PANDI Apresiasi Dorongan BSN untuk Percepatan Perumusan SNI Aksara Nusantara

Reporter

Editor

Erwin Prima

PANDI menggelar program Merajut Indonesia Melalui Digitalisasi Aksara Nusantara. Kredit: PANDI

TEMPO.CO, Jakarta - Usulan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) yang mengajukan perumusan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk Aksara Nusantara direspons baik oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Usulan PANDI melalui BSN secara resmi diajukan ke Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kementerian Perindustrian sebagai sekretariat Komite Teknis 35-02 Komunikasi Digital. Pengusulan tersebut direspons dengan baik oleh sekretariat Komite Teknis 35-02 dengan mengajukan usulan mendesak untuk dua perumusan standar.

Badan Standardisasi Nasional (BSN) mendorong percepatan perumusan Standar Nasional Indonesia (SNI) aksara Nusantara, menyusul pengajuan program Nasional Perumusan Standar (PNPS) dengan judul Tata Letak Papan Tombol Aksara Jawa dan Fon Aksara Jawa oleh PANDI. Namun dalam perkembangannya, saat ini standar yang akan diajukan adalah untuk aksara Jawa, Sunda dan Bali secara bersamaan.

Direktur Pengembangan Standar Mekanika, Energi, Elektroteknika, Transportasi dan Teknologi Informasi BSN, Y. Kristianto Widiwardono, mengatakan bahwa pengusulan standar ini sebagai upaya melestarikan aksara-aksara Nusantara.

“Standar ini ditujukan agar setiap karakter aksara dapat digunakan pada perangkat TIK di platform, perangkat, maupun aplikasi yang ada, sehingga bagi penyedia perangkat lunak tersedia acuan dalam menampilkan karakter aksara tersebut secara utuh, dan bagi masyarakat lebih mudah dalam penggunaannya,” ujar Kristianto di Jakarta melalui siaran persnya, Sabtu, 7 Agustus 2021.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Pengembangan Usaha, Kerjasama dan Marketing PANDI, Heru Nugroho, mengapresiasi respons yang dilakukan oleh BSN. Hal ini dinilai penting untuk bisa melangkah ke tahap selanjutnya.

“Kami (PANDI) memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BSN atas responsnya terhadap usulan yang kami ajukan. Hal ini menjadi penting bagi kita untuk bisa melangkah ke tahap selanjutnya untuk segera mendapatkan pengesahan SNI dari aksara Nusantara ini,” ungkap Heru dalam keterangan rilis yang diterima.

Heru yang memotori kegiatan Program Digitalisasi Aksara Nusantara ini menceritakan bahwa PANDI sebelumnya sudah berupaya mendaftarkan domain beraksara daerah ke lembaga internet dunia, Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN), tetapi upaya ini belum berhasil karena kurangnya persyaratan yang dibutuhkan.

“Berkaca dari kegagalan sebelumnya, untuk bisa mendaftarkan domain beraksara Nusantara ke lembaga internet dunia (ICANN), dibutuhkan beberapa persyaratan, salah satunya yaitu aksara harus terdaftar secara resmi dan digunakan secara luas di Indonesia. Upaya pengusulan SNI merupakan salah satu upaya agar aksara daerah diakui penggunaannya di Indonesia. Maka dari itu kami sangat senang mendengar respons BSN yang siap membantu dan mempercepat proses perumusan hingga pengesahan SNI,” terangnya.

Dengan tersedianya SNI yang diusulkan oleh komunitas penggiat aksara daerah melalui PANDI, maka diharapkan hal ini akan meningkatkan literasi aksara daerah berbasis TIK. Selain itu, usulan tersebut juga diharapkan dapat melengkapi salah satu persyaratan pendaftaran IDN ke ICANN.

Baca:
Standardisasi Aksara Jawa, Sunda, dan Bali Akan Didaftarkan Bersamaan ke BSN






Aksara Kawi dan Pegon Siap Masuk Pembakuan Digital Nasional 2023

7 hari lalu

Aksara Kawi dan Pegon Siap Masuk Pembakuan Digital Nasional 2023

PANDI telah menyerahkan dokumen RSNI untuk pembakuan fon dan papan ketik aksara Kawi dan Pegon ke BSN dan Kementerian Perindustrian.


Gaungkan Aksara Nusantara, PANDI Gelar Lomba Cipta Lagu Anak Berbahasa Daerah

33 hari lalu

Gaungkan Aksara Nusantara, PANDI Gelar Lomba Cipta Lagu Anak Berbahasa Daerah

Juara berhak mendapatkan hadiah uang tunai Rp 100 juta, serta trofi dari Kemenko PMK dan PANDI.


Aksara Kawi Segera Rilis di Unicode September 2022

8 September 2022

Aksara Kawi Segera Rilis di Unicode September 2022

Tujuan didaftarkannya aksara Kawi ke Unicode agar bisa masuk dalam standar pengkodean aksara internasional untuk perangkat digital.


PANDI Ajak Masyarakat Gunakan Aplikasi S.ID dan U.ID untuk Akses Digital

31 Agustus 2022

PANDI Ajak Masyarakat Gunakan Aplikasi S.ID dan U.ID untuk Akses Digital

Dalam kegiatan ID-RES, PANDI juga mengajak masyarakat untuk menggunakan aplikasi S.ID dan U.ID.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Daftar SMA Terbaik dan Perbandingannya, ID-RES di Yogya

27 Agustus 2022

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Daftar SMA Terbaik dan Perbandingannya, ID-RES di Yogya

Daftar 10 sekolah setingkat SMA terbaik berdasarkan nilai UTBK 2022, dan perbandingannya dengan daftar tahun lalu, ada di Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Pandi Gelar ID-RES dan Ajak Masyarakat Gunakan Domain Biz.id

27 Agustus 2022

Pandi Gelar ID-RES dan Ajak Masyarakat Gunakan Domain Biz.id

ID-RES diisi oleh berbagai konferensi/talkshow, peluncuran PANDI Institute, penjurian finalis lomba Hackhathon PANDI dan penampilan Stand Up Comedy.


Gandeng BPOM dan BSN, Teten Ingin Percepat Pembangunan Pabrik Minyak Makan Merah

26 Agustus 2022

Gandeng BPOM dan BSN, Teten Ingin Percepat Pembangunan Pabrik Minyak Makan Merah

Teten mengajak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Badan Standarisasi Nasional (BSN) untuk mempercepat pembangunan pabrik minyak makan merah.


Kemendag Sita Produk Baja Impor Senilai Rp 41,6 Miliar, Zulhas: Tidak Sesuai SNI

9 Agustus 2022

Kemendag Sita Produk Baja Impor Senilai Rp 41,6 Miliar, Zulhas: Tidak Sesuai SNI

Kementerian Perdagangan menyita sementara produk baja yang diduga tidak memenuhi persyaratan mutu SNI senilai Rp41,68 miliar.


IDADX Catat 44.279 Laporan Phishing Domain .id dalam 5 Tahun

3 Agustus 2022

IDADX Catat 44.279 Laporan Phishing Domain .id dalam 5 Tahun

Pada Q2 2022 terdapat sebanyak 5.579 laporan phishing di mana sektor bisnis yang paling banyak menjadi sasaran.


Baterai Kendaraan Listrik di Indonesia Harus SNI, Begini Kata Kemenperin

25 Juli 2022

Baterai Kendaraan Listrik di Indonesia Harus SNI, Begini Kata Kemenperin

Saat ini Kementerian Perindustrian bersama Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah memiliki 10 standarisasi untuk baterai kendaraan listrik di Indonesia.