut.

    Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya upaya sim swap, kita harus meningkatkan kesadaran dan keamanan dalam beraktivitas di ruang siber. Caranya dengan tidak memberikan informasi penting seperti data pribadi di media sosial, tidak membagikan informasi sensitif seperti username, PIN, password, kode OTP pada orang lain.

    Selain itu, untuk menghindari kejahatan sim swap hati-hati pula ketika menerima link yang mencurigakan atau tidak dikenal. Jangan lupa aktifkan notifikasi perbankan melalui email atau SMS dan terakhir ganti secara berkala semua jenis password.

    Baca juga:

    Hobi Cari Internet Gratis di Kafe? Waspada Kejahatan Siber di Balik Wifi Publik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.