Kota Yogyakarta Cetuskan Merdeka Vaksin di Tengah Lambatnya Distribusi Stok

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dinas Pariwisata DI Yogyakarta dan Badan Otorita Borobudur menggelar vaksinasi Covid-19 di Hutan Mangunan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Rabu 28 Juli 2021. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    Dinas Pariwisata DI Yogyakarta dan Badan Otorita Borobudur menggelar vaksinasi Covid-19 di Hutan Mangunan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Rabu 28 Juli 2021. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta mencetuskan program Merdeka Vaksin pada bulan Agustus bertepatan momentum kemerdekaan untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 di wilayah itu.

    "Dari program Merdeka Vaksin ini, semula kapasitas vaksinasi per hari 2.000 dosis kami genjot kapasitasnya menjadi 3.500-4.000 dosis vaksinasi per hari," kata Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi, Selasa, 3 Agustus 2021.

    Heroe berharap program percepatan vaksinasi di daerah ini juga didukung ketersediaan vaksin yang memadai. Saat ini Pemerintah Kota Yogyakarta terpaksa menunda pelaksanaan vaksinasi massal yang menyasar kalangan pelajar di sekolah-sekolah karena stok vaksin untuk sasaran itu sudah habis. "Tentu soal percepatan vaksin ini kami sesuaikan ketersediaan vaksin yang ada," kata Heroe.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Lana Unwanah mengatakan pihaknya kini tengah mengubah jadwal vaksinasi kalangan pelajar menyusul kosongnya stok vaksin. "Untuk vaksinasi pelajar melalui sekolah-sekolah kami jadwal ulang pelaksanaannya karena kosong dan terbatasnya stok," kata Lana.

    Hingga saat ini sudah sekitar 9.264 pelajar di Kota Yogyakarta yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama sejak vaksinasi untuk kelompok pelajar khususnya jenjang SMP dimulai awal Juli lalu. Stok vaksin di Kota Yogya sendiri tersisa sekitar 11 ribu dosis, namun peruntukannya bukan untuk pelajar melainkan warga yang memerlukan vaksinasi dosis kedua.

    Dinas Kesehatan Kota Yogya masih membutuh sekitar 51 ribu dosis lagi untuk menyelesaikan vaksinasi di bulan Agustus ini.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani mengatakan saat ini telah mengajukan sekitar 100 ribu dosis vaksin ke Pemda Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan telah diteruskan kepada Kementerian Kesehatan. "Kami juga sudah mengajukan 240 ribu dosis untuk pelaksanaan program Merdeka Vaksin yang rencananya selesai 17 Agustus nanti," kata Emma.

    Wakil Walikota Yogya Heroe Poerwadi menambahkan bahwa hingga awal Agustus ini vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kota Yogyakarta sudah mencapai 214.000 warga dan dosis kedua mencapai 120.000 warga. "Mereka semua yang vaksinasi warga yang melakukan aktivitas di Kota Yogya mulai dari petugas pelayanan publik, pelaku wisata, pedagang pasar, dan profesi lain," kata dia.

    Baca:
    Hotel Bintang Tiga Malioboro Yogya Disiapkan Jadi Shelter Covid-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.