Vaksin Moderna Kini untuk Umum, Simak Tips Antisipasi Reaksinya

Reporter

Petugas mennunjukan vaksin Covid-19 Moderna yang diberikan kepada tenaga kesehatan di RSCM, Jakarta, Jumat, 16 Juli 2021. Pelaksanaan vaksinasi booster untuk tenaga kesehatan rencananya akan dilakukan di fasilitas layanan kesehatan. Kemkes.go.id

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan mulai mendistribusikan vaksin Covid-19 jenis Moderna untuk masyarakat umum di seluruh provinsi di Indonesia. Masih tersedia sekitar lima juta dosis dari sebelumnya Vaksin Moderna itu—yang dikenal dengan efikasinya di atas 90 persen--diprioritaskan sebagai booster bagi tenaga kesehatan.

"Vaksin Moderna yang dialokasikan pada pekan kedua Agustus 2021 ini untuk memenuhi kebutuhan dua dosis sekaligus," kata juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, saat mengumumkan pendistribusian itu, Kamis 12 Agustus 2021.

Artinya, Nadia menegaskan, bagi masyarakat umum, Vaksin Moderna diberikan kepada peserta yang belum pernah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Dia menerangkan, vaksin berbasis mRNA itu diberikan sebanyak dua dosis kepada peserta vaksinasi dengan interval selama empat pekan dari dosis pertama. Syaratnya, vaksin harus disimpan dalam mesin pendingin pada suhu minus 25 sampai dengan minus 15 derajat Celsius.

"Mempertimbangkan pentingnya hal tersebut, kami sampaikan permohonan kepada Pemda untuk memfasilitasi pelayanan vaksinasi Covid-19 Moderna bagi masyarakat, sehingga penanggulangan pandemi Covid-19 melalui intervensi vaksinasi dapat berjalan dengan baik," kata Nadia.

Tentang penggunaan vaksin Moderna ini, praktisi klinik, edukator, pengamat kesehatan dan relawan Covid-19, Muhamad Fajri Adda'i, pernah mengingatkan bahwa setiap orang memiliki reaksi yang berbeda terhadap vaksin sehingga tidak bisa disamaratakan. Dia berharap masyarakat tidak perlu takut berlebihan. 

"Reaksi-reaksi ini tidak terjadi pada semua orang, tergantung presentase masing-masing gejala jadi tidak perlu takut berlebihan," ujar Fajri dalam keterangan resmi yang diterima ANTARA pada Minggu, 8 Agustus 2021.

Saat itu dia menerangkan, jika ada 1,2 juta orang tenaga kesehatan yang akan disuntik vaksin Moderna, maka akan ada 70 persen dikali 1,2 juta orang yang akan mengeluhkan nyeri, 50 persen gejala sistemik, 30 persen kelelahan, 1,3 persen ruam pada kulit, dan sebagainya. Termasuk,dia meminta mengantisipasi reaksi kerja vaksin melalui saluran getah bening.

Reaksi itu diyakinkannya merupakan reaksi yang wajar dan umum ditemukan vaksin lainnya, tidak hanya dengan Moderna, yang diberikan di otot (intramuskular). "Jadi pembesaran limfonodi juga dapat ditemukan pada vaksin lain, hanya saja kejadian pada vaksin dengan platform mRNA yang reaktogenisitasnya kuat termasuk paling sering," kata Fajri yang juga seorang dokter itu.

Menurut Fajri, setiap orang mengenal keadaan tubuhnya. Jadi jika memang merasakan nyeri di lengan akibat reaksi imun lokal, disarankannya, hindari mengendarai kendaraan untuk mencegah kecelakaan.

Kejadian miokarditis (myocarditis) usai vaksinasi juga disebutnya sangat kecil yakni 26 banding 1.000.000. Dari kasus yang tercatat, reaksi peradangan pada jantung ini terjadi empat hari setelah divaksin sehingga, Fajri menyarankan, hindari olahraga berat di minggu-minggu pertama usai menerima suntikan vaksin Moderna.

Seorang tenaga kesehatan mendapat suntikan dosis ketiga vaksin Covid-19 Moderna di Rumah Sakit Mangusada, Kabupaten Badung, Bali, Rabu, 4 Agustus 2021. Vaksinasi dosis ketiga bertujuan memproteksi para tenga kesehatan dari penyebaran virus corona varian baru. Johannes P. Christo

"Istirahat, minum, dan makan yang baik. Jangan begadang sebelum dan setelah vaksinasi hingga beberapa minggu ke depan, hindari rokok, alkohol, dan zat-zat berbahaya lainnya," katanya menguraikan.

Selain itu, Fajri menambahkan, pembentukan imunitas optimal membutuhkan waktu hingga satu bulan usai pemberian dosis pertama Vaksin Moderna, walau bervariasi masing-masing individu. "Sehingga diharapkan pola hidup sehat minimal selama itu baik pada dewasa muda maupun lansia," katanya.

Baca juga:
Membandingkan Jumlah Kasus Myocarditis Setelah Vaksinasi dan Usai Infeksi






8 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1-4 di DKI Jakarta Selama Desember 2022

1 hari lalu

8 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1-4 di DKI Jakarta Selama Desember 2022

Berikut daftar lokasi vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta. Melayani vaksin dosis pertama hingga dosis keempat, khsusu tenaga kesahatan.


BRI Liga 1 Belum Pasti Bergulir Bulan Ini, Polisi Tunggu Hasil Penilaian Resiko

2 hari lalu

BRI Liga 1 Belum Pasti Bergulir Bulan Ini, Polisi Tunggu Hasil Penilaian Resiko

Polisi masih menunggu hasil penilaian resiko yang dibuat Kementerian PUPR dan Kementerian Kesehatan untuk memberikan izin BRI Liga 1 kembali bergulir.


BKN Jadwalkan Seleksi CAT PPPK Tenaga Kesehatan Mulai Selasa 6 Desember 2022

2 hari lalu

BKN Jadwalkan Seleksi CAT PPPK Tenaga Kesehatan Mulai Selasa 6 Desember 2022

Seleksi PPPK untuk Tenaga Kesehatan akan dimulai pada Selasa, 6 Desember 2022 dengan menggunakan seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT).


Keluarga Korban Kasus Gagal Ginjal Akut Ajukan Gugatan Class Action Terhadap Pemerintah dan Perusahaan Farmasi

4 hari lalu

Keluarga Korban Kasus Gagal Ginjal Akut Ajukan Gugatan Class Action Terhadap Pemerintah dan Perusahaan Farmasi

Keluarga korban gagal ginjal akut mengajukan gugatan class actino terhadap pemerintah dan 7 perusahaan farmasi.


Kasus Gagal Ginjal Akut Disebut Tragedi Kekuasaan

4 hari lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut Disebut Tragedi Kekuasaan

Pemerintah dianggap tak tuntas dalam menangani kasus gagal ginjal akut.


Ibu Pasien Gagal Ginjal Akut: Anak Saya Diracun

4 hari lalu

Ibu Pasien Gagal Ginjal Akut: Anak Saya Diracun

Seorang pasien gagal ginjal akut berusia 4 tahun hingga kini masih terbujur kaku di RSCM.


Upaya Wujudkan Wisata Kesehatan di Bali, Pengembangan KEK Sanur Hingga Gaet Mayo Clinic

5 hari lalu

Upaya Wujudkan Wisata Kesehatan di Bali, Pengembangan KEK Sanur Hingga Gaet Mayo Clinic

Wisata kesehatan ini perlu dikembangkan agar masyarakat Indonesia sendiri memanfaatkan layanan kesehatan di tanah air.


Aturan dan Imbauan Vaksin Booster Dosis Kedua

9 hari lalu

Aturan dan Imbauan Vaksin Booster Dosis Kedua

Vaksin booster jilid 2 ini difokuskan bagi tenaga kesehatan yang berjumlah 1,9 juta orang karena mereka kelompok pertama yang memiliki risiko tinggi.


Vaksin Booster Kedua untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sudah Tersedia di Puskesmas Jakarta Barat

10 hari lalu

Vaksin Booster Kedua untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sudah Tersedia di Puskesmas Jakarta Barat

Pemerintah Kota Jakarta Barat memastikan vaksin booster untuk lansia 60 tahun ke atas sudah tersedia di Pusat Kesehatan Masyarakat.


Pelayanan Vaksinasi Booster Kedua khusus Lansia di Jakarta hingga 31 Desember 2022

11 hari lalu

Pelayanan Vaksinasi Booster Kedua khusus Lansia di Jakarta hingga 31 Desember 2022

Lansia yang sudah memiliki tiket empat di aplikasi PeduliLindungi, bisa mendatangi lokasi vaksinasi booster.