Banjir Bandang Seret Puluhan Rumah dan Ternaknya di Desa di Mamasa

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Warga membersihkan material lumpur sisa banjir bandang di Desa Burana, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sabtu 4 September 2021. (ANTARA/HO/Istimewa)

    Warga membersihkan material lumpur sisa banjir bandang di Desa Burana, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sabtu 4 September 2021. (ANTARA/HO/Istimewa)

    TEMPO.CO, Mamuju - Puluhan rumah di Desa Burana, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, hanyut terseret banjir bandang. "Banyak warga kami yang tidak bisa menyelamatkan harta benda karena banjir disertai lumpur tiba-tiba datang menerjang," kata Kepala Desa Burana, Mittim, Sabtu 4 September 2021.

    Mittim menjelaskan, banjir dan tanah longsor terjadi pada Jumat. Selain rumah, sejumlah barang berharga milik warga seperti hewan ternak dan kendaraan bermotor ikut hanyut. Banjir bandang juga menyebabkan sawah-sawah ikut rusak.

    Beruntung, tidak ada korban jiwa. "Warga berhasil menyelamatkan diri sebelum rumah-rumah mereka terbawa banjir bercampur lumpur," kata Mittim.

    Sebelum terjadi banjir dan tanah longsor, Mittim mengungkapkan, hujan turun dengan intensitas sangat tinggi. Tidak lama, dia menambahkan, banjir disertai lumpur langsung menerjang rumah-rumah warga.

    Hingga Sabtu, Mittim mengatakan belum bisa mendata jumlah dan tingkat kerusakan rumah warganya yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Tapi, dia bisa memastikan umumnya mengalami rusak berat. "Kami masih mendata jumlah pasti rumah dan kepala keluarga."

    Baca juga:
    BMKG Umumkan Musim Hujan Datang Sebelum Oktober


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.