Tak Cuma Jakarta, Pemodelan ITB: 15 Persen Pesisir Indonesia Terancam Tenggelam

Pengendara sepeda motor membawa boks melalui genangan air akibat banjir rob di pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, di Jakarta Utara, 20 November 2020. Banjir rob dengan ketinggian berkisa 30 cm hingga 60 cm akibat air laut pasang itu merendam Pelabuhan Kali Adem hingga pemukiman warga dan tergolong yang paling parah melanda kawasan tersebut sejak satu tahun terakhir. REUTERS/Willy Kurniawan

TEMPO.CO, Bandung - Ahli kelautan dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Hamzah Latief, mengungkapkan berbagai faktor atau parameter yang menekan wilayah pesisir Indonesia. Sekitar 30 persen mengalami masalah yang serupa Jakarta seperti banjir rob dan ancaman tenggelam.

“Sekitar 15,8 persen atau sepanjang 13 ribu kilometer pesisir Indonesia yang berisiko tinggi hingga sangat tinggi,” katanya dalam webinar bertema Jakarta Tenggelam yang digelar Ikatan Alumni ITB, Selasa malam, 10 Agustus 2021.

Hamzah memaparkan, yang menarik bagi peneliti dari isu suatu daerah pesisir terancam tenggelam adalah lokasi mana yang tengelam secara permanen atau hanya berkala. Kemudian tinggi rendamannya, frekuensi, dan juga kapan terjadinya.

Sedangkan beberapa parameter yang menekan wilayah pesisir Indonesia dari sisi geologi dan hidrometeorologi seperti tsunami, gempa, longsor, likuifaksi, sedimentasi, penurunan tanah, abrasi, pasang surut air laut, gelombang ekstrem. ”Parameter laut dengan atmosfer berperan penting dalam kajian wilayah pesisir,” ujar pakar tsunami itu.

Naiknya ketinggian rata-rata muka air laut Indonesia yang sekitar 6 milimeter per tahun, menurut Hamzah, tidak terlalu mengkhawatirkan. Dia membandingkan dengan parameter oseanografi sesaat, misalnya, saat terjadi La Nina. Saat itu suhu naik di permukaan laut Samudera Pasifik Barat dan terjadi kenaikan muka laut 10-15 sentimeter, serta curah hujan lebih besar.

“Semuanya harus dikuantifikasi dan dianalisis untuk dikembangkan menjadi suatu skenario,” kata Hamzah.

Dasar parameternya adalah tunggang pasang surut atau perbedaan antara ketinggian pasang naik dan pasang surut. Dari segi waktu, kondisinya beragam seperti pada April-Mei terjadi kenaikan 5-7 sentimeter dari level kenaikan muka laut permanen. “Tunggang pasang surut di Jakarta lebih kecil daripada di Surabaya,” ujarnya menambahkan.

Di Jakarta misalnya daerah yang tenggelam oleh rendaman air biasanya terjadi saat bulan purnama. Waktunya selama 3 malam dan berlangsung sekitar 2-3 jam setelah itu kering.

Hamzah mengaku telah membuat pemodelan kawasan pesisir Indonesia dengan beragam faktor atau parameter tersebut hingga 2040 bahkan sampai 2100. Olahan datanya juga menyertakan riset koleganya di ITB yang meneliti masalah penurunan muka tanah (land subsidence) di berbagai tempat.  

Baca juga:
Ahli Tsunami dari ITB Protes Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Demak






Dosen ITB Ungkap Cara Bikin Hutan di Lahan Sawah Tadah Hujan

15 jam lalu

Dosen ITB Ungkap Cara Bikin Hutan di Lahan Sawah Tadah Hujan

Komunitas seni dan budaya Jatiwangi Art Factory tengah merintis pembuatan hutan baru dari lahan sawah tadah hujan di Majalengka, Jawa Barat.


Mahasiswa SBM ITB Juara Umum KBMK 2022, Boyong 4 Medali

22 jam lalu

Mahasiswa SBM ITB Juara Umum KBMK 2022, Boyong 4 Medali

Empat medali berhasil diboyong mahasiswa SBM ITB dalam kompetisi tersebut.


Potensi Cuaca Ekstrem di Akhir Tahun, Pemprov DKI Kaji Penerapan WFH

1 hari lalu

Potensi Cuaca Ekstrem di Akhir Tahun, Pemprov DKI Kaji Penerapan WFH

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono sedang mengkaji penerapan bekerja dari rumah atai work from home (WFH) mengantisipasi cuaca ekstrem


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Bibit Siklon Dekat Indonesia, Program Magister ITB

1 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Bibit Siklon Dekat Indonesia, Program Magister ITB

Topik tentang BMKG memantau pergerakan dua bibit siklon tropis dekat wilayah Indonesia menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


BPBD DKI: Waspada Potensi Banjir Rob di 8 RT Jakarta Utara

1 hari lalu

BPBD DKI: Waspada Potensi Banjir Rob di 8 RT Jakarta Utara

BPBD DKI Jakarta meminta masyarakat untuk waspada akan potensi rob atau banjir pesisir di delapan lokasi di Jakarta Utara.


ITB Buka Program Magister Smart-X, Apa Itu?

1 hari lalu

ITB Buka Program Magister Smart-X, Apa Itu?

Institut Teknologi Bandung (ITB) menjawab tantangan digital dengan menghadirkan program magister multidisiplin smart-X.


Asteroid Pernah Sebabkan Mega-tsunami di Mars, Jejaknya Terlacak

2 hari lalu

Asteroid Pernah Sebabkan Mega-tsunami di Mars, Jejaknya Terlacak

Sekitar 3,4 miliar tahun lalu, setelah asteroid datang menghunjam lautannya, sebuah tsunami raksasa menyapu wajah Mars.


Gempa Susulan dari Selatan Jember Puluhan Kali, Ada yang M5,3

2 hari lalu

Gempa Susulan dari Selatan Jember Puluhan Kali, Ada yang M5,3

BMKG sebut jenis gempa seperti yang menggoyang Jember hari ini berpotensi menimbulkan tsunami.


Persaingan Ketat SNBT 2023, Ini Daya Tampung dan Peminat ITB

2 hari lalu

Persaingan Ketat SNBT 2023, Ini Daya Tampung dan Peminat ITB

Pada 2022, ITB menyediakan 1.716 kursi yang terdiri dari 1.442 kursi di program studi Saintek dan 274 kursi di Soshum pada jalur SBMPTN.


5 Bencana Alam Besar di Indonesia yang Terjadi saat Akhir Tahun

2 hari lalu

5 Bencana Alam Besar di Indonesia yang Terjadi saat Akhir Tahun

Merujuk data BNPB, beberapa bencana alam terjadi pada trimester keempat atau akhir tahun. Berikut beberapa di antaranya.