Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Peringatan Dini: Hujan Lebat Hari Ini, Kalimantan Diminta Waspada Banjir

image-gnews
Sejumlah warga menaiki perahu melintasi banjir yang merendam permukiman di Desa Lesabela, Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Jumat, 5 Februari 2021. Banjir ini mengakibatkan akses menuju perbatasan terputus. ANTARA/HO/Andas
Sejumlah warga menaiki perahu melintasi banjir yang merendam permukiman di Desa Lesabela, Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Jumat, 5 Februari 2021. Banjir ini mengakibatkan akses menuju perbatasan terputus. ANTARA/HO/Andas
Iklan

TEMPO.CO, Bandung - Tim Reaksi dan Analisis Kebencanaan dari Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer di Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) memprediksi wilayah Kalimantan masih berpotensi hujan pada hari ini, Senin 6 September 2021. Intensitas hujannya tergolong sedang hingga tinggi yang bisa menyebabkan banjir dan bencana hidrometeorologi lain.

Prediksi cuaca dibuat berdasarkan sistem peringatan dini SADEWA (Satellite-based Disaster Early Warning System) LAPAN. “Masyarakat di wilayah tersebut diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan longsor yang dapat terjadi pada dua hari mendatang,” kata anggota tim itu, Erma Yulihastin, lewat keterangan tertulis, Ahad malam, 5 September 2021.

Banjir sudah terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur sejak akhir bulan lalu. Hingga 2 September, sebanyak 13 kecamatan di Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu Sungai Katingan.

Menurut Erma, potensi hujan deras di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur tersebut telah diprediksi oleh SADEWA-LAPAN. “Karena ada pembentukan pusat-pusat konveksi yang dipicu oleh anomali sirkulasi angin di Kalimantan,” ujarnya. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Penguatan angin dari selatan mengalami pembelokan ke arah timur laut di sekitar bagian barat Sumatra lalu bertemu dengan angin dari selatan di wilayah Kalimantan. Hasilnya memicu terbentuknya pusat konveksi di Kalimantan.

Suplai kelembapan yang tinggi juga terkonsentrasi di Kalimantan karena adanya penjalaran gelombang Kelvin dari barat yang bertemu dengan gelombag Rossby dari timur. Pola pertemuan kedua gelombang itu, menurutnya, pengulangan peristiwa yang memicu hujan penyebab banjir besar di Kalimantan Barat pada 14 Juli 2021.

Baca juga:
Ini Sebab Banjir Besar Awal Tahun Ini Pindah dari Jakarta ke Kalimantan

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sering Terjadi Genangan di Pasar Rebo, Pemkot Jaktim Bikin Saluran Air 500 Meter

14 jam lalu

Ilustrasi banjir. ANTARA/Iggoy el Fitra
Sering Terjadi Genangan di Pasar Rebo, Pemkot Jaktim Bikin Saluran Air 500 Meter

Camat Pasar Rebo Mujiono mengatakan upaya mengatasi genangan di wilayahnya ini memang usulan warga melalui musrenbang.


Banjir di Alaska Catat Rekor, Warga Diminta Evakuasi setelah Bangunan Hancur

16 jam lalu

Foto udara kawasan pemukiman terendam banjir setelah hujan lebat di Chehalis, Washington, AS, 7 Januari 2022. REUTERS/Nathan Howard
Banjir di Alaska Catat Rekor, Warga Diminta Evakuasi setelah Bangunan Hancur

Cuaca ekstrem seperti banjir, diperkirakan akan meningkat sebagai dampak dari perubahan iklim yang disebabkan ulah manusia.


BMKG: Hujan Lebat Turun di Bogor, Cianjur, Sukabumi & Sejumlah Wilayah Jawa Barat

20 jam lalu

Tim BPBD Kota Bogor saat mengevakuasi becak yang tertimpa pohon besar di Kebon Pedes, Kota Bogor, Sabtu Sore 26 Oktober 2019. Pohon tumbang karena hujan lebat yang disertai petir serta angin kencang. TEMPO/M.A MURTADHO
BMKG: Hujan Lebat Turun di Bogor, Cianjur, Sukabumi & Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Hujan lebat hingga sangat lebat pada skala lokal dan berdurasi singkat diprediksi turun pada Senin, 7 Agustus 2023 di sejumlah wilayah di Jawa Barat


Top 3 Dunia: Uni Emirat Arab Diguyur Hujan Lebat hingga Belasungkawa Arab Saudi untuk Cina

23 jam lalu

Seorang pria melihat kondisi jalanan yang terendam banjir saat topan Talim menerjang Fuzhou, di provinsi Fujian, Cina, 17 Juli 2023. REUTERS
Top 3 Dunia: Uni Emirat Arab Diguyur Hujan Lebat hingga Belasungkawa Arab Saudi untuk Cina

Berita Top 3 Dunia pada Minggu 6 Agustus 2023 diawali kabar angin kencang, hujan deras dan badai pasir melanda sejumlah wilayah di Uni Emirat Arab


Uni Emirat Arab Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

1 hari lalu

Ilustrasi hujan disertai angin kencang. Shutterstock
Uni Emirat Arab Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

Angin kencang, hujan lebat dan badai pasir melanda sejumlah wilayah di Uni Emirat Arab pada Sabtu, 5 Agustus 2023


Banjir Melanda Sabuk Gandum China Akibat Topan Doksuri

3 hari lalu

Orang-orang menyortir barang di luar supermarket, setelah hujan dan banjir akibat sisa-sisa Topan Doksuri, di Beijing, China 2 Agustus 2023. REUTERS/Tingshu Wang
Banjir Melanda Sabuk Gandum China Akibat Topan Doksuri

Heilongjiang, yang dikenal sebagai lumbung besar utara China, terendam banjir akibat amukan Topan Doksuri.


Jakarta Kembali ke Normalisasi Ciliwung, Apa Kata Warga Terdampak di Bibir Sungai?

4 hari lalu

Sebagian bantaran Sungai Ciliwung yang termasuk wilayah Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Senin 1 Agustus 2023. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memulai kembali program normalisasi untuk pengendalian banjir dari Ciliwung. TEMPO/NUR KHASANAH
Jakarta Kembali ke Normalisasi Ciliwung, Apa Kata Warga Terdampak di Bibir Sungai?

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan melanjutkan kembali program normalisasi Ciliwung yang terhenti semasa Gubernur Anies Baswedan.


Karhutla Landa 5.768 Hektare di Kalbar, Gubernur: Jangan Sebabkan Bencana Asap

4 hari lalu

Satu dari dua individu Orangutan bergelantungan di pohon   di lokasi karhutla di Desa Sungai Awan Kiri, Kalimantan Barat, Senin, 16 September 2019. International Animal Rescue (IAR) Indonesia dan BKSDA Kalbar Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 1 Ketapang menyelamatkan dua individu Orangutan jantan dan betina berusia sekitar 20 tahun. ANTARA/HO/IAR Indonesia-Heribertus
Karhutla Landa 5.768 Hektare di Kalbar, Gubernur: Jangan Sebabkan Bencana Asap

Sutarmidji mengatakan, hingga tanggal 30 Juli 2023, seluas 5.768,73 hektare lahan di provinsi itu terbakar, dan diharapkan karhutla ini tidak meluas.


Curah Hujan Beijing Catat Rekor, Terderas Selama 140 Tahun Terakhir

5 hari lalu

Petugas penyelamat dengan perahu melewati jalan yang terendam banjir di lingkungan di mana hujan deras berhari-hari akibat sisa-sisa Topan Doksuri telah menyebabkan kerusakan berat di Beijing, China, 1 Agustus 2023. REUTERS/Thomas Peter
Curah Hujan Beijing Catat Rekor, Terderas Selama 140 Tahun Terakhir

Hujan yang melanda ibu kota Cina, Beijing, dalam beberapa hari terakhir adalah yang terderas sejak pencatatan dimulai 140 tahun lalu


Ragam Pujian PSI ke Heru Budi yang Rampungkan Proyek Sodetan Ciliwung

5 hari lalu

Presiden Joko Widodo bersama Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono memberikan keterangan pers usai meresmikan Sodetan Ciliwung di Jakarta Timur, Senin, 31 Juli 2023. Tempo/Mutia Yuantisya
Ragam Pujian PSI ke Heru Budi yang Rampungkan Proyek Sodetan Ciliwung

PSI kembali memuji Heru Budi. Kali ini soal rampungnya proyek Sodetan Ciliwung yang sudah mangkrak bertahun-tahun.